← Kembali ke daftar

GUNUNG · Indonesia

Puncak Yamin

Osua Anin

Sumber
Puncak Yamin

Lanskap Pegunungan Sudirman (Jayawijaya), Papua — foto kawasan, bukan puncak spesifik. Foto: sumber

Informasi

Elevasi
4.540 m
Negara
Indonesia (ID)
Lokasi / Pegunungan
Pegunungan Jayawijaya (Maoke)
Tipe Gunung
mountain
Berapi?
Tidak (non-vulkanik)
Koordinat
-4.6827, 140.0812
Musim Terbaik
April–Oktober
Izin & Aturan
Surat Keterangan Jalan (SKJ) dari pihak berwenang Indonesia wajib dikantongi; koordinasi wajib dengan komunitas Bime sebagai pintu gerbang akses utama.
Bahaya
Medan sangat terpencil dan sulit; perjalanan 11 hari dari desa terdekat; minimnya dokumentasi jalur pendakian; tidak ada fasilitas penyelamatan.

Deskripsi

Puncak Yamin (dalam bahasa masyarakat Bime setempat disebut Osua Anin, nama kolonial Belanda 1913: Prins Hendrik-top) adalah salah satu gunung tertinggi di Papua dengan ketinggian sekitar 4.540 mdpl. Terletak di Pegunungan Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, puncak ini merupakan gunung berdiri sendiri (freestanding) tertinggi keempat di wilayah Papua. Pada 1913, survei kolonial Belanda menamai puncak ini dan melaporkan adanya salju abadi, yang kini telah lenyap akibat perubahan iklim. Pendakian pertama resmi baru terlaksana pada 1 Oktober 2018 — lebih dari satu abad setelah puncak ini ditemukan — dilakukan oleh tim ekspedisi WANADRI beranggotakan 11 orang bersama 13 warga lokal Desa Bime setelah 11 hari perjalanan menembus hutan pegunungan terpencil. Ekspedisi internasional yang mencoba pada Januari 2018 gagal mencapai puncak akibat hambatan suku, cuaca buruk, dan medan yang lebih sulit dari perkiraan. Minimnya dokumentasi dan sulitnya akses menjadikan Puncak Yamin sebagai salah satu gunung paling eksklusif dan paling jarang didaki di Indonesia.

Jalur Pendakian

Desa Bime → Puncak Yamin (jalur rintisan Wanadri 2018)

Ekspedisi sangat berat — perintisan jalur di hutan pegunungan terpencil, tanpa jalur baku maupun fasilitas penyelamatan; wajib izin dan pendamping lokal
±11 hari perjalanan dari desa terdekat (pulang-pergi lebih lama)

Satu-satunya jalur yang terdokumentasi menuju Puncak Yamin dirintis tim Ekspedisi Puncak Yamin Wanadri pada 2018 dari Desa Bime, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Rute menembus hutan pegunungan yang sangat terpencil selama sekitar 11 hari sebelum menggapai puncak pada 1 Oktober 2018. Karena bukan jalur wisata pendakian, tidak ada pos, penanda, maupun infrastruktur; keberhasilan sepenuhnya bergantung pada logistik ekspedisi dan dukungan masyarakat Bime sebagai pintu gerbang akses. Wajib mengantongi Surat Keterangan Jalan dan koordinasi dengan komunitas lokal.

Sumber

Pengalaman Pendakian

Puncak Yamin (Osua Anin bagi masyarakat Bime; nama kolonial Belanda 1913 'Prins Hendrik-top') termasuk gunung paling jarang didaki di Indonesia. Nyaris seluruh dokumentasi pendakian berasal dari satu peristiwa: Ekspedisi Puncak Yamin Wanadri 2018 yang merintis jalur baru dari Desa Bime, Pegunungan Bintang. Sebuah upaya internasional pada awal 2018 gagal mencapai puncak, sebelum tim Wanadri (bersama warga lokal Bime) menggapainya pada 1 Oktober 2018 setelah perjalanan sekitar 11 hari menembus hutan pegunungan terpencil. Karena keterpencilan dan minimnya jalur, hampir semua sumber berupa laporan ekspedisi dan pemberitaan media Indonesia, bukan vlog pendaki independen.

Rujukan

Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.

  1. 1 Wikipedia Mount Yamin en.wikipedia.org · EN
  2. 2 Media Gubernur Jabar lepas ekspedisi Wanadri ke Puncak Yamin Papua papua.antaranews.com · ID
  3. 3 Media Ekspedisi Puncak Yamin Papua, Wanadri Akan Rintis Jalur Baru pikiran-rakyat.com · ID