GUNUNG · China (Tibet)
Shishapangma
希夏邦马峰 (Xīxiàbāngmǎ Fēng) / Shishapangma / Gosainthān
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 8.027 m
- Negara
- China (Tibet) (CN)
- Lokasi / Pegunungan
- Himalaya (Jugal/Langtang Himal), Tibet selatan-tengah, China
- Tipe Gunung
- Puncak pegunungan (non-vulkanik, Himalaya)
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 28.3522, 85.7797
- Kesulitan
- Ekstrem (puncak 8.000-an), tetapi sering disebut delapan-ribuan termudah karena akses base camp dengan kendaraan dan rute utara yang relatif landai
- Musim Terbaik
- Musim semi (April–Mei) dan musim gugur (September–Oktober); banyak juga dipakai untuk ski descent
- Izin & Aturan
- Izin dan biaya ekspedisi lewat China Tibet Mountaineering Association (CTMA); akses dari Kathmandu via perbatasan Tibet, base camp dapat dicapai kendaraan
- Bahaya
- Ketinggian ekstrem, longsoran salju (lokasi tragedi 2023), punggung puncak panjang & berbahaya antara central summit dan puncak utama, cuaca Tibet yang keras
Deskripsi
Shishapangma (8.027 m), dalam bahasa Tibet juga dikenal sebagai Gosainthān, adalah gunung tertinggi ke-14 sekaligus delapan-ribuan terendah di dunia — dan satu-satunya yang seluruhnya berada di wilayah Tibet, China. Karena letaknya di dalam Tibet, gunung ini menjadi delapan-ribuan terakhir yang berhasil didaki: pendakian pertama baru tercapai pada 2 Mei 1964 oleh ekspedisi China yang dipimpin Xu Jing lewat rute utara. Rute normal mengikuti sisi barat laut dan punggung utara, dengan keunggulan akses kendaraan sampai base camp di sekitar 5.000 m. Tantangan khas Shishapangma adalah tiga puncaknya — puncak barat (~7.966 m), central summit (~8.008 m), dan puncak utama sejati (8.027 m) — yang dipisahkan punggung sempit nan berbahaya; banyak pendaki keliru berhenti di central summit. Meski dianggap relatif mudah, gunung ini telah merenggut puluhan nyawa, termasuk dalam tragedi longsoran 2023.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Rute Normal — Sisi Barat Laut & Punggung Utara
Ekstrem (8.000-an), tetapi sering disebut delapan-ribuan termudah lewat rute utaraRute pendakian standar Shishapangma menempuh sisi barat laut dan punggung utara dari Tibet — sejalan dengan rute pendakian pertama China 1964. Keunggulan utamanya adalah akses kendaraan sampai base camp di sekitar 5.000 m, memperpendek logistik. Pendaki memasang beberapa camp di lereng salju menuju punggung puncak. Bagian paling menentukan adalah punggung sempit dan berbahaya dari central summit (~8.008 m) menuju puncak utama sejati (8.027 m), yang menuntut sekitar dua jam traverse berisiko.
SumberSouthwest Face (rute curam alpine/ski)
Ekstrem (lereng ~50°, ~2.200 m pendakian dinding)Sisi barat daya Shishapangma menyajikan dinding yang lebih curam — sekitar 2.200 m pendakian pada lereng hingga 50 derajat — yang menjadi favorit pendakian alpine cepat dan ski descent. Rute ini lebih langsung dan estetis dibanding rute utara, tetapi jauh lebih menuntut secara teknis dan terpapar bahaya longsoran, hanya untuk pendaki berpengalaman tinggi.
SumberStatistik Keselamatan
Risiko sedangDirangkum untuk pencegahan & kewaspadaan — bukan daftar korban. Baca bersama tips keselamatan.
Periode 1964–2012 · Tabel rasio kematian 8000-an (data 8000ers.com) 1964 s/d Maret 2012: 302 pendakian sukses / 25 wafat = 8,3% kematian per orang yang mencapai puncak. Meski Shishapangma adalah 8000-an terendah (8.027 m) dan sering disebut 'termudah', lerengnya luar biasa rawan LONGSORAN SALJU akibat lapisan angin (wind slab). Himalayan Database mencatat 36 kematian per November 2025; longsoran 7 Oktober 2023 saja merenggut 4 nyawa dekat puncak.
Penyebab kematian
- Longsoran salju
💡 Longsoran adalah pembunuh utama di Shishapangma — lereng puncak membentuk wind slab akibat angin selatan yang terus-menerus, dan bahaya bertahan lama karena suhu dingin dan minim sinar matahari. Pantau prakiraan longsor, tunggu 24–48 jam agar salju baru mengikat sebelum bergerak, dan hindari lereng lee bermuatan setelah badai.
Sumber - Jatuh ke celah es estimasi
💡 Sejumlah kematian terjadi akibat jatuh ke crevasse (mis. 2016). Selalu bertali saat melintasi gletser, gunakan teknik penyelamatan crevasse, dan sondir jalur di area bercelah tersembunyi salju.
Sumber - Tersesat / disorientasi estimasi
💡 Beberapa pendaki menghilang di ketinggian dan tak pernah ditemukan (mis. 2018). Hindari mendaki sendirian tanpa komunikasi, bawa alat pelacak/komunikasi darurat, dan mundur begitu jarak pandang atau kondisi memburuk.
Sumber
Insiden penting
- 1964 Pendakian pertama Shishapangma (1964) — 8000-an terakhir yang didaki
Pada 2 Mei 1964 sebuah tim Tiongkok mencapai puncak Shishapangma, menjadikannya 8000-an ke-14 dan terakhir yang berhasil didaki manusia. Letaknya sepenuhnya di dalam Tibet membuatnya lama tertutup bagi ekspedisi asing.
Sumber - 1999 Longsoran 1999 — pelajaran soal lereng bermuatan
Pada 1999 dua pendaki Amerika tewas tertimbun longsoran salju di lereng Shishapangma; jasad salah satunya baru ditemukan pada 2016 saat gletser bergerak. Peristiwa ini menjadi pengingat klasik tentang bahaya melintasi lereng bermuatan salju dan pentingnya menilai stabilitas lapisan salju sebelum bergerak.
Sumber - 2023 Longsoran 7 Oktober 2023 — empat tewas dekat puncak
Pada 7 Oktober 2023 rentetan longsoran di sekitar 7.800 m menerjang pendaki yang sedang menuju puncak dan menewaskan empat orang. Otoritas pendakian Tibet (CTMA) langsung menutup gunung untuk sisa musim. Insiden ini menyoroti risiko mendorong puncak di akhir musim gugur ketika lereng lee tetap sarat wind slab dan minim penyinaran matahari.
Sumber
Pengalaman Pendakian
Shishapangma (8.027 m) adalah delapan-ribuan terendah dan satu-satunya yang seluruhnya berada di Tibet, sering jadi delapan-ribuan 'pertama' bagi pendaki karena akses base camp dengan kendaraan. Video dan artikel berikut mendokumentasikan pengalaman nyata — dari tragedi longsoran 2023 yang terkenal, momen puncak bersejarah, ekspedisi ski National Geographic, panduan rute dan sejarah pendakian, hingga catatan musim 2024 (puncak sejati via rute Spanyol) serta dinamika izin CTMA dan kewajiban oksigen.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.