REAL STORIES

Climbing Experiences

First-hand climbing experiences from around the world — vlogs, blogs, and real trip reports, complete with source links you can explore yourself.

9.342 experiences across mountains · page 56/390

JEBAL SHAMS OMAN | The Oman Grand Canyon day-trip from Muscat | Oman Travel Vlog

Vlog perjalanan sehari dari Muscat menuju Jebel Shams: berkendara ~3,5 jam melintasi Nizwa dan jalan gunung Al Hajar, mencapai tepi 'Grand Canyon Arabia', dan menyusuri sebagian jalur di bibir Wadi Ghul — memberi gambaran realistis logistik day-trip ke atap Oman.

Scott Escapes
Source

Hiking in Serra da Estrela

Panduan resmi tiga rute utama taman (T1 yang paling mudah dan mengakses puncak Torre, serta T2/T3 di lereng timur dan barat), rekomendasi memulai dari Manteigas, dan musim terbaik Mei–Oktober untuk mendaki di pegunungan tertinggi daratan Portugal.

My Best Hiking Trails & Snowy Adventures in Serra da Estrela

Rangkuman jalur favorit di Serra da Estrela: rute Covão dos Conchos (±5 km, 'mata gunung'), Vale Glaciar do Zêzere dari Manteigas (±7 km, lembah U glasial menyusuri sungai Zêzere), dan jalur puncak Torre dari Penhas da Saúde (±9 km, 4 jam) — termasuk suasananya saat musim salju.

Monte Disgrazia via normale | Alpinismo

Relazione alpinisme jalur normal Monte Disgrazia dari Rifugio Ponti melalui gletser Preda Rossa dan Cresta di Pioda, dengan uraian pendekatan, kondisi salju-batu, dan tips perlengkapan gletser untuk mencapai puncak 3.678 m.

Via normale al Monte Disgrazia

Catatan pendakian jalur normal dari Piana di Preda Rossa (2.000 m) dengan beda tinggi ±1.700 m: bermalam di ketinggian ±2.500 m, start dini menuju Sella di Pioda, crampon di ujung gletser, dan punggungan puncak yang menyempit; penulis menilai medan secara teknis lebih ringan dari dugaan namun tetap menuntut.

Monte Disgrazia (3678 m) - Via Normale (Cresta di Pioda) da Preda Rossa | Val Masino

Vlog pendakian jalur normal Cresta di Pioda dari Preda Rossa: memperlihatkan pendekatan ke Rifugio Ponti, penyeberangan gletser dengan crampon menuju Sella di Pioda, dan punggungan bereksposur hingga puncak 3.678 m — referensi visual lengkap urutan medan.

Gran Sasso, escursione al Corno Grande: Vetta Occidentale, via normale

Artikel-reportase pendakian Vetta Occidentale Corno Grande lewat via normale dari Campo Imperatore, menuturkan pengalaman melintasi ghiaione, atmosfer plateau Gran Sasso, dan pemandangan menuju puncak tertinggi Apennine.

Corno Grande del Gran Sasso 2912m — Via Normale

Deskripsi teknis jalur normal Corno Grande: ±12 km pulang-pergi, beda tinggi ±900 m, tingkat kesulitan EE, dengan titik acuan Rifugio Duca degli Abruzzi, Sella di Monte Aquila, Conca degli Invalidi, dan tepi Ghiacciaio del Calderone; menekankan pemakaian helm dan musim terbaik Juli–September.

CORNO GRANDE del Gran Sasso - Via NORMALE (Vetta Occidentale) e Caffè al Rifugio Franchetti

Vlog pendakian via normale ke Vetta Occidentale Corno Grande dari Campo Imperatore lewat Sentiero 101, memperlihatkan seksi kerikil Brecciaio, scrambling di dekat Calderone, dan singgah di Rifugio Franchetti — preview praktis kondisi jalur bagi pendaki.

Mount Tabwemasana Summit – 8 Days

Itinerari operator ekspedisi yang menggambarkan pendakian Tabwemasana sebagai salah satu puncak paling jarang didaki di Pasifik Selatan — biasanya hanya segelintir orang mencapainya per tahun. Akses menuntut ±4 jam 4WD dari Luganville ke Tasiriki lalu ±4 jam perahu ke Kerepua, warga yang menjadi pemilik adat sekaligus satu-satunya pemandu yang mengenal jalur. Hari ketiga mencakup sekitar dua puluh penyeberangan Sungai Kerepua disusul tanjakan brutal 700 m hanya dalam 2 km (kemiringan mendekati 30%) tanpa jalur bertingkat, lalu traverse punggungan miring di bawah puncak yang menuntut ketahanan mental terhadap ketinggian, bukan panjat teknis bertali.

Unmapped Expeditions
Source

Mount Tabwemasana (1,879 m) – Vanuatu

Halaman profil PeakVisor untuk Tabwemasana (1.879 m), puncak tertinggi Vanuatu di Pulau Espiritu Santo, wilayah Sanma. Dengan prominensi 1.879 m gunung ini tergolong 'Ultra' (prominensi di atas 1.500 m); halaman menyajikan peta topografi 3D, data ketinggian/prominensi, serta catatan panorama ke arah Laut Koral di sisi timur — rujukan orientasi medan bagi perencana ekspedisi.

PeakVisor
Source

Climbing Tabwemasana, the highest mountain in Vanuatu

Laporan ekspedisi penjelajah Belgia Louis-Philippe Loncke yang mencapai puncak Tabwemasana pada Desember 2024. Akses ditempuh bertahap: truk dari Luganville ke Tasiriki, speedboat ke Desa Kerepua, lalu trek rimba beberapa hari; dorongan terakhir dari base camp ke puncak memakan ±5,5 jam melintasi lereng amat curam yang berselang-seling dengan punggungan setipis pisau yang jatuh curam di kedua sisi. Ia mencatat arti nama 'gunung dua puncak' — jantan dan betina — yang menurut cerita rakyat setempat saling berpelukan di malam hari.

Louis-Philippe Loncke
Source

Solomon Islands' expedition: the camp

Catatan lapangan kurator botani Museum Te Papa (Selandia Baru) dari ekspedisi ilmiah ke kaki utara Popomanaseu. Kamp utama Valevahalo didirikan pada ketinggian ±800 m di tengah rimba Guadalcanal, menampung lebih dari 40 orang lengkap dengan dapur, laboratorium, dan generator; tim menginap delapan malam di kamp utama plus dua malam di kamp satelit Sungai Haviha untuk mensurvei paku-pakuan dan herpetofauna. Penulis menegaskan curah hujan yang sangat tinggi di kawasan inilah yang menopang keanekaragaman hayatinya — sekaligus menjelaskan medan basah yang dihadapi pendaki.

Leon Perrie
Source

Balade vers le mont Humboldt (1618 m)

Laporan pendakian Mont Humboldt (1.618 m) yang dimulai pada ±540 m di sisi bekas tambang krom, melewati terowongan tambang terbengkalai dan sistem kabel sebelum masuk hutan kauri lembap. Hari pertama sekitar 7 jam — berangkat 08.00, refuge pertama ±11.00, hutan lumut ±13.00, dan refuge batu terakhir (delapan ranjang, meja, tungku) ±15.00; hari kedua turun ±7 jam. Penulis mengingatkan kelangkaan air (hanya satu sumber sekitar 1,5 jam pertama) dan memuji hutan lumut yang memesona.

Les épicuriens du caillou
Source

Le sentier du Mont Humboldt

Catatan perjalanan keluarga menyusuri jalur Mont Humboldt dua hari dari kawasan tambang lembah Tontouta: mengikuti cairn menembus hutan menuju refuge Vulcain lalu punggungan ke refuge Humboldt, dengan total tanjakan sekitar 7,5 jam lebih. Mereka menggambarkan tangga akar yang licin, melipir di atas dan bawah batang pohon tumbang, kabut serta malam dingin, dan menyebut hutan lumut cagar botani sebagai daya tarik utama — bukan puncak 1.616 m yang tertutup awan. Saat turun, gerbang tambang mereka temukan tertutup pada hari Jumat.

Famille Mengant
Source

Sommet du Mont Humboldt

Video pendek yang merekam momen di puncak Mont Humboldt, Kaledonia Baru — memperlihatkan suasana sommet berselimut awan dan lanskap punggungan peridotit di titik tertinggi kedua Grande Terre, memberi gambaran visual atas medan dan cuaca yang biasa dijumpai pendaki di atas.

Quentin Fahrner
Source

Rhino Eastern Arete hike, Drakensberg, South Africa

Vlog pendekatan yang lebih teknis lewat Eastern Arete menuju Rhino Peak—memperlihatkan scrambling di garis punggungan dan kondisi puncak pada rute alternatif ini, berbeda dari jalur hiking standar.

Mashai Pass and Rhino Peak, Underberg, KwaZulu-Natal

Ikhtisar rute hiking Rhino Peak 21 km dari Garden Castle menaiki Mashai Pass (tanjakan ~900 m sepanjang ±4 km) dan turun via Wilson's Pass; sekitar 10 jam bila bugar, atau opsi bermalam di Pillar Cave—ringkasan praktis untuk perencanaan.

Mashai Pass - Rhino Peak hike

Laporan forum atas percobaan dari kantor Garden Castle ke Pillar Cave lalu menanjak menuju Rhino Peak via Mashai; cuaca cerah berubah jadi kabut dan salju sekitar 15 cm sehingga pendaki balik sebelum puncak—pengingat nyata betapa cepat cuaca eskarpmen berubah.

Rhino Peak: climbing the S Route

Laporan pendakian teknis 'S Route' Rhino Peak sepanjang 6 pitch (grade E3/F1 dsb.): membahas pitch Knife Ridge, pitch crux berbatu lepas, batuan berpasir yang labil, angin, dan masalah rope-drag—mempertegas bahwa varian ini untuk pemanjat berpengalaman, berbeda jauh dari jalur hiking Mashai Pass.

Rhino Peak Hike – 16 January 2016

Catatan perjalanan pribadi menaiki Rhino Peak (~3.051 m) sejauh ±23 km pulang-pergi lewat Pillar Cave dan gully menuju eskarpmen: kondisi berkabut dan hujan, tanjakan curam dengan serpih (shale) licin, sekitar 6 jam naik dan 5,5 jam turun (total ±11,5 jam)—gambaran jujur soal beratnya trek ini saat cuaca buruk.

Mnweni / Rockeries Drakensberg Loop — EVERYTHING YOU NEED TO KNOW

Vlog informatif tentang loop Mnweni/Rockeries dengan saran praktis soal rute, tingkat kesulitan, sumber air, dan navigasi untuk pendakian eskarpmen Drakensberg utara.

Mnweni Drakensberg | 4 Day - 52KM Hike

Vlog sirkuit Mnweni empat hari (~52 km) dari Mnweni Cultural Centre yang menyusuri Rockeries/Mnweni Pass, perkemahan di dataran tinggi, dan turunan yang menuntut.

Mnweni Pass - Rockeries Pass Loop

Diskusi antar pendaki berpengalaman yang menganjurkan loop 3 hari (~50 km) naik Rockeries dan turun Mnweni Pass; secara teknis tidak sulit, tetapi navigasi (5 km pertama dan lembah Mnweni) jadi tantangan utama, dengan Mponjwane dan Ledgers Cave sebagai tempat bermalam.