Kristin Harila Norwegia Pemegang rekor dunia pendakian 14 puncak 8.000 m tercepat — tuntas dalam 92 hari bersama Tenjen Sherpa (27 Juli 2023).
Profil pendaki & tokoh dunia pendakian dari berbagai negara — lengkap dengan tautan resmi ke situs, blog, dan media sosial mereka.
66 pendaki dari seluruh dunia
Kristin Harila Norwegia Pemegang rekor dunia pendakian 14 puncak 8.000 m tercepat — tuntas dalam 92 hari bersama Tenjen Sherpa (27 Juli 2023).
Krzysztof Wielicki Polandia Orang ke-5 yang menuntaskan seluruh 14 puncak 8.000 m, dan yang pertama mendaki Everest, Kangchenjunga, dan Lhotse pada musim dingin.
Lhakpa Sherpa Nepal Wanita pemegang rekor pendakian Everest terbanyak — 11 kali (2000–2022); juga berhasil mendaki K2 pada Juli 2023. Kisah hidupnya diangkat dalam dokumenter Netflix 'Mountain Queen' (2024).
Lydia Bradey Selandia Baru Wanita pertama yang mendaki Everest tanpa oksigen tambahan (1988).
Orang pertama yang melakukan free climb jalur The Nose di El Capitan, Yosemite (1993) — capaian yang dianggap mustahil selama puluhan tahun.
Pendaki amputee ganda pertama di dunia yang mencapai puncak Everest (15 Mei 2006), mendaki dengan kaki prostesis serat karbon setelah kehilangan kedua kaki akibat radang beku di Aoraki/Mount Cook.
Salah satu dari dua perempuan Indonesia yang menuntaskan Seven Summits lewat Ekspedisi Tujuh Puncak Wanita Indonesia (Mahitala Unpar).
Muhammad Ali Sadpara Pakistan Pendaki Pakistan legendaris yang mendaki 8 dari 14 delapan-ribuan; menghilang dalam upaya pendakian musim dingin K2 pertama tanpa oksigen (Februari 2021) — diumumkan sebagai Pahlawan Nasional Pakistan.
Naomi Uemura Jepang Penjelajah solo Jepang pertama yang mencapai Kutub Utara sendirian (1978) dan orang pertama yang mendaki Denali sendirian di musim dingin (1984); lenyap saat turun.
Nives Meroi Italia Menuntaskan seluruh 14 puncak 8.000 m dengan gaya alpine dan tanpa oksigen tambahan (2017).
Pelopor pendaki dan jurnalis petualangan Indonesia (Mapala UI & harian Kompas); gugur di Aconcagua pada 1992 dalam rangkaian ekspedisi Seven Summits.
Oh Eun-sun Korea Selatan Wanita pertama yang mengklaim menyelesaikan seluruh 14 puncak 8.000 m (2010) dan wanita Asia pertama yang menuntaskan Seven Summits.
Pasang Lhamu Sherpa Nepal Wanita Nepal pertama yang mencapai puncak Everest (22 April 1993), meninggal heroik saat turun dalam badai; dianugerahi Nepal Star secara anumerta.
Peter Habeler Austria Bersama Reinhold Messner, orang pertama yang mendaki Everest tanpa oksigen botol (8 Mei 1978) — membuktikan bahwa pendakian tanpa bantuan oksigen di ketinggian 8.849 m adalah mungkin.
Reinhold Messner Italia Orang pertama mendaki seluruh 14 puncak 8.000 m; pendakian Everest solo tanpa oksigen tambahan.
Memimpin ekspedisi Amerika Selatan pertama ke puncak Everest (1992) via Kangshung Face; satu-satunya orang yang mendaki Everest dari tiga sisinya.
Wanita Pakistan pertama yang mendaki Everest (2013), Seven Summits (2014), dan K2 (2022).
Santosh Yadav India Wanita pertama di dunia yang mendaki Everest dua kali, dan pertama lewat Kangshung Face.
Saray Khumalo Afrika Selatan Wanita kulit hitam Afrika pertama yang mencapai puncak Everest (2019) dan menuntaskan Seven Summits; aktif menggalang dana literasi anak.
Orang kulit hitam Afrika pertama yang mendaki Everest (2003), menyelesaikannya dua kali via dua jalur berbeda.
Simone Moro Italia Pemegang rekor terbanyak first winter ascent delapan-ribuan di dunia — empat pendakian musim dingin pertama: Shishapangma, Makalu, Gasherbrum II, dan Nanga Parbat.
Soe Hok Gie Indonesia Aktivis mahasiswa dan pendaki Indonesia, anggota Mapala UI; meninggal di Gunung Semeru (1969) — kisahnya diabadikan dalam film 'Gie' (2005).
Ketua ekspedisi Indonesia Seven Summits Mahitala Unpar — tim mahasiswa Indonesia pertama yang menyelesaikan Seven Summits versi Messner (2009–2011).
Wanita tertua yang mendaki Everest — pertama kali di usia 63 tahun (2002) dan memecahkan rekornya sendiri di usia 73 tahun (2012).