GUNUNG · Indonesia
Gunung Abang
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 2.152 m
- Negara
- Indonesia (ID)
- Lokasi / Pegunungan
- Tepi timur Kaldera Batur, Kabupaten Bangli, Bali
- Tipe Gunung
- Puncak tepi kaldera vulkanik (dorman)
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- -8.2802, 115.4295
- Kesulitan
- Menengah — medan hutan tropis, jalur kurang bertanda, memerlukan 5–6 jam PP
- Musim Terbaik
- April–Oktober (musim kemarau); visibilitas dan jalur terbaik
- Izin & Aturan
- Tidak ada izin resmi yang diwajibkan; pemandu lokal sangat dianjurkan (tarif sekitar Rp500.000)
- Bahaya
- Jalur licin saat hujan, lintah di musim basah, pohon tumbang, penanda jalur minim
Deskripsi
Gunung Abang adalah puncak tertinggi di tepi timur Kaldera Batur dan merupakan puncak ketiga tertinggi di Bali, dengan ketinggian 2.152 meter. Berlokasi di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, gunung ini merupakan sisa dinding kaldera dari gunung purba yang jauh lebih besar sebelum runtuh ribuan tahun lalu. Status vulkaniknya saat ini dorman — erupsi terakhir tercatat pada 1968. Jalur pendakian sepanjang sekitar 14 km pulang-pergi melewati hutan tropis rapat dan membutuhkan waktu 5–6 jam. Penanda jalur relatif minim dibanding gunung-gunung populer di Bali, sehingga pemandu lokal sangat dianjurkan. Dari puncak, pendaki dapat menikmati panorama Danau Batur, kaldera Batur, dan Gunung Agung di kejauhan. Gunung ini menawarkan pengalaman pendakian yang lebih sunyi dibanding Agung atau Batur yang ramai dikunjungi.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Jalur lintas via Bukit Trunyan
Menengah — punggungan & padang sabanaAlternatif lintas dari sisi Bukit Trunyan yang menyusuri punggungan dan padang sabana dengan panorama terbuka ke kaldera Batur, Danau Batur, dan Gunung Agung. Cocok bagi pendaki yang ingin variasi pemandangan di luar jalur hutan Suter.
SumberVia Desa Suter (jalur utama)
Menengah — hutan menanjak, ada bagian licin & memanjatJalur paling banyak digunakan, dimulai dari Desa Suter melewati kawasan Museum Geopark Batur. Kendaraan berakhir di sekitar Pura Munggu, lalu jalur menembus hutan lindung berpohon pinus. Jam pertama relatif landai; setelah pos dua terdapat bagian yang harus dipanjat dan cenderung licin karena embun, sehingga disarankan bersepatu ber-grip baik. Tiap pos ditandai pura yang menjadi tempat istirahat sekaligus lokasi sembahyang warga.
SumberPengalaman Pendakian
Pengalaman pendakian Gunung Abang banyak didokumentasikan lewat jalur Desa Suter yang paling populer, dengan pendaki menembus hutan pinus berkabut, melewati pos-pos yang ditandai pura, dan menuntaskan bagian menanjak yang licin dan kadang harus dipanjat. Sejumlah kreator menegaskan Abang sebagai puncak tertinggi ketiga di Bali yang relatif sepi dibanding Batur, sehingga terasa lebih tenang dan alami. Ada pula dokumentasi jalur lintas dari sisi Bukit Trunyan yang menampilkan padang sabana dan punggungan dengan panorama kaldera Batur, Danau Batur, hingga Gunung Agung.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.