GUNUNG · Jepang
Mount Hakusan
白山 (Haku-san) / Gunung Haku
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 2.702 m
- Negara
- Jepang (JP)
- Lokasi / Pegunungan
- Pegunungan Ryōhaku, perbatasan Prefektur Ishikawa–Gifu, Honshu — Taman Nasional Hakusan
- Tipe Gunung
- Stratovulkan dorman — puncak tertinggi Gozengamine (2.702 m)
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- 36.1000, 136.5000
- Kesulitan
- Sedang: jalur pendakian gunung yang panjang namun tidak teknis, umumnya 1–2 hari dengan bermalam di pondok Murodo; ketinggian 2.700 m menuntut kebugaran dan persiapan cuaca gunung
- Musim Terbaik
- Awal Juli hingga pertengahan Oktober (musim pendakian resmi saat pondok Murodo buka); di luar itu jalur bersalju dan pondok tutup
- Izin & Aturan
- Berada di dalam Taman Nasional Hakusan; tidak ada izin pendakian khusus, tetapi berlaku aturan kawasan konservasi dan reservasi pondok Murodo pada musim ramai
- Bahaya
- Cuaca pegunungan yang cepat berubah, angin dan hujan di ketinggian, hipotermia, serta salju awal/akhir musim; sebagai gunung berapi dorman, kawasan tetap dipantau meski letusan terakhir tercatat tahun 1659
Deskripsi
Gunung Hakusan atau Gunung Haku (白山, "gunung putih"; 2.702 m) adalah stratovulkan dorman di Pulau Honshu, Jepang, yang membentang di perbatasan Prefektur Ishikawa dan Gifu. Bersama Gunung Fuji dan Gunung Tate, Hakusan termasuk salah satu dari "Tiga Gunung Suci" Jepang (San-rei-zan) dan telah menjadi tujuan ziarah serta pendakian selama berabad-abad. Puncak tertingginya, Gozengamine (2.702 m), berdiri bersama dua puncak lain — Kengamine (2.677 m) dan Ōnanjimine (2.648 m) — yang bersama-sama disebut "Tiga Puncak Hakusan". Namanya, yang berarti "gunung putih", diyakini berasal dari salju yang bertahan lama sehingga gunung ini tampak putih dan menonjol dari pesisir sekitarnya. Secara geologi Hakusan aktif pertama kali sekitar 300.000–400.000 tahun lalu dengan letusan terakhir tercatat pada 1659. Kini kawasannya menjadi Taman Nasional Hakusan dan Cagar Biosfer UNESCO; jalur pendakian populer naik dari Bettōdeai menuju pondok gunung Murodo di dekat puncak, ramai dikunjungi pada musim panas terutama saat mekar bunga alpine dan momen matahari terbit dari Gozengamine.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Hirase-dō (平瀬道) dari sisi Gifu (Ōshirakawa)
Sedang–Berat (non-teknis) — jalur lebih sepi dari sisi GifuRute utama dari sisi Gifu, dimulai dari kawasan Ōshirakawa/Hirase, sepanjang sekitar 6,9 km menuju kawasan puncak. Lebih sepi dibanding jalur Bettōdeai di sisi Ishikawa dan menawarkan suasana hutan serta pemandangan yang berbeda. Pilihan bagi pendaki yang mendekat dari Prefektur Gifu. Sama seperti jalur lain, musim pendakian terbatas pada awal Juli–pertengahan Oktober saat pondok gunung beroperasi.
SumberKanko Shindo (観光新道) dari Bettōdeai — jalur punggung panorama
Sedang–Berat (non-teknis) — jalur punggung lebih terbuka dan sedikit lebih menantang; populer sebagai jalur turunJalur alternatif dari Bettōdeai yang menyusuri punggungan dengan panorama lebih terbuka dan hamparan bunga alpine pada puncak musim (pertengahan Juli–pertengahan September). Panjangnya sekitar 6,1 km menuju Murodo, sedikit lebih lama dan menanjak dibanding Sabo Shindo, sehingga banyak pendaki naik lewat Sabo Shindo lalu turun lewat Kanko Shindo untuk menikmati dua suasana berbeda. Sama seperti jalur baku, puncak Gozengamine dicapai dari Murodo dalam 30–40 menit.
SumberSabo Shindo (砂防新道) dari Bettōdeai — jalur baku
Sedang (non-teknis) — jalur terawat baik, tangga batu dan jembatan; menanjak panjang namun tidak memerlukan peralatan panjatRute pendakian paling populer dan paling landai menuju Hakusan, dimulai dari Bettōdeai (sekitar 1.260 m) di sisi Ishikawa. Jalur sepanjang sekitar 6 km ini melewati jembatan gantung, tangga batu, dan mata air Jinnosuke sebelum tiba di pondok gunung Murodo (sekitar 2.450 m). Dari Murodo, pendakian dilanjutkan 30–40 menit menyusuri jalur berbatu ke puncak tertinggi, Gozengamine (2.702 m), tempat berdiri kuil Hakusan Okumiya. Cocok untuk pendaki umum yang bugar; banyak yang bermalam di Murodo demi menyaksikan matahari terbit. Musim pendakian sekitar awal Juli hingga pertengahan Oktober.
SumberPengalaman Pendakian
Pendakian Hakusan umumnya dimulai dari Bettōdeai dan naik lewat Sabo Shindo (jalur baku, lebih landai) atau Kanko Shindo (jalur punggung dengan panorama), bermalam di pondok gunung Murodo sebelum serangan puncak singkat ke Gozengamine untuk momen matahari terbit. Banyak pendaki juga memilih mendaki sehari penuh (8–10 jam pulang-pergi) atau menambah kemah tenda di Nanryūgabamba. Kumpulan sumber berikut mendokumentasikan pengalaman nyata mendaki Hakusan dari sisi Ishikawa maupun Gifu, termasuk vlog musim panas dan sisa salju.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.