← Kembali ke daftar

GUNUNG · Indonesia

Pasir Kekenceng

Gunung Kekenceng

Sumber
Pasir Kekenceng

Perbukitan di selatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi — foto kawasan, bukan puncak Pasir Kekenceng (foto: Afrogindahood, CC BY-SA 4.0). Foto: sumber

Informasi

Elevasi
707 m
Negara
Indonesia (ID)
Lokasi / Pegunungan
Perbukitan Cireunghas–Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi
Tipe Gunung
Bukit andesit rendah di perbukitan Sukabumi tengah, di luar rangkaian gunung api aktif
Berapi?
Tidak (non-vulkanik)
Koordinat
-6.9206, 107.0028
Kesulitan
Ringan — bukit rendah berluas sekitar 12 hektare tanpa jalur pendakian resmi; akses lewat jalan kampung dan kebun warga
Musim Terbaik
Kemarau (Juni–September); tanah dan jalan kebun licin pada musim hujan
Izin & Aturan
Tidak ada pos pendakian atau tiket resmi. Sebagian kawasan berstatus Objek Diduga Cagar Budaya dan menjadi sengketa antara warga/yayasan cagar budaya dengan perusahaan tambang andesit — minta izin dan pendampingan warga Desa Tegalpanjang sebelum masuk, dan jangan memasuki area tambang aktif.
Bahaya
Bekas galian tambang dan tebing potongan andesit yang tidak stabil, lubang serta reruntuhan bangunan lama yang tersembunyi vegetasi, tidak ada jalur bertanda maupun sumber air.

Deskripsi

Pasir Kekenceng — dalam pemberitaan lokal lebih dikenal sebagai Gunung Kekenceng — adalah bukit rendah di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Luasnya hanya sekitar 12 hektare, sehingga bukit ini bukan tujuan pendakian melainkan penanda lanskap yang bermuatan sejarah. Menurut penelitian Prof. Reiza D. Dienaputra dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran yang diterbitkan pada Desember 2025, Gunung Kekenceng pernah dipakai sebagai markas operasional Batalion Laskar Barisan Sabilillah dalam perlawanan terhadap pasukan Belanda; kesimpulan itu bersandar pada Verslag Batalion Sabilillah tertanggal 22 Januari 1947 dan laporan 2 Januari 1947 yang mengindikasikan markas sudah dipakai sejak akhir 1946. Di sekitar bukit, kira-kira satu kilometer dari puncaknya di Kampung Pojok Tengah, terdapat kompleks peninggalan militer Jepang masa Perang Dunia II yang warga sebut "Hiroshima-2" — menurut sejarawan Irman Firmansyah, kompleks itu memuat pabrik kina, gudang pangan, dan bengkel kendaraan — serta sisa kedudukan pertahanan Divisi Siliwangi/Resimen III TKR. Kawasan tersebut didaftarkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2019 setelah lebih dulu dilindungi lewat keputusan kepala desa pada 2013, namun statusnya masih "diduga cagar budaya". Sejak 2021 warga dan yayasan cagar budaya berulang kali memprotes penambangan batu andesit di bukit ini; pada April 2021 sekitar tiga hektare dilaporkan telah tergali hanya dalam tiga minggu, dan aksi protes kembali terjadi pada November 2025. Catatan ketinggiannya belum pasti: model elevasi digital Copernicus memberi sekitar 707 mdpl pada titik puncak versi OpenStreetMap, sedangkan pemberitaan yang mengutip peta Sekutu tahun 1945 menyebut angka ±999 mdpl. Titik OpenStreetMap-nya sendiri berasal dari impor gazetteer NGA-GNS, bukan survei lapangan, sehingga posisi puncak yang dimaksud warga bisa sedikit berbeda.

Rujukan

Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.

  1. 1 Ensiklopedia Node 1070155787 — natural=peak, Pasir Kekenceng (impor gazetteer NGA-GNS) openstreetmap.org · EN
  2. 2 Ensiklopedia Q25163172 — Pasir Kekenceng, bukit di Jawa Barat, Indonesia wikidata.org · EN
  3. 3 Ensiklopedia Elevasi DEM (Copernicus) pada titik puncak: 707 m api.open-meteo.com · EN
  4. 4 Media Peneliti ungkap Gunung Kekenceng Sukabumi pernah jadi basis perjuangan kemerdekaan (4 Februari 2026) — markas Batalion Laskar Barisan Sabilillah, riset Prof. Reiza D. Dienaputra (UNPAD), ketinggian ±999 mdpl menurut peta Sekutu 1945 sukabumiupdate.com · ID
  5. 5 Media Hiroshima-2, warisan Jepang di Sukabumi yang kini terancam aktivitas tambang (6 April 2021) — luas Gunung Kekenceng ±12 hektare, ±3 hektare tergali dalam tiga minggu sukabumiupdate.com · ID
  6. 6 Media Protes aktivitas tambang di Gunung Kekenceng, warga desak Pemkab Sukabumi lindungi situs cagar budaya (6 November 2025) sukabumiupdate.com · ID
  7. 7 Media Aktivitas tambang ancam cagar budaya di Gunung Kekenceng, advokasi terhambat di KIP Jabar (12 Januari 2023) jabar.suara.com · ID
  8. 8 Media Mengungkap misteri kota Hiroshima-2 di Sukabumi detik.com · ID