GUNUNG · Philippines
Mount Pico de Loro
Pico de Loro (Mount Palay-Palay)
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 688 m
- Negara
- Philippines (PH)
- Lokasi / Pegunungan
- Mounts Palay-Palay–Mataas-na-Gulod Protected Landscape, perbatasan Cavite–Batangas, Luzon
- Tipe Gunung
- Gunung berapi tak aktif (dormant) dengan monolit batu khas 'Paruh Kakaktua'; puncak tertinggi Provinsi Cavite
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- 14.2143, 120.6465
- Kesulitan
- Ringan–sedang: pendakian sehari populer dekat Manila; memanjat monolit 'Parrot's Beak' bersifat opsional, terjal, dan lebih berisiko
- Musim Terbaik
- Musim kemarau November–Mei; hindari musim hujan karena jalur licin
- Izin & Aturan
- Registrasi di trailhead DENR (kawasan lindung); ikuti aturan pembukaan/penutupan jalur oleh pengelola
- Bahaya
- Panjat monolit terjal tanpa pengaman tetap (risiko jatuh), jalur licin saat basah, cuaca panas, dan pembatasan kuota/penutupan berkala
Deskripsi
Mount Pico de Loro (juga disebut Mount Palay-Palay, 688 m) adalah gunung berapi tak aktif di perbatasan Provinsi Cavite dan Batangas, Pulau Luzon, Filipina. Ia merupakan puncak tertinggi Provinsi Cavite sekaligus titik tertinggi Kawasan Lindung Mounts Palay-Palay–Mataas-na-Gulod, dan termasuk fitur vulkanik purba Busur Bataan. Namanya — bahasa Spanyol untuk 'Paruh Kakaktua' — diberikan pelaut Spanyol karena puncaknya yang runcing menyerupai paruh burung dari kejauhan; siluet ini dahulu dipakai sebagai penanda untuk berbelok ke timur menuju Teluk Manila. Ciri paling ikonik adalah monolit batu tegak (sering disebut 'Parrot's Beak') di dekat puncak, yang bisa dipanjat untuk pemandangan dramatis namun dengan risiko tinggi. Karena letaknya dekat Metro Manila dan jalurnya relatif singkat, Pico de Loro menjadi salah satu tujuan pendakian sehari paling populer di Filipina. Kawasan ini dikelola Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam (DENR) di bawah Proklamasi No. 1315 tahun 2007, dan sempat ditutup untuk rehabilitasi sebelum dibuka kembali dengan pengaturan kunjungan.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Jalur DENR (Ternate) ke puncak
Ringan–sedang (jalur hutan menanjak; registrasi di trailhead kawasan lindung)Rute utama dan terpopuler dari trailhead sisi Ternate melewati hutan menuju puncak Pico de Loro (688 m). Relatif singkat sehingga menjadi pendakian sehari favorit dekat Metro Manila. Pendaki registrasi di pos DENR dan mengikuti aturan kunjungan kawasan lindung.
SumberPanjat Monolit 'Parrot's Beak' (opsional)
Menantang & berisiko (scramble batu terjal, eksposur tinggi, tanpa pengaman tetap)Bagian ikonik namun paling berbahaya: memanjat monolit batu tegak 'Parrot's Beak' di dekat puncak untuk pemandangan dramatis. Terjal dan terbuka tanpa pengaman permanen, sehingga hanya dianjurkan bagi yang percaya diri dan berhati-hati; sebagian pendaki memilih menikmatinya dari puncak utama saja.
SumberPengalaman Pendakian
Pengalaman di Pico de Loro didominasi pendakian sehari dari trailhead di sisi Ternate/Maragondon menembus hutan menuju puncak, lalu opsi memanjat monolit 'Parrot's Beak' yang berdiri tegak untuk pemandangan dramatis. Banyak vlog menekankan aksesibilitasnya yang dekat dari Metro Manila, jalur yang relatif singkat namun berkeringat, dan sensasi memanjat batu monolit tanpa pengaman tetap — bagian yang paling menantang sekaligus berisiko. Catatan berbahasa Inggris dan Filipina merinci logistik registrasi kawasan lindung, kondisi jalur, dan kehati-hatian di puncak monolit yang eksposur.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.