Freda Du Faur Australia Perempuan pertama yang mencapai puncak Aoraki / Mount Cook, gunung tertinggi Selandia Baru (1910).
Profil pendaki & tokoh dunia pendakian dari berbagai negara — lengkap dengan tautan resmi ke situs, blog, dan media sosial mereka.
254 pendaki dari seluruh dunia
Freda Du Faur Australia Perempuan pertama yang mencapai puncak Aoraki / Mount Cook, gunung tertinggi Selandia Baru (1910).
Fyodor Konyukhov Rusia Orang Rusia pertama yang menuntaskan Seven Summits dan orang ketiga di dunia yang merampungkan Explorers Grand Slam.
Bersama Rob Hall menuntaskan Seven Summits dalam tujuh bulan pada 1990 dan mendirikan Adventure Consultants, pelopor pemanduan komersial Everest.
Pemandu Nepal yang menyelamatkan pendaki Malaysia dari 'death zone' Everest pada 2023 dengan menggendongnya turun 600 m.
George Mallory Inggris Raya Pionir tiga ekspedisi Inggris ke Everest (1921, 1922, 1924); hilang bersama Irvine dekat puncak pada 1924 — kutipannya 'Karena gunung itu ada di sana' menjadi slogan mountaineering abadi.
Pendaki Korea Selatan yang termasuk pertama merangkai tiga puncak 8.000 m dalam satu musim, tewas saat turun dari Nanga Parbat pada Juli 2009.
Graeme Dingle Selandia Baru Petualang Selandia Baru yang pada 1968 jadi orang pertama memanjat enam dinding utara besar Alpen Eropa dalam satu musim.
Salah satu dari dua orang Australia pertama yang mencapai puncak Everest (1984), tanpa oksigen tambahan lewat jalur baru di Dinding Utara.
Göran Kropp Swedia Bersepeda 13.000 km dari Stockholm ke Nepal lalu mendaki Everest solo tanpa oksigen tambahan (23 Mei 1996) — ekspedisi mandiri paling unik dalam sejarah pendakian Everest.
Hans Kammerlander Italia Alpinis Tirol Selatan (Italia) yang telah mendaki 11 dari 14 puncak 8.000 meter.
Herman Lantang Indonesia Salah satu pendiri Mapala UI dan sahabat Soe Hok Gie; selamat dari ekspedisi Semeru 1969 yang merenggut nyawa Gie dan Idhan Lubis.
Pendakian solo pertama Nanga Parbat (26 Juni 1953) selama 40 jam tanpa oksigen tambahan — dianggap sebagai salah satu capaian terbesar dalam sejarah mountaineering.
Hervé Barmasse Italia Alpinis Italia generasi ketiga dari Valtournenche, spesialis solo jalur ekstrem di sisi selatan Matterhorn.
Hilaree Nelson Amerika Serikat Perempuan pertama yang menggapai dua puncak 8.000 m (Everest & Lhotse) dalam satu dorongan 24 jam, dan pelaku turunan ski pertama Lhotse Couloir.
Pendaki Jepang pertama yang menuntaskan seluruh 14 puncak 8.000 meter (orang ke-29 di dunia).
Hong Sung-taek Korea Selatan Penjelajah Korea Selatan, orang pertama di dunia yang menuntaskan "lima kutub": Everest, Kutub Utara, Kutub Selatan, Selat Bering, dan Greenland.
Ines Papert Jerman Juara dunia panjat es asal Jerman dan perempuan pertama yang memanjat mixed climbing grade M11.
Satu-satunya pendaki dari Belahan Bumi Selatan yang menuntaskan 14 puncak 8.000 m tanpa oksigen tambahan.
Pendaki Wanadri; orang Indonesia pertama yang menggapai puncak Everest lewat jalur utara (Tibet), 19 Mei 2012.
Jakob Schubert Austria Juara Dunia panjat tebing lead empat kali dan dua kali peraih perunggu Olimpiade (Tokyo 2020, Paris 2024).
Warga Kenya pertama yang mencapai puncak Everest (Mei 2022), sebagai satu-satunya anggota non-Amerika tim Full Circle.
Anggota tim Mahitala Unpar (ISSEMU), tim Indonesia pertama yang menuntaskan Seven Summits (2011).
Janja Garnbret Slovenia Pemanjat kompetisi Slovenia, peraih dua emas Olimpiade (2021 & 2024) dan kerap disebut pemanjat kompetisi terhebat sepanjang masa.
Pendaki Prancis terbaik generasinya; mendaki 11 dari 14 delapan-ribuan termasuk solo Makalu tanpa oksigen (2001); menghilang dalam pendakian solo musim dingin Makalu (2006).