← Kembali ke daftar

GUNUNG · Filipina

Kanlaon

Gunung Kanlaon / Canlaon Volcano

Sumber
Kanlaon

Foto: sumber

Informasi

Elevasi
2.435 m
Negara
Filipina (PH)
Lokasi / Pegunungan
Pulau Negros, Visayas
Tipe Gunung
stratovolcano (gunung berapi strato aktif)
Berapi?
Ya — gunung berapi
Koordinat
10.4111, 123.1318
Kesulitan
Menengah–Sulit (Kelas 4, Tingkat 8–9/9)
Musim Terbaik
Maret–Mei dan Oktober–Desember (saat gunung tidak dalam status siaga)
Izin & Aturan
Izin DENR dari Kantor PASu (Park Superintendent) di Canlaon City; hanya pada hari kerja. Biaya: Php 300 (warga Filipina), Php 500 (warga asing). Pemandu wajib. Status penutupan harus dicek sebelum mendaftar karena gunung aktif.
Bahaya
PERHATIAN: Per Desember 2024, Kanlaon berada di bawah Siaga Level 2–3 akibat rangkaian erupsi sejak Juni 2024. Zona Bahaya Permanen (PDZ) 4–6 km dari puncak. Pendakian DITUTUP hingga level siaga turun. Bahaya aktif: semburan abu vulkanik, lontaran batu panas (ballistic projectiles), aliran lahar, gas beracun SO₂. Saat normal pun trek sangat berat dengan medan licin dan lintah.

Deskripsi

Gunung Kanlaon (2.435 mdpl) adalah gunung berapi paling aktif di Filipina bagian tengah dan puncak tertinggi di Kepulauan Visayas, terletak di Pulau Negros. Sebagai stratovolkano dalam Ring of Fire Pasifik, Kanlaon telah mencatat lebih dari 25 erupsi dalam seabad terakhir. Kawah puncaknya yang aktif—dikenal sebagai 'Old Crater'—menjadi tujuan pendaki yang mencari pengalaman mendaki gunung berapi sesungguhnya. Jalur utama adalah Wasay-Guintubdan (3 hari, Kelas 4), melewati Lembah Margaha yang indah bekas kawah tua, serta jalur Guintubdan yang lebih pendek. Namun sejak rangkaian erupsi besar dimulai Juni 2024, seluruh jalur ditutup oleh DENR dan PHIVOLCS dengan zona bahaya 4–6 km. Status terkini harus selalu dicek melalui PHIVOLCS sebelum merencanakan pendakian.

Jalur Pendakian

Jalur Guintubdan (Pulang-Pergi)

Sulit (Kelas 3, Tingkat 7/9)
14.00 km +1850 m 2 hari 1 malam

Jalur masuk-keluar dari Guintubdan, La Carlota City—sekitar 30 menit dari pusat kota. Lebih pendek dan kurang melelahkan dibanding traverse Wasay penuh, tetapi tetap tergolong pendakian berat. Melewati hutan tropis khas Kanlaon dan Lembah Margaha, berakhir di kawah puncak. Cocok bagi pendaki berpengalaman yang ingin Kanlaon dalam waktu terbatas. DITUTUP sejak Juni 2024.

Segmentasi Jalur

  1. 1

    Guintubdan Trailhead → Camp 1 (Margaha Valley approach)

    ↔ 5 km ↑ 800 m ⏱ 4–5 jam 1.385 mdpl

    Hutan tropis dengan keanekaragaman hayati tinggi. Akar dan batu basah, lintah di musim hujan.

  2. 2

    Camp 1 → Lembah Margaha

    ↔ 4 km ↑ 600 m ⏱ 3–4 jam 1.985 mdpl

    Lembah Margaha adalah bekas kawah tua—padang hijau indah di dalam gunung. Lokasi berkemah terbaik.

  3. 3

    Lembah Margaha → Kawah Puncak

    ↔ 3 km ↑ 450 m ⏱ 2–3 jam 2.435 mdpl

    Jalur terbuka dan berbatu menuju kawah aktif. Gas belerang (SO₂) bisa terdeteksi di dekat kawah.

Sumber

Jalur Mapot–Mananawin

Sulit (Kelas 2–4, Tingkat 7/9)
17.00 km +1415 m 3 hari 2 malam

Jalur resmi keempat Kanlaon, berawal di Sitio Mapot (1.020 mdpl), Barangay Maiba, Canlaon City—sisi timur laut gunung. Naik via Pagatpat Camp (2.170 mdpl) menuju kawah puncak, turun via Sitio Mananawin, Barangay Masulog. Jalur turun via Mananawin terkenal sangat curam. Dari puncak terlihat panorama Lembah Margaha, Puncak Makawiwili, dan Pulau Cebu. DITUTUP sejak Juni 2024.

Sumber

Traverse Wasay–Guintubdan

Sangat Sulit (Kelas 4, Tingkat 8–9/9)
22.00 km +1900 m 3 hari 2 malam

Rute Kanlaon paling legendaris dan paling berat: mulai dari Resor Mambucal (Murcia, Negros Occidental) via jalur Wasay, naik melewati hutan dipterokarp dan kamp Harding Sang Balo (Taman Sang Janda) di Hari 1; lalu segmen paling berat—'Killing Me Softly'—dengan 164 rintangan berupa batang pohon dan akar menuju kawah puncak di Hari 2; turun via hutan Guintubdan menuju Twin Falls, La Carlota di Hari 3. Waktu tempuh total 15–16 jam bersih. Jalur ini DITUTUP sejak Juni 2024 akibat erupsi aktif.

Segmentasi Jalur

  1. 1

    Mambucal Resort → Harding Sang Balo Camp

    ↔ 8 km ↑ 700 m ⏱ 7–8 jam 1.700 mdpl

    Hutan dipterokarp lebat. Camp pertama di lembah yang dikenal sebagai 'Taman Sang Janda'. Lintah di musim hujan.

  2. 2

    Harding Sang Balo → Puncak Kawah

    ↔ 6 km ↑ 900 m ⏱ 6–8 jam 2.435 mdpl

    Segmen 'Killing Me Softly': 164 rintangan batang pohon dan bebatuan. Tali bantu di tebing curam. Melewati Margaha Valley sebelum puncak.

  3. 3

    Puncak → Guintubdan Trailhead

    ↔ 8 km ↑ -1850 m ⏱ 5–6 jam 585 mdpl

    Turun via hutan Guintubdan, La Carlota City. Akhiri di dekat Twin Falls.

Sumber

Pengalaman Pendakian

Gunung Kanlaon adalah gunung berapi paling aktif di Filipina bagian tengah dan salah satu pendakian paling menantang di Visayas. Jalur utamanya—Wasay-Guintubdan traverse—terkenal sebagai salah satu trek terberat di Filipina dengan medan curam, ratusan rintangan, dan segmen 'Killing Me Softly'. Lembah Margaha, bekas kawah purba yang kini menjadi padang hijau subur, adalah highlight paling memukau sepanjang rute. PENTING: Sejak erupsi besar Juni 2024, seluruh jalur pendakian ditutup oleh DENR/PHIVOLCS. Pengalaman di bawah ini merupakan dokumentasi dari sebelum penutupan.

Rujukan

Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.

  1. 1 Wikipedia Kanlaon en.wikipedia.org · EN
  2. 2 Wikidata Kanlaon (Q1723814) wikidata.org · EN
  3. 3 Ensiklopedia Kanlaon — Global Volcanism Program volcano.si.edu · EN
  4. 4 Ensiklopedia Mt. Kanlaon — Philippines Hiking trailadventours.com · EN