GUNUNG · Pakistan
Haramosh Peak
Haramosh Peak (ہراموش)
Sumber
Haramosh Peak dilihat dari arah Nanga Parbat — foto puncak dari kejauhan. Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 7.409 m
- Negara
- Pakistan (PK)
- Lokasi / Pegunungan
- Rangkaian Rakaposhi-Haramosh (Karakoram), di atas Lembah Haramosh — Gilgit-Baltistan, Pakistan
- Tipe Gunung
- Puncak es-batuan metamorf/granit Karakoram (non-vulkanik) di rangkaian Rakaposhi-Haramosh
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 35.8414, 74.8978
- Kesulitan
- Sangat sulit & serius (alpinisme teknis) — jarang didaki; es curam, punggung bercornice panjang, dan sejarah kecelakaan mematikan
- Musim Terbaik
- Pertengahan Juni–Agustus (musim panas Karakoram)
- Izin & Aturan
- Wajib izin & royalti puncak dari pemerintah Pakistan (peak >7.000 m) plus operator berlisensi dan porter; pendekatan lewat desa Haramosh/Sassi menuju Lembah Kutwal
- Bahaya
- Longsoran salju dan runtuhan es; punggung bercornice; celah gletser; penyakit ketinggian ekstrem; cuaca badai mendadak dan keterpencilan — gunung ini terkenal lewat tragedi ekspedisi 1957 yang menewaskan dua pendaki
Deskripsi
Haramosh Peak (7.409 m) adalah puncak menonjol di rangkaian Rakaposhi-Haramosh, bagian dari Karakoram, yang menjulang di atas Lembah Haramosh di Gilgit-Baltistan, Pakistan. Gunung ini paling dikenang karena tragedi 1957: ekspedisi mahasiswa Oxford University berubah menjadi upaya penyelamatan yang gagal ketika longsoran menjebak tim, menewaskan Bernard Jillot dan Rae Culbert serta membuat John Emery mengalami radang beku parah — kisah yang diabadikan Ralph Barker dalam buku klasik 'The Last Blue Mountain'. Puncaknya baru berhasil dicapai setahun kemudian, 1958, oleh ekspedisi Austria lewat Haramosh La dan Punggung Timur. Sejak itu Haramosh sangat jarang didaki karena rute teknisnya yang panjang dan berbahaya. Bagi pejalan, kawasan ini kini bisa dijelajahi lewat trek ke Lembah Haramosh dan Danau Kutwal di kaki gunung, tanpa harus mencoba puncaknya. Sebagai gunung non-vulkanik, Haramosh terbentuk dari batuan Karakoram yang terangkat oleh tumbukan lempeng.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Ekspedisi Haramosh Peak — pendekatan Kutwal / Gletser Mani ke Base Camp
Ekspedisi ketinggian menantang (7.409 m)Itinerary ekspedisi berpemandu modern: terbang ke Skardu lalu trek lewat desa Haramosh, Iskere, dan Gletser Mani melewati Danau Kutwal menuju Base Camp Haramosh Peak di hulu Lembah Haramosh, tempat pendakian teknis puncak 7.409 m ditata sebelum kembali lewat Dassu ke Skardu.
SumberPunggung Timur via Haramosh La & Mani Peaks (jalur pendakian pertama 1958)
Alpinisme teknis serius — es curam berkebutuhan tali tetap di dinding puncak Mani Peak II (~700 kaki), plus punggung penghubung panjang yang bercorniceJalur pendakian pertama 1958 menyusuri Lembah Haramosh menuju Base Camp, naik ke Kamp I di Haramosh La (~4.800 m), lalu menembus icefall menuju kamp-kamp lebih tinggi melewati Mani Peaks sebelum menyeberangi punggung panjang bercornice menuju Punggung Timur Haramosh hingga puncak. Ini medan yang sama dengan rekonaisans nahas 1957 dan tetap sangat jarang dicoba.
SumberPengalaman Pendakian
Haramosh Peak (7.409 m) jarang didaki, sehingga pengalaman nyata terbagi dua: catatan bersejarah tentang tragedi 1957 dan pendakian pertama 1958, serta trek modern ke Lembah Haramosh dan Danau Kutwal di kaki gunung. Sumber-sumber berikut terverifikasi hidup dan mendokumentasikan pengalaman nyata di gunung serta kawasannya.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.