GUNUNG · Indonesia
Gunung Mesehe
Sumber—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 1.344 m
- Negara
- Indonesia (ID)
- Lokasi / Pegunungan
- Deretan pegunungan barat Bali, Kabupaten Jembrana/Buleleng, Bali
- Tipe Gunung
- Puncak hutan pegunungan di deretan gunung barat Pulau Bali (perbatasan Jembrana–Buleleng)
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- -8.2690, 114.7720
- Kesulitan
- Jarang didaki dan minim jalur resmi; medan hutan pegunungan yang lebat. Rute yang lebih dikenal justru menuju Air Terjun Yeh Mesehe di lerengnya, yang menuntut sekitar 6 jam berjalan melewati jalan setapak di tepi tebing dan jurang
- Musim Terbaik
- Musim kemarau, sekitar April–Oktober
- Izin & Aturan
- Berada di kawasan hutan (KPH Bali Barat) di wilayah Jembrana; pendakian dan kunjungan ke air terjun sebaiknya lewat pemandu/warga lokal dan mengikuti aturan kawasan hutan setempat
- Bahaya
- Hutan lebat dan medan terjal, jalan setapak menyusuri tebing dan jurang menuju air terjun, minim penanda jalur, serta cuaca lembap khas pegunungan tropis
Deskripsi
Gunung Mesehe (1.344 m) adalah salah satu puncak tertinggi di deretan pegunungan barat Pulau Bali, membentang di perbatasan Kabupaten Jembrana dan Buleleng. Menurut basis data PeakVisor, gunung ini menempati peringkat ke-25 tertinggi dari 365 puncak di Bali dengan prominensi sekitar 474 m; tetangga tertingginya adalah Gunung Patas (1.347 m) sekitar 4,9 km ke arah timur. Gunung Mesehe jarang dijadikan tujuan pendakian dan nyaris tak memiliki jalur resmi, sehingga namanya justru lebih dikenal lewat Air Terjun Yeh Mesehe (Yeh = air dalam bahasa Bali) yang berhulu di kawasan hutan lerengnya. Air terjun ini, yang secara administratif berada di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, sering disebut sebagai air terjun tertinggi di Bali — perkiraan tingginya sekitar 100 meter, bahkan ada yang menaksir lebih dari 150 meter — dan tergolong belum terjamah karena aksesnya hanya berupa jalan setapak menyusuri tebing dan jurang dengan waktu tempuh sekitar enam jam. Kawasan ini berada dalam pengelolaan hutan (KPH) Bali Barat.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.