GUNUNG · Kaledonia Baru (Prancis)
Mont Mou
Sumber—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 1.219 m
- Negara
- Kaledonia Baru (Prancis) (NC)
- Lokasi / Pegunungan
- Grande Terre — massif selatan, commune Païta, Province Sud, Kaledonia Baru
- Tipe Gunung
- Puncak non-vulkanik pada terrain ultramafik (peridotit) massif selatan Grande Terre
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- -22.0600, 166.3492
- Kesulitan
- Berat (difficile) — tanjakan curam menerus tanpa pemanasan, sekitar 7 km pulang-pergi dengan kenaikan ~950 m, umumnya ~5 jam
- Musim Terbaik
- Musim kemarau/dingin austral, sekitar Mei–Oktober; hindari Desember–Maret yang panas dan basah
- Izin & Aturan
- Tidak perlu izin untuk pendakian hari klasik; kawasan puncak adalah cagar alam botani (réserve naturelle botanique) — tetap di jalur
- Bahaya
- Gradien curam berkelanjutan, tanah retak/licin saat turun, semak kering tajam, paparan panas di lereng bawah yang terbuka, dan ketiadaan sumber air
Deskripsi
Mont Mou (sekitar 1.219 m) adalah puncak yang menjulang di pedalaman Païta di selatan Grande Terre, Kaledonia Baru, dan menjadi salah satu pendakian sehari paling populer sekaligus menantang di dekat Nouméa. Berbeda dengan banyak puncak Pasifik, gunung ini bukan gunung berapi: ia bagian dari terrain ultramafik (peridotit) yang terangkat di selatan Kaledonia Baru. Pendakiannya berangkat dari 'maquis minier' — semak kering di tanah ultramafik yang cepat membuka panorama luas ke dataran Païta, Dumbéa, dan Nouméa — lalu masuk ke hutan awan puncak yang berselimut lumut dan paku-pakuan. Gunung beserta vegetasi endemiknya dilindungi sebagai cagar botani, dan hutannya menjadi rumah burung asli ikonik seperti cagou. Jalur klasiknya sekitar 7 km pulang-pergi dengan kenaikan kurang lebih 950 m (±5 jam); menjelang puncak pendaki melewati makam Maxime Païta dan bangkai pesawat militer AS yang jatuh pada 1942, dengan pemandangan hingga Mont Humboldt.
Jalur Pendakian
Montée au sommet (récit "rando de Peter Pan")
Sangat sporty / beratVersi padat pendakian: sekitar 3,5 km menanjak dengan dénivelé ~950 m tanpa bagian pemanasan. Jalur melewati makam Maxime Païta dan bangkai pesawat US Navy Dauntless yang jatuh pada 1942, berakhir di hutan lumut lebat; puncak di 1.219 m ditandai tiang putih tua.
SumberSentier du Mont Mou dari Païta (jalur klasik pulang-pergi)
Berat (difficile) — tanjakan curam berkelanjutanJalur paling klasik menuju puncak Mont Mou, dimulai dari ketinggian di atas Païta (±30 menit dari Nouméa). Sekitar 7 km pulang-pergi dengan kenaikan ±950 m: paruh bawah menanjak menembus 'maquis minier' terbuka dengan panorama cepat ke dataran Païta–Dumbéa–Nouméa, lalu masuk ke hutan awan puncak yang dilindungi sebagai cagar botani. Dinilai menuntut karena gradiennya menerus tanpa pemanasan.
SumberPengalaman Pendakian
Catatan pendaki menggambarkan Mont Mou sebagai pendakian sehari yang berat namun memuaskan di dekat Nouméa: tanjakan curam menerus dari ketinggian Païta menembus semak kering 'maquis minier' dengan panorama luas ke dataran pesisir, lalu masuk ke hutan awan puncak yang berselimut lumut. Vlog dan récit kerap menyebut ketinggian 1.219 m, dénivelé sekitar 950 m, jalur ±7 km pulang-pergi (±5 jam), serta penanda dekat puncak berupa makam Maxime Païta dan bangkai pesawat AS tahun 1942. Semua sumber di bawah terverifikasi hidup.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.