GUNUNG · Réunion (Prancis)
Le Dimitile
Sumber
Massif Le Dimitile dilihat dari Bois d'Olive, Réunion — foto kawasan massif dari kejauhan, bukan close-up belvédère puncak. Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 1.837 m
- Negara
- Réunion (Prancis) (RE)
- Lokasi / Pegunungan
- Massif du Piton des Neiges, Hauts komune L'Entre-Deux, di tepi tenggara Cirque de Cilaos, Pulau Réunion
- Tipe Gunung
- Planèze (dataran tinggi lava) di tepi rempart Cirque de Cilaos — bagian dari massif gunung berapi perisai Piton des Neiges yang telah punah, bukan gunung berapi aktif
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- -21.1833, 55.5000
- Kesulitan
- Bervariasi menurut jalur: dari menengah (Sentier Bœuf–La Chapelle, ± 5 jam PP, +700 m) hingga sangat berat (Sentier Bayonne, ± 7,5 jam, +1.700 m) — salah satu pendakian tersulit di Réunion
- Musim Terbaik
- Musim kemarau austral (Mei–November) untuk pandangan terbaik ke Cilaos; berangkat pagi sebelum kabut naik dari cirque
- Izin & Aturan
- Tidak perlu izin khusus; sebagian besar kawasan dilindungi Parc national de La Réunion. Tersedia gîte bagi pendaki dan situs Camp Marron yang dikelola relawan asosiasi Capitaine Dimitile
- Bahaya
- Jalur panjang dan menanjak curam (khususnya Sentier Bayonne), kabut cepat menutup panorama, serta cuaca dingin dan basah di ketinggian; perlu stamina dan start dini hari
Deskripsi
Le Dimitile adalah puncak dataran tinggi setinggi 1.837 m di Hauts komune L'Entre-Deux, di selatan Pulau Réunion (departemen seberang laut Prancis). Ia berdiri di atas sebuah planèze — lidah lava landai sisa massif Piton des Neiges — dan menghadap langsung ke tepi tenggara Cirque de Cilaos; belvédère-nya di sekitar 1.850 m dilengkapi meja orientasi yang memetakan panorama ke arah cirque. Nama gunung diambil dari Dimitile, seorang pemimpin budak pelarian (marron) yang dijuluki 'l'insaisissable' dan menghuni kawasan tinggi ini pada era perbudakan (kira-kira 1715–1848). Warisan itu dihidupkan kembali lewat Camp Marron, ruang museografis terbuka yang merekonstruksi permukiman marron dengan pondok kayu dan daun pandan serta stela peringatan, dikelola relawan asosiasi Capitaine Dimitile di kawasan alami seluas 20 hektar. Setelah penghapusan perbudakan, kawasan ini dihuni 'Petits Blancs des Hauts' yang membudidayakan géranium rosat untuk minyak atsiri sebelum ditinggalkan pasca-siklon 1948. Beberapa jalur pendakian menanjak dari Entre-Deux — antara lain Bœuf–La Chapelle, la Grande Jument, dan Bayonne yang terkenal berat.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Sentier Bayonne
Sangat berat, untuk pendaki berpengalamanJalur di sisi kiri massif ini tercatat sebagai salah satu pendakian tersulit di Réunion: sekitar 8,5 km dengan akumulasi tanjakan lebih dari 1.700 m dalam kurang lebih 7,5 jam. Sangat menuntut dan hanya disarankan bagi pendaki berpengalaman dengan kondisi fisik prima.
SumberSentier Bœuf–La Chapelle (rute termudah)
Menengah, jalur bertandaAkses paling mudah ke belvédère Le Dimitile dari desa Entre-Deux. Menurut Randopitons, jalur naik lewat Sentier Bœuf-Chapelle dan bisa turun via Piste Jean Dubard, dengan beda tinggi sekitar 700 m dan waktu tempuh kurang lebih 5 jam. Berujung pada meja orientasi di sekitar 1.850 m yang menghadap Cirque de Cilaos, dekat situs Camp Marron.
SumberPengalaman Pendakian
Pengalaman mendaki Le Dimitile berpusat pada dua daya tarik: panorama luas ke Cirque de Cilaos dari belvédère puncak, dan wisata sejarah marronage di Camp Marron. Pilihan jalurnya beragam — dari Sentier Bœuf–La Chapelle yang paling mudah hingga Sentier Bayonne yang tercatat sebagai salah satu pendakian terberat di Réunion. Vlog, panduan Randopitons, dan catatan blog berikut menggambarkan variasi rute serta suasana kawasan.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.