GUNUNG · Pakistan
Latok I
SumberGugus Latok dan The Ogre (Baintha Brakk) dilihat dari Gletser Biafo — foto kawasan, memperlihatkan kelompok puncak tempat Latok I berdiri.. Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 7.145 m
- Negara
- Pakistan (PK)
- Lokasi / Pegunungan
- Panmah Muztagh, Pegunungan Karakoram, Gilgit-Baltistan
- Tipe Gunung
- Puncak granit-dan-es tajam (non-vulkanik) — objek alpinisme teknis kelas dunia
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 35.9286, 75.8233
- Kesulitan
- Sangat ekstrem — objek alpine teknis kelas dunia (bukan gunung trekking); hanya untuk ekspedisi alpinis elite
- Musim Terbaik
- Musim panas Karakoram, Juni–Agustus (jendela cuaca stabil paling mungkin)
- Izin & Aturan
- Wajib izin ekspedisi/royalti puncak dari Pakistan (via Gilgit-Baltistan), plus liaison officer. Pendekatan lewat trailhead Askole, menyusuri Gletser Biafo menuju kawasan Baintha/Baintha Lukpar untuk base camp.
- Bahaya
- Longsoran salju dan es; batuan lepas; cuaca Karakoram yang cepat berubah; medan campuran es-batu curam berkepanjangan di atas 6.000 m; ketinggian; serta keterpencilan ekstrem yang membuat penyelamatan sangat sulit (terbukti pada tragedi Glazunov–Gukov 2018).
Deskripsi
Latok I (7.145 m) adalah puncak granit-dan-es yang tajam di gugus Panmah Muztagh, Karakoram, Gilgit-Baltistan, Pakistan. Ia terkenal bukan sebagai tujuan pendakian umum melainkan sebagai salah satu objek alpinisme tersulit di dunia — terutama punggungan utaranya yang menjadi 'masalah besar terakhir' selama empat dekade sejak percobaan Amerika 1978 (Jeff dan George Lowe, Jim Donini, Michael Kennedy). Puncaknya pertama kali dicapai ekspedisi Jepang dari sisi selatan pada 1979, dan baru pada 2018 pendakian kedua terjadi lewat sisi utara oleh Tom Livingstone, Aleš Česen, dan Luka Stražar — tahun yang sama dengan tragedi kematian Sergey Glazunov dan penyelamatan dramatis Alexander Gukov yang terjebak enam hari di ketinggian. Akses dimulai dari desa Askole melewati Gletser Biafo, dan pendakiannya menuntut izin ekspedisi Pakistan serta keahlian alpine ekstrem. Bagi kebanyakan orang, Latok I bukan gunung untuk didaki melainkan tonggak sejarah petualangan yang dikagumi dari kejauhan.
Jalur Pendakian
North Ridge (punggungan utara — 'the last great problem'; jalur pendakian kedua 2018 via col)
Ekstrem / ED+ (mixed alpine berat: es curam, batu, dan medan campuran hingga >7.000 m)Punggungan utara Latok I dijuluki 'masalah besar terakhir' alpinisme — sebuah bilah es-dan-batu vertikal setinggi ~2.500 m yang selama 40 tahun menggagalkan puluhan tim terbaik dunia sejak percobaan Amerika 1978 (Jeff dan George Lowe, Jim Donini, Michael Kennedy). Pada 9 Agustus 2018, Tom Livingstone, Aleš Česen, dan Luka Stražar menembus sekitar tiga perempat punggungan lalu menyeberang ke col dan mencapai puncak dari sisi selatan — pendakian pertama Latok I dari utara sekaligus pendakian kedua ke puncaknya, dianugerahi Piolet d'Or 2019. Jalur ini menuntut kemampuan campuran ekstrem, aklimatisasi, dan jendela cuaca yang stabil.
SumberSouth Face / South Buttress (jalur pendakian pertama 1979 — ekspedisi Jepang)
Sangat berat (dinding tinggi Karakoram, rawan longsoran; gaya ekspedisi berkemah)Pendakian pertama Latok I dicapai ekspedisi Jepang pimpinan Naoki Takada pada 1979 lewat sisi selatan, menyusuri buttress di kiri couloir yang memisahkan Latok I dan Latok III. Base camp didirikan di Gletser Baintha Lukpar (±4.600 m) pada 10 Juni; Camp I sempat hancur diterjang longsoran salju sebelum tim memindahkannya. Dua tim puncak berhasil — 19 Juli dan 22 Juli. Sisi selatan inilah satu-satunya rute yang membawa pendaki ke puncak sejati hingga 2018.
SumberPengalaman Pendakian
Latok I hampir tak pernah didaki — sisi utaranya menjadi 'masalah besar terakhir' alpinisme selama 40 tahun. Karena itu 'pengalaman' di gunung ini bukan vlog santai, melainkan catatan ekspedisi, film dokumenter, dan liputan berita atas usaha-usaha bersejarah: percobaan Amerika 1978, pendakian pertama Jepang 1979 dari selatan, keberhasilan 2018 dari utara oleh Livingstone–Česen–Stražar, serta tragedi tahun yang sama saat Sergey Glazunov tewas dan Alexander Gukov diselamatkan setelah enam hari terjebak. Sumber di bawah — dari American Alpine Journal, Alpinist, PlanetMountain, Explorersweb, hingga film BMC — menuturkan langsung betapa ekstremnya objek ini.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.