GUNUNG · Norwegia
Glittertind
Glittertinden
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 2.465 m
- Negara
- Norwegia (NO)
- Lokasi / Pegunungan
- Pegunungan Jotunheimen, Norwegia tengah — dekat Galdhøpiggen; taman nasional Jotunheimen
- Tipe Gunung
- Puncak batuan berselimut gletser (topi es Glitterbreen) non-vulkanik; gunung tertinggi kedua di Norwegia & Eropa Utara
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 61.6519, 8.5544
- Kesulitan
- Menengah (hiking gunung tinggi non-teknis); menyeberangi gletser Glitterbreen dari sisi Glitterheim, atau jalur batu dari Spiterstulen; tidak teknis tetapi panjang dan terpapar cuaca
- Musim Terbaik
- Pertengahan Juli–September; di luar itu salju, es, dan cuaca ekstrem membutuhkan keahlian alpine
- Izin & Aturan
- Tanpa izin; menginap di DNT (Spiterstulen/Glitterheim) dianjurkan; pemandu diperlukan bila menyeberangi gletser bersalju
- Bahaya
- Cuaca gunung Jotunheimen yang cepat berubah (kabut, angin, badai salju bahkan musim panas), celah gletser di Glitterbreen, hipotermia, jarak pandang buruk di puncak bertopi es yang luas dan datar
Deskripsi
Glittertind (Glittertinden; 2.465 m termasuk topi es puncak) adalah gunung tertinggi kedua di Norwegia sekaligus di Eropa Utara, hanya kalah dari Galdhøpiggen yang berjarak tak jauh di pegunungan Jotunheimen. Ciri khasnya adalah topi es abadi Glitterbreen yang menyelimuti puncak; secara historis lapisan es inilah yang pernah membuat Glittertind dianggap lebih tinggi dari Galdhøpiggen, meski kini pencairan gletser mengubah angka pastinya (batuan puncak sekitar 2.452 m). Berbeda dari puncak-puncak Alpen yang teknis, Glittertind adalah pendakian gunung tinggi non-teknis yang sangat populer di kalangan pehiking Norwegia dan mancanegara. Dua titik awal utama adalah Spiterstulen (dari barat/selatan, jalur batu tanpa gletser) dan Glitterheim (dari timur, yang klasik menyeberangi gletser Glitterbreen bersalju menuju punggungan puncak). Meski tidak menuntut teknik memanjat, gunung ini tetap serius: cuaca Jotunheimen bisa berubah drastis dalam hitungan menit, dan puncak bertopi es yang luas serta datar bisa membingungkan saat kabut turun. Panorama dari puncak mencakup Galdhøpiggen, Besshøe, dan lautan puncak Jotunheimen.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Jalur dari Spiterstulen (barat) — jalur batu tanpa gletser
Menengah; hiking gunung tinggi non-teknis, panjang dan terpapar cuaca, tanpa penyeberangan gletserJalur pendakian Glittertind yang paling populer dan paling mudah diakses. Dimulai dari pondok DNT Spiterstulen (±1.100 m) di Visdalen, jalur bermarkah naik melalui lereng dan punggungan batu menuju puncak, umumnya tanpa harus menyeberangi gletser bersalju. Total pulang-pergi sekitar 5–7 jam dengan kenaikan lebih dari 1.300 meter. Meski non-teknis, rute ini panjang dan sangat terpapar cuaca Jotunheimen yang cepat berubah; pendaki disarankan membawa peta, kompas/GPS, dan pakaian hangat bahkan di musim panas. Puncak bertopi es yang luas dan datar bisa membingungkan saat kabut turun.
Segmentasi Jalur
- 1
Spiterstulen → lereng bawah
Jalur bermarkah menanjak dari dasar lembah Visdalen
- 2
Lereng → punggungan puncak
Medan batu makin terbuka dan terpapar angin
- 3
Punggungan → puncak bertopi es
Puncak luas dan datar berselimut es; hati-hati saat kabut/jarak pandang buruk
Jalur klasik dari Glitterheim (timur) via gletser Glitterbreen
Menengah–menantang; menyeberangi gletser bersalju Glitterbreen, butuh kewaspadaan celahJalur bersejarah dan paling ikonik menuju puncak Glittertind. Dari pondok DNT Glitterheim di sisi timur, rute naik lalu menyeberangi gletser bersalju Glitterbreen sebelum mencapai punggungan puncak bertopi es. Karena melewati gletser, jalur ini lebih menuntut daripada rute Spiterstulen — di kondisi bersalju disarankan bergerak bertali dan waspada terhadap celah tersembunyi. Rute inilah yang secara tradisional menegaskan karakter Glittertind sebagai puncak 'bertopi es'. Total pulang-pergi sekitar 6–8 jam tergantung kondisi salju dan cuaca.
SumberPengalaman Pendakian
Mendaki Glittertind adalah pendakian gunung tinggi non-teknis yang panjang namun sangat memuaskan, dan menjadi salah satu tur paling populer di Jotunheimen. Dua basis utama adalah Spiterstulen dan Glitterheim (keduanya pondok DNT). Dari Spiterstulen, jalur naik lewat punggungan batu tanpa gletser dan umumnya butuh 5–7 jam pulang-pergi; dari Glitterheim, rute klasik menyeberangi gletser Glitterbreen yang bersalju sebelum mencapai punggungan puncak. Para pehiking berulang kali menyoroti dua hal: keindahan puncak bertopi es yang unik, dan betapa cepat cuaca Jotunheimen berubah — banyak yang mencapai puncak dalam kabut tebal tanpa pemandangan, lalu turun ketika langit tiba-tiba cerah. Di puncak yang luas dan datar, jarak pandang buruk bisa membingungkan, sehingga banyak yang menyarankan membawa peta, kompas/GPS, dan pakaian hangat bahkan di musim panas. Bagi yang beruntung dengan cuaca cerah, panorama Galdhøpiggen dan lautan puncak Jotunheimen menjadi hadiah utama.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.