Veleta desde la Hoya de la Mora
Catatan pendakian 30 Januari 2017: perjalanan pergi-pulang dari Hoya de la Mora melewati kawasan ski, dengan bagian akhir lebih curam dan pemandangan Mulhacén serta Alcazaba.
Kumpulan pengalaman pendakian tangan pertama dari seluruh dunia — vlog, blog, dan catatan perjalanan nyata, lengkap dengan tautan sumber yang bisa kamu telusuri sendiri.
9.774 pengalaman lintas gunung · hal 53/408
Catatan pendakian 30 Januari 2017: perjalanan pergi-pulang dari Hoya de la Mora melewati kawasan ski, dengan bagian akhir lebih curam dan pemandangan Mulhacén serta Alcazaba.
Linn Haglund membandingkan jalur yang pernah ia tempuh dari Hoya de la Mora, termasuk pintasan lebih curam dan bagian berbatu menjelang puncak. Ia juga menceritakan bermalam di Refugio La Carihuela sebelum melanjutkan ke Mulhacén.
Video Deep Crevasse Mendi Films tentang perjalanan gunung Veleta dan Mulhacén pada 2020.
Video pendakian Pico Veleta oleh ORONDANATURA, kanal pemandu gunung dan ngarai.
Video Raferwafer tentang mendaki Pico del Veleta pada hari ketiga kamp latihan Sierra Nevada.
Video FIVE-FOOT LYTH tentang pendakian musim dingin Pico Veleta di Sierra Nevada.
Dalam perjalanan awal Mei, Andrea Pantani mendaki Serra del Prete lalu mendekati puncak Monte Pollino melalui Gaudolino. Ia berbalik sebelum puncak Pollino karena salju menyulitkan orientasi dan cuaca memburuk; laporan menyebut 14 km dan kenaikan 1.291 m untuk seluruh perjalanan.
Uraian pendakian normal melalui Gaudolino menyoroti hutan beech dan pinus loricato di samping tanjakan berbatu. Ardito memberi perkiraan lima jam pulang-pergi.
Catatan 30 Mei 2012 menceritakan pendakian melalui Gaudolino, hutan, padang rumput dan punggungan; kelompok menjumpai petak salju dekat puncak. Turun menuju Pollinello memberi lintasan berbeda dan perjumpaan pinus loricato tua.
Judul video menyebut pendakian dan penurunan empat puncak Sahand: Pelesar, Boz Dagh, Darvishlar, dan Kamal. Tautan ini mendokumentasikan perjalanan multi-puncak; metadata tidak menetapkan durasi atau grade rute.
Tim Jepang–Tibet mendaki dua puncak tambahan. Upaya meneruskan lintasan ke puncak utama dibatalkan karena cuaca; keberhasilan ini bukan pendakian puncak utama.
Tim mengubah pendekatan karena ancaman longsoran. Cuaca buruk dan kecelakaan menggagalkan upaya puncak; laporan membedakan rute baru bagian bawah dari jalur di atasnya.
Pemimpin ekspedisi menjelaskan jalur punggungan barat dan keberhasilan mencapai puncak pada April 1986. Laporan menggunakan elevasi historis 7.554 m.
Wright dan Chris mengambil loop dari China Meadows, tetapi angin serta salju memaksa mereka turun mencari perlindungan di Painter Basin. Setelah malam membeku, mereka mencapai puncak pada hari berikutnya lalu kembali lewat Yellowstone Basin dan Red Castle. Laporan ini memperlihatkan perlunya kelonggaran jadwal serta dampak kelelahan dan ketinggian.
Catatan ini mengikuti loop sekitar 36 mil dari China Meadows melalui Henry’s Fork dan Kings Peak, lalu Yellowstone Basin, Smiths Fork Pass, dan Red Castle. Rombongan menyelesaikannya dalam sekitar satu setengah hari; penulis membedakan jalur Henry’s Fork yang ramai dari jalur sisi Yellowstone yang tertutup vegetasi, serta scramble batu Kelas 2 menuju puncak.
Fague menceritakan perjalanan tiga hari dengan kemah di Dollar Lake. Ia berhenti di Anderson Pass untuk mendampingi teman yang mengalami masalah kesehatan, sementara anggota kelompok lain mencapai puncak. Catatannya menyorot navigasi yang membingungkan, salju akhir September, dan pentingnya menyesuaikan tujuan dengan kondisi kelompok.
Ritter kembali pada Agustus 2018 setelah percobaan 2016 terhenti akibat badai. Bersama pemandu ia menyeberangi Froze-to-Death Plateau, berkemah tinggi, lalu mendaki bagian Kelas 3–5 dengan belay dan turun menggunakan kombinasi downclimbing serta rappel.
Robbins mencatat perjalanan September 2015 melalui Sky Top Lakes dan Southwest Ramp. Timnya melewati penyeberangan sungai, bongkah batu, dua undakan curam, serta punggungan terekspos; adanya tali tetap saat kunjungan itu bukan jaminan tali masih tersedia atau aman.
Pada perjalanan solo Juli 2012, Eckert mendekat lewat Lady of the Lake dan Sky Top Lakes. Ia naik melalui couloir yang lebih sulit lalu turun melalui Southwest Ramp; catatannya membedakan kedua jalur dan melaporkan es keras serta kebutuhan crampon pada couloir saat itu.
Ekspedisi memakai simpanan air yang ditempatkan sebelumnya dan bivak di hulu Karkur Talh untuk menjelajah Northern Plateau selama tiga hari. Teras batu dan alur penuh bongkah mengantar ke puncak dataran tinggi ini, yang terpisah dari Italia Plateau tertinggi.
Catatan dua hari di Karkur Talh barat menggambarkan lintasan dataran tinggi dan celah antara dua bukit basal menuju lembah samping. Panas memerlukan jeda di tempat teduh; rombongan bermalam sebelum melanjutkan survei seni cadas dan kembali.
András Zboray mencatat trek puncak tiga hari: melewati bongkah batu ke bivak hulu wadi, mendaki Italia Plateau dengan beban ringan, lalu turun pada hari ketiga. Rombongan menghadapi malam dingin dan membawa air sendiri.
Video berbahasa Arab yang judulnya menyebut Jebel Uweinat dan perbatasan Libya–Mesir–Sudan; dipertahankan sebagai pengantar kawasan.
Bagian ketiga dokumentasi Jebel Uweinat Expedition 2003:4; oEmbed mengonfirmasi judul dan kanal video.