GUNUNG · Indonesia
Gunung Durenrenteng
Bukit Durenrenteng
Sumber
Curug Leses di kaki Bukit Durenrenteng, Desa Candirenggo, Kebumen — foto kawasan, bukan puncak bukitnya (foto: Andrianto Androzmeda, CC BY-SA 4.0). Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 234 m
- Negara
- Indonesia (ID)
- Lokasi / Pegunungan
- Kawasan Karst Gombong Selatan, Pegunungan Serayu Selatan
- Tipe Gunung
- Bukit kapur (karst) rendah — bagian Kawasan Karst Gombong Selatan
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- -7.7028, 109.4056
- Kesulitan
- Ringan — bukit rendah tanpa jalur pendakian resmi; yang lazim dikunjungi adalah Curug Leses di kakinya, bukan puncaknya
- Musim Terbaik
- Kemarau (Mei–September). Pada musim hujan debit air terjun besar tetapi jalan setapak tanah dan batu kapur menjadi sangat licin.
- Izin & Aturan
- Tidak ada pos pendakian maupun tiket resmi untuk bukitnya. Akses melewati kebun dan permukiman warga Desa Candirenggo — pamit kepada warga setempat dan tanyakan arah karena penunjuk jalan minim.
- Bahaya
- Batu kapur licin dan tajam, tebing serta lubang gua khas kawasan karst, jalur tidak bertanda, aliran sungai yang bisa naik cepat saat hujan di hulu.
Deskripsi
Gunung Durenrenteng — dalam sumber lokal biasa disebut Bukit Durenrenteng — adalah bukit kapur rendah di Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dekat batas dengan Desa Tlogosari. Bukit ini termasuk Kawasan Karst Gombong Selatan; Pemerintah Kabupaten Kebumen menyebutnya berdampingan dengan Bukit Peok dan Bukit Endrakila sebagai puncak-puncak karst di wilayah desa tersebut, kawasan yang dicirikan banyak gua dan sungai bawah tanah. Durenrenteng bukan tujuan pendakian: ia lebih dikenal sebagai hulu — sungai yang mengaliri Curug Leses berasal dari bukit ini, dan air terjun itulah, bersama Curug Gemawang serta Gua Petruk di sekitarnya, yang menjadi tujuan pengunjung. Nama Durenrenteng juga melekat pada sebuah gua di Desa Candirenggo. Akses umumnya dari jalur nasional ke arah Gua Jatijajar–Gua Petruk–Pantai Logending, lalu masuk melalui Desa Candirenggo melewati SDN 2 Candirenggo menuju Curug Gemawang sebelum naik ke Curug Leses. Datanya terbatas dan angka ketinggiannya perlu dibaca hati-hati: artikel Pemkab Kebumen menyebut 234 mdpl, sementara model elevasi digital global memberi sekitar 208 m pada titik puncak versi OpenStreetMap — titik yang sendirinya berasal dari impor gazetteer NGA-GNS, bukan survei lapangan. Sampai saat ini tidak ditemukan catatan pendakian maupun jalur resmi ke puncaknya.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.
- 1 Situs Resmi Tebing Kandangan, Desa Candirenggo (6 Februari 2020) — menyebut Bukit Peok, Bukit Durenrenteng, dan Bukit Endrakila sebagai puncak Kawasan Karst Gombong Selatan kebumenkab.go.id · ID
- 2 Situs Resmi Menilik Curug Leses di kaki Bukit Durenrenteng (29 Januari 2015) — Bukit Durenrenteng 234 mdpl sebagai hulu sungai Curug Leses, rute akses via Candirenggo www2.kebumenkab.go.id · ID
- 3 Ensiklopedia Candirenggo, Ayah, Kebumen — profil desa, ketinggian wilayah 5–200 mdpl, puncak-puncak karst desa id.wikipedia.org · ID
- 4 Ensiklopedia Node 1070155213 — natural=peak, Gunung Durenrenteng (impor gazetteer NGA-GNS) openstreetmap.org · EN
- 5 Ensiklopedia Q25109099 — Durenrenteng, bukit di Jawa Tengah, Indonesia wikidata.org · EN
- 6 Ensiklopedia Elevasi DEM (Copernicus) pada titik puncak: 208 m api.open-meteo.com · EN
- 7 Blog Menilik Curug Leses di kaki Bukit Durenrenteng — catatan lokal tentang rute dan kondisi jalur lintaskebumen.wordpress.com · ID