GUNUNG · Indonesia
Sumantri
Puncak Sumantri
Sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 4.870 m
- Negara
- Indonesia (ID)
- Koordinat
- -4.0596, 137.1748
Deskripsi
gunung di Indonesia
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Carstensz Base Camp (Yellow Valley) → Sumantri (arah timur laut)
Sangat berat — scrambling batu, medan bergletser sisa (butuh crampon), diakhiri panjat batu kelas 4; izin wilayah terbatas PapuaSumantri hampir selalu didaki sebagai puncak tambahan dari Carstensz Base Camp (±4.300 m) di Yellow Valley atau base camp danau, ke arah timur laut. Jalurnya memadukan scrambling melintasi batu, menyeberangi sisa medan bergletser (Northwall Firn) yang menuntut crampon, lalu panjat batu terekspos kelas 4 hingga puncak (±4.870 m). Umumnya digabung dengan pendakian Puncak Jaya dalam satu ekspedisi 'double summit'. Cuaca ekuatorial cepat berubah; wajib izin dari masyarakat Amungme/Dani dan operator resmi.
SumberPengalaman Pendakian
Sumantri (±4.870 m) adalah puncak di sisi utara massif Carstensz, Pegunungan Sudirman, Papua Tengah — sekitar 2 km timur laut Piramida Carstensz (Puncak Jaya). Puncak barat lautnya pertama kali didaki Februari 1962 oleh tim Heinrich Harrer sesaat setelah pendakian pertama Carstensz, dan diberi nama untuk mengenang Menteri Sumantri Brodjonegoro pada 1973. Akibat lenyapnya Gletser Meren, prominensinya naik (~350–366 m) sehingga sempat disebut salah satu gunung independen tertinggi kedua di Oseania. Sumantri hampir selalu didaki sebagai puncak tambahan dalam ekspedisi Carstensz Pyramid — jalurnya memadukan scrambling batu, medan bergletser sisa (butuh crampon), dan panjat batu terekspos ke puncak.