GUNUNG · Tanzania
Mount Rungwe
Mlima Rungwe
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 2.981 m
- Negara
- Tanzania (TZ)
- Lokasi / Pegunungan
- Southern Highlands (Dataran Tinggi Selatan) / Pegunungan Poroto, dekat Tukuyu, Region Mbeya
- Tipe Gunung
- Stratovolcano dorman (tak-aktif), titik tertinggi Dataran Tinggi Selatan Tanzania
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- -9.1350, 33.6681
- Kesulitan
- Menengah–berat: kenaikan ±1.300–1.500 m dalam pendakian sehari (~16–20 km pp); non-teknis tetapi jalur kerap rimbun/samar sehingga pemandu wajib
- Musim Terbaik
- Musim kering Juni–Oktober; jalur sangat berlumpur di musim hujan
- Izin & Aturan
- Berada dalam Mount Rungwe Nature Forest Reserve (Tanzania Forest Services) — wajib izin & pemandu; pengurusan di kantor pengelola cagar di Tukuyu
- Bahaya
- Jalur berlumpur & licin, vegetasi lebat menutup jalur, kabut dan hujan lebat (lereng tenggara termasuk terbasah di Tanzania), risiko tersesat tanpa pemandu
Deskripsi
Mount Rungwe adalah gunung berapi tipe stratovolcano yang kini dorman, menjulang sekitar 2.960–2.981 m sebagai salah satu puncak tertinggi di Dataran Tinggi Selatan Tanzania, dekat kota Tukuyu di Region Mbeya. Ia berdiri di persimpangan lengan timur dan barat Sistem Retakan Afrika Timur (East African Rift), di ujung barat laut cekungan Danau Malawi/Nyasa; letusan terakhirnya diperkirakan sekitar 1.200 tahun silam. Lerengnya dilindungi sebagai Mount Rungwe Nature Forest Reserve (±13.652 ha) dan menyimpan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi — hutan pegunungan malar hijau, sabuk bambu, hingga padang rumput puncak. Kawasan ini terkenal sebagai rumah Kipunji (Rungwecebus kipunji), genus monyet Afrika baru pertama yang dideskripsikan dalam lebih dari 80 tahun (ditemukan di lereng Rungwe pada 2003–2005 dan berstatus terancam punah kritis), serta galago kerdil Rungwe dan lebih dari 200 spesies burung. Pendakiannya umumnya ditempuh sehari dari Tukuyu atau pos ranger di cagar (mis. Syakula): menanjak menembus hutan hujan tropis dan rumpun bambu sebelum mencapai puncak, dengan panorama ke Pegunungan Kipengere/Livingstone dan Danau Nyasa.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Jalur Tukuyu / Cagar Hutan Rungwe (via Syakula)
Menengah–berat; tanjakan ±1.300–1.500 m, jalur sering rimbun/samar sehingga pemandu wajibPendakian dimulai dari kota Tukuyu atau pos ranger di Cagar Hutan Rungwe (mis. Syakula), setelah lebih dulu mengurus izin dan menyewa pemandu (biaya pemandu ±US$15 per grup). Rute menanjak melewati hutan hujan tropis dan sabuk bambu sebelum mencapai puncak di sekitar 2.960–2.981 m, dengan panorama ke Pegunungan Kipengere/Livingstone dan Danau Nyasa. Musim terbaik Juni–Oktober saat jalur tidak terlalu berlumpur.
SumberPengalaman Pendakian
Gunung Rungwe (±2.960–2.981 m) umumnya didaki sebagai pendakian sehari dari kota Tukuyu atau pos ranger di Mount Rungwe Nature Forest Reserve (mis. Syakula), setelah mengurus izin dan menyewa pemandu. Jalur menanjak ±1.300–1.500 m menembus hutan hujan tropis dan sabuk bambu—sering rimbun dan samar sehingga pemandu wajib—sebelum mencapai puncak dengan panorama ke Pegunungan Kipengere/Livingstone dan Danau Nyasa. Kawasan ini juga terkenal sebagai habitat monyet langka Kipunji. Sumber di bawah memuat vlog pendakian, film pendek konservasi hutan, laporan perjalanan pribadi, serta panduan operator.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.