GUNUNG · Pakistan
Trivor
ترِووُر (Trivor / Trivor Sar)
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 7.577 m
- Negara
- Pakistan (PK)
- Lokasi / Pegunungan
- Hispar Muztagh, Karakoram — dekat Lembah Shimshal, Gilgit-Baltistan; di antara Gletser Trivor dan Momhil
- Tipe Gunung
- Puncak salju & es tinggi — 7000-an terpencil di Hispar Muztagh
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 36.2875, 75.0861
- Kesulitan
- Sangat berat / ekstrem — 7000-an teknis, terpencil, dan sangat jarang didaki (hanya dua pendakian berhasil dalam lebih dari 60 tahun)
- Musim Terbaik
- Juni–Agustus (musim ekspedisi Karakoram)
- Izin & Aturan
- Wajib izin puncak 7000-an dari Gilgit-Baltistan/Pakistan; pendekatan lewat Lembah Shimshal dan Gletser Trivor/Momhil dengan porter & liaison officer
- Bahaya
- Punggung barat laut yang panjang dan terpapar, jurang es, longsoran salju, ketinggian ekstrem, keterpencilan yang menyulitkan evakuasi; medan gletser rumit
Deskripsi
Trivor (7.577 m), disebut juga Trivor Sar, adalah salah satu puncak tinggi Hispar Muztagh — subrangkaian Karakoram di sekitar Lembah Shimshal, Gilgit-Baltistan, Pakistan. Tingginya kadang disebut 7.728 m, tetapi angka yang lebih konsisten dengan bukti foto (dari peta topografi Rusia 1:100.000) adalah 7.577 m. Trivor terkenal sebagai puncak terpencil yang nyaris tak pernah didaki: hanya ada dua pendakian berhasil sepanjang lebih dari enam dekade. Pendakian pertama dilakukan tim Inggris–Amerika, dengan Wilfrid Noyce (Inggris) dan Jack Sadler (AS) mencapai puncak pada 17 Agustus 1960 lewat Gletser Trivor menuju col tinggi di kaki punggung barat laut, lalu menyusuri punggung itu ke puncak. Salah satu anggota ekspedisi, Don Whillans, bahkan mengapalkan sepeda motornya (Triumph 650cc) ke Pakistan dan seusai pendakian mengendarainya sendirian sejauh ~7.000 mil dari Rawalpindi kembali ke Inggris. Pendakian kedua baru terjadi pada 1991, ketika Atsushi Endo dan Toshifumi Onuki (Jepang) mencapai puncak — kali ini mulai dari sisi utara lewat Gletser Momhil sebelum menyambung ke punggung barat laut. Keterpencilan, medan teknis, dan cuaca Karakoram menjadikan Trivor tetap sebagai salah satu 7000-an paling langka didaki di dunia.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Punggung Barat Laut dari Gletser Trivor (rute pendakian pertama 1960)
Sangat berat / ekstrem — 7000-an bersalju & terpencilRute pendakian pertama Trivor. Pada 17 Agustus 1960, Wilfrid Noyce (Inggris) dan Jack Sadler (AS) mencapai puncak dengan mendaki dari Gletser Trivor yang mengalir ke arah barat daya, meraih col tinggi di kaki punggung barat laut, lalu menyusuri punggung itu ke puncak. Medan es dan salju terpapar pada ketinggian ekstrem di kawasan yang saat itu nyaris tak dipetakan. Ini bukan jalur trekking, melainkan rute ekspedisi alpin yang sangat menuntut; keterpencilan Trivor membuat evakuasi sangat sulit.
SumberSisi Utara dari Gletser Momhil menyambung Punggung Barat Laut (rute pendakian kedua 1991)
Sangat berat / ekstremSatu-satunya rute lain yang tercatat berhasil. Pada 1991, Atsushi Endo dan Toshifumi Onuki (Jepang) mendaki dari sisi utara lewat Gletser Momhil, menaiki spur berhadapan timur laut untuk mencapai punggung timur Momhil Sar di dekatnya, lalu turun ke col di kaki punggung barat laut Trivor dan naik ke puncak. Variasi ini menegaskan betapa terpencil dan jarangnya Trivor didaki — hanya dua keberhasilan dalam lebih dari enam dekade.
SumberPengalaman Pendakian
Trivor termasuk 7000-an paling langka didaki di dunia — hanya dua pendakian berhasil dalam lebih dari enam dekade. Karena itu 'pengalaman'-nya berupa catatan mendalam alih-alih video: laporan tangan pertama pemimpin ekspedisi Wilfrid Noyce di Himalayan Journal, tinjauan American Alpine Journal, arsip ExplorersWeb yang menempatkan Trivor dalam konteks era emas Karakoram, serta biografi Noyce yang menautkan buku ekspedisinya. Semua terverifikasi hidup.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.