GUNUNG · Jepang
Gunung Kisokomagatake
木曽駒ヶ岳 (Kisokoma-ga-take)
Sumber
Gunung Kisokomagatake (2.956 m) dilihat dari Utsugidake — puncak tertinggi Alpen Tengah Jepang. Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 2.956 m
- Negara
- Jepang (JP)
- Lokasi / Pegunungan
- Pegunungan Kiso (Alpen Tengah / Central Alps), Prefektur Nagana, wilayah Chūbu
- Tipe Gunung
- Puncak granit tertinggi di Pegunungan Kiso (Alpen Tengah Jepang); salah satu 100 Gunung Terkenal Jepang
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 35.7894, 137.8044
- Kesulitan
- Mudah–menengah: kereta gantung Komagatake mengangkat pendaki ke Senjōjiki Cirque (2.612 m), menyisakan ~350 m tanjakan; tanjakan Hatchōzaka cukup curam & berbatu, tetapi jalur pendek dan jelas
- Musim Terbaik
- Awal Juli–awal Oktober (bebas salju, bunga alpine musim panas & dedaunan musim gugur di Senjōjiki)
- Izin & Aturan
- Tanpa izin khusus; akses via kereta gantung Komagatake dari Shirabidaira (naik bus dari Sugadaira Bus Center — kendaraan pribadi dibatasi). Ada pondok gunung & kemah
- Bahaya
- Ketinggian ~2.900 m (mabuk ketinggian bila naik cepat via kereta gantung), cuaca alpine berubah cepat & kabut, tanjakan berbatu Hatchōzaka licin saat basah, sisa salju/es awal-akhir musim, dan keramaian padat di puncak musim
Deskripsi
Gunung Kisokomagatake (木曽駒ヶ岳; 2.956 m) adalah puncak tertinggi di Pegunungan Kiso, punggung utama Alpen Tengah Jepang di Prefektur Nagano, dan termasuk dalam 100 Gunung Terkenal Jepang. Tersusun dari granit, bagian atasnya berada di atas garis pohon dengan padang alpine yang kaya bunga langka seperti komausuyukisō (edelweiss Shinano). Daya tarik utamanya adalah aksesnya yang luar biasa mudah: kereta gantung Komagatake — dengan beda tinggi terbesar di Jepang (~950 m) — mengangkat pengunjung dalam hitungan menit ke stasiun Senjōjiki di ketinggian ~2.612 m, tepat di dalam Senjōjiki Cirque, sebuah lembah tapal kuda glasial yang terkenal karena hamparan bunga di musim panas dan dedaunan merah menyala di musim gugur. Dari sana hanya tersisa beberapa ratus meter tanjakan — melewati tanjakan curam Hatchōzaka dan pertigaan Norikoshi Jōdo, lalu menyusuri puncak Nakadake — untuk mencapai puncak Kisokomagatake. Terdapat lima pondok gunung, satu hotel (Hotel Senjōjiki, salah satu yang tertinggi di Jepang), dan area kemah, menjadikannya tujuan pendakian alpine yang ramah pemula sekaligus basis menjelajah puncak-puncak sekitarnya seperti Hōken-dake.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Rute Senjōjiki Cirque — Kereta gantung → Senjōjiki (2.612 m) → Hatchōzaka → Norikoshi Jōdo → Nakadake → Puncak Kisokomagatake (2.956 m)
Mudah–menengah: jalur pendek & jelas, tetapi tanjakan Hatchōzaka curam dan berbatu; tanpa bagian teknisRute paling populer memanfaatkan kereta gantung Komagatake (beda tinggi terbesar di Jepang, ~950 m) yang naik dari Shirabidaira ke stasiun Senjōjiki (~2.612 m) — dijangkau dengan bus dari Sugadaira Bus Center karena kendaraan pribadi dibatasi. Dari Senjōjiki, jalur mengitari tepi Senjōjiki Cirque lalu menanjak tajam di Hatchōzaka menuju pertigaan Norikoshi Jōdo di punggung utama. Dari sini pendaki melewati puncak Nakadake dan turun-naik singkat sebelum mencapai puncak Kisokomagatake (2.956 m). Sekali jalan umumnya 1,5–2 jam; banyak yang menuntaskannya pulang-hari, tetapi bermalam di pondok gunung memungkinkan menikmati bintang dan matahari terbit. Musim terbaik awal Juli–awal Oktober; di luar itu kereta gantung tetap beroperasi namun medan atas bisa bersalju/es dan menuntut perlengkapan musim dingin.
Segmentasi Jalur
- 1
Stasiun Senjōjiki → Norikoshi Jōdo (via Hatchōzaka)
Tanjakan curam & berbatu Hatchōzaka dari tepi Senjōjiki Cirque ke punggung utama
- 2
Norikoshi Jōdo → Nakadake → Puncak Kisokomagatake (2.956 m)
Menyusuri punggung melewati puncak Nakadake ke titik tertinggi Alpen Tengah; udara tipis & terbuka
Pengalaman Pendakian
Kisokomagatake populer karena kereta gantung Komagatake mengangkat pendaki langsung ke Senjōjiki Cirque yang menakjubkan, menyisakan tanjakan pendek ke puncak Alpen Tengah. Rekaman berikut pengalaman nyata pendaki Jepang: pendakian pulang-hari dari Senjōjiki, tanjakan Hatchōzaka, sirkuit Nakadake–Kisokoma–Hōken, hingga kemah di ketinggian dan warna musim gugur yang memukau.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.