PROFIL

Pendaki

Profil pendaki & tokoh dunia pendakian dari berbagai negara — lengkap dengan tautan resmi ke situs, blog, dan media sosial mereka.

254 pendaki dari seluruh dunia

GB Gary Ball Selandia Baru

Bersama Rob Hall menuntaskan Seven Summits dalam tujuh bulan pada 1990 dan mendirikan Adventure Consultants, pelopor pemanduan komersial Everest.

GS Gelje Sherpa Nepal

Pemandu Nepal yang menyelamatkan pendaki Malaysia dari 'death zone' Everest pada 2023 dengan menggendongnya turun 600 m.

George Mallory George Mallory Inggris Raya

Pionir tiga ekspedisi Inggris ke Everest (1921, 1922, 1924); hilang bersama Irvine dekat puncak pada 1924 — kutipannya 'Karena gunung itu ada di sana' menjadi slogan mountaineering abadi.

GM Go Mi-young Korea Selatan

Pendaki Korea Selatan yang termasuk pertama merangkai tiga puncak 8.000 m dalam satu musim, tewas saat turun dari Nanga Parbat pada Juli 2009.

GM Greg Mortimer Australia

Salah satu dari dua orang Australia pertama yang mencapai puncak Everest (1984), tanpa oksigen tambahan lewat jalur baru di Dinding Utara.

Göran Kropp Göran Kropp Swedia

Bersepeda 13.000 km dari Stockholm ke Nepal lalu mendaki Everest solo tanpa oksigen tambahan (23 Mei 1996) — ekspedisi mandiri paling unik dalam sejarah pendakian Everest.

Herman Lantang Herman Lantang Indonesia

Salah satu pendiri Mapala UI dan sahabat Soe Hok Gie; selamat dari ekspedisi Semeru 1969 yang merenggut nyawa Gie dan Idhan Lubis.

HB Hermann Buhl Austria

Pendakian solo pertama Nanga Parbat (26 Juni 1953) selama 40 jam tanpa oksigen tambahan — dianggap sebagai salah satu capaian terbesar dalam sejarah mountaineering.

Hong Sung-taek Hong Sung-taek Korea Selatan

Penjelajah Korea Selatan, orang pertama di dunia yang menuntaskan "lima kutub": Everest, Kutub Utara, Kutub Selatan, Selat Bering, dan Greenland.

JK James Kagambi Kenya

Warga Kenya pertama yang mencapai puncak Everest (Mei 2022), sebagai satu-satunya anggota non-Amerika tim Full Circle.

JL Jean-Christophe Lafaille Prancis

Pendaki Prancis terbaik generasinya; mendaki 11 dari 14 delapan-ribuan termasuk solo Makalu tanpa oksigen (2001); menghilang dalam pendakian solo musim dingin Makalu (2006).