GUNUNG · Indonesia
Gunung Abang
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 2.151 m
- Negara
- Indonesia (ID)
- Lokasi / Pegunungan
- Dinding kaldera Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali
- Tipe Gunung
- Puncak tertinggi di dinding kaldera Batur
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- -8.2802, 115.4295
- Kesulitan
- Menengah — jalur hutan menanjak, ada bagian licin & memanjat; ±2,5–3,5 jam ke puncak via Suter
- Musim Terbaik
- Musim kemarau (April–Oktober); mulai dini hari untuk matahari terbit
- Izin & Aturan
- Registrasi & tiket di jalur Suter sekitar Rp24.000/orang (mencakup sumbangan DTW, karcis kawasan hutan lindung, dan asuransi)
- Bahaya
- Jalur licin akibat embun di hutan pinus, bagian yang harus dipanjat, kabut tebal, dan minimnya sumber air di sepanjang jalur
Deskripsi
Gunung Abang (2.151 m) adalah puncak tertinggi ketiga di Bali setelah Gunung Agung dan Gunung Batukaru, sekaligus titik tertinggi di dinding kaldera Batur yang mengelilingi Danau Batur di Kintamani, Kabupaten Bangli. Berbeda dari tetangganya Gunung Batur yang ramai, Abang tergolong sepi dan menawarkan pendakian hutan yang lebih tenang. Jalur paling umum dimulai dari Desa Suter, menembus hutan lindung dengan pohon pinus, dan menempuh sekitar 2,5–3,5 jam ke puncak. Ciri khas gunung ini adalah pura-pura yang menandai pos-pos pendakian — tempat pendaki beristirahat sekaligus lokasi warga bersembahyang — mencerminkan status Abang sebagai gunung yang disakralkan. Dari puncak dan punggungannya terbuka pemandangan kaldera Batur, Danau Batur, hingga Gunung Agung di kejauhan.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Jalur lintas via Bukit Trunyan
Menengah — punggungan & padang sabanaAlternatif lintas dari sisi Bukit Trunyan yang menyusuri punggungan dan padang sabana dengan panorama terbuka ke kaldera Batur, Danau Batur, dan Gunung Agung. Cocok bagi pendaki yang ingin variasi pemandangan di luar jalur hutan Suter.
SumberVia Desa Suter (jalur utama)
Menengah — hutan menanjak, ada bagian licin & memanjatJalur paling banyak digunakan, dimulai dari Desa Suter melewati kawasan Museum Geopark Batur. Kendaraan berakhir di sekitar Pura Munggu, lalu jalur menembus hutan lindung berpohon pinus. Jam pertama relatif landai; setelah pos dua terdapat bagian yang harus dipanjat dan cenderung licin karena embun, sehingga disarankan bersepatu ber-grip baik. Tiap pos ditandai pura yang menjadi tempat istirahat sekaligus lokasi sembahyang warga.
SumberPengalaman Pendakian
Pengalaman pendakian Gunung Abang banyak didokumentasikan lewat jalur Desa Suter yang paling populer, dengan pendaki menembus hutan pinus berkabut, melewati pos-pos yang ditandai pura, dan menuntaskan bagian menanjak yang licin dan kadang harus dipanjat. Sejumlah kreator menegaskan Abang sebagai puncak tertinggi ketiga di Bali yang relatif sepi dibanding Batur, sehingga terasa lebih tenang dan alami. Ada pula dokumentasi jalur lintas dari sisi Bukit Trunyan yang menampilkan padang sabana dan punggungan dengan panorama kaldera Batur, Danau Batur, hingga Gunung Agung.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.