GUNUNG · Austria
Grossglockner
Großglockner
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 3.798 m
- Negara
- Austria (AT)
- Lokasi / Pegunungan
- Kelompok Glockner, Pegunungan Hohe Tauern — Alpen Timur Tengah
- Tipe Gunung
- Puncak piramida batu beraklimatisasi tinggi dengan jalur berglasir (non-vulkanik)
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 47.0745, 12.6938
- Kesulitan
- Berat & beraklimatisasi tinggi (hochtour): jalur normal bertingkat PD dengan gletser ±35° dan panjat batu UIAA II di bagian punggungan puncak; menuntut crampon, kapak es, tali, dan teknik penyelamatan crevasse
- Musim Terbaik
- Pertengahan Juni–September (kondisi gletser & cuaca paling stabil)
- Izin & Aturan
- Tanpa izin pendakian formal; reservasi pondok (Stüdlhütte, Erzherzog-Johann-Hütte/Adlersruhe) wajib di musim ramai. Pemandu gunung bersertifikat sangat dianjurkan bagi yang belum berpengalaman hochtour
- Bahaya
- Crevasse di gletser Ködnitzkees, eksposur tinggi & jatuhan di punggungan puncak, perubahan cuaca cepat, beku & angin kencang, kemacetan pendaki di musim ramai pada seksi bertali tetap
Deskripsi
Grossglockner (3.798 m) adalah gunung tertinggi di Austria, berdiri di perbatasan Carinthia (Kärnten) dan Tirol Timur sebagai puncak utama Kelompok Glockner di Pegunungan Hohe Tauern. Bentuknya yang menyerupai piramida memiliki dua puncak — Grossglockner dan Kleinglockner (3.770 m) — yang dipisahkan celah Glocknerscharte. Di lereng timurnya membentang Pasterze, gletser terpanjang di Austria. Pendakian pertamanya tercatat pada 28 Juli 1800. Gunung ini punya keunggulan topografis luar biasa: prominensinya termasuk tertinggi kedua di seluruh Alpen. Jalur normal pendakiannya adalah hochtour beraklimatisasi tinggi dari Stüdlhütte lewat gletser Ködnitzkees menuju Erzherzog-Johann-Hütte (Adlersruhe, 3.454 m — pondok tertinggi di Austria), lalu menyusuri punggungan batu dan salju berekposur ke puncak. Bagi wisatawan non-pendaki, kawasan ini terkenal lewat Jalan Pegunungan Tinggi Grossglockner yang dibangun pada 1930-an.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Normalweg (jalur normal) via Stüdlhütte & Adlersruhe
PD; gletser hingga ±35° dan panjat batu UIAA II di punggungan puncak, beberapa seksi bertali tetapJalur pendakian paling umum. Dari Lucknerhaus/Kals naik ke Stüdlhütte (2.802 m), lalu menyeberangi gletser Ködnitzkees ke Erzherzog-Johann-Hütte (Adlersruhe, 3.454 m) — pondok tertinggi di Austria. Dari sana punggungan batu dan salju berekposur melewati Kleinglockner dan celah Glocknerscharte menuju puncak. Menuntut crampon, kapak es, tali, dan teknik penyelamatan crevasse; umumnya dengan pemandu bagi yang belum berpengalaman hochtour.
Segmentasi Jalur
- 1
Lucknerhaus → Stüdlhütte
Pendekatan jalan setapak ke pondok dasar
- 2
Stüdlhütte → Erzherzog-Johann-Hütte (Adlersruhe)
Menyeberangi gletser Ködnitzkees; pondok tertinggi di Austria
- 3
Adlersruhe → Kleinglockner → puncak Grossglockner
Punggungan batu & salju berekposur, seksi bertali tetap, melewati Glocknerscharte
Stüdlgrat (punggungan barat daya) — alternatif teknis
AD; panjat batu berekposur (hingga UIAA III) di sepanjang punggungan, lebih teknis dari NormalwegAlternatif klasik yang lebih teknis daripada jalur normal, menyusuri punggungan barat daya (Stüdlgrat) dengan panjat batu berekposur sepanjang punggungan menuju puncak. Cocok bagi pendaki berpengalaman yang menguasai panjat alpine; umumnya dengan pemandu.
SumberPengalaman Pendakian
Mendaki Grossglockner (3.798 m) adalah hochtour beraklimatisasi tinggi, bukan trek biasa. Jalur paling umum adalah Normalweg: bermalam di Stüdlhütte (2.802 m), berangkat dini hari menyeberangi gletser Ködnitzkees menuju Erzherzog-Johann-Hütte (Adlersruhe, 3.454 m), lalu menyusuri punggungan batu dan salju berekposur dengan beberapa seksi bertali tetap melewati Kleinglockner dan celah Glocknerscharte ke puncak. Alternatif yang lebih menantang adalah punggungan Stüdlgrat. Para pendaki menekankan perlunya penguasaan crampon, kapak es, tali, teknik penyelamatan crevasse, aklimatisasi, dan umumnya menyewa pemandu gunung bagi yang belum berpengalaman.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.