GUNUNG · Nepal
Chamlang
चामलाङ (Chamlang)
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 7.319 m
- Negara
- Nepal (NP)
- Lokasi / Pegunungan
- Mahalangur Himal (Bagian Barun), Himalaya
- Tipe Gunung
- Puncak orogenik Himalaya (non-vulkanik)
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 27.7758, 86.9800
- Kesulitan
- Sangat teknis (ABO/ED di jalur dinding) — es & mixed climbing, punggungan panjang, kawasan terpencil
- Musim Terbaik
- Musim semi (April–Mei) & musim gugur (Oktober–November)
- Izin & Aturan
- Izin pendakian pemerintah Nepal + biaya Taman Nasional Makalu-Barun
- Bahaya
- Dinding es & batu curam, medan terpencil tanpa evakuasi cepat, cuaca ekstrem, ketinggian >7.000 m, longsoran salju
Deskripsi
Chamlang adalah puncak setinggi 7.319 meter di Mahalangur Himal (bagian Barun) di Nepal timur, berdiri sekitar 16 km barat daya Makalu di kawasan Hongu/Barun yang terpencil. Massif ini memiliki tiga puncak — utama (7.319 m), timur (7.235 m), dan tengah (7.180 m) — dengan dinding barat laut yang tinggi dan curam. Puncak utama pertama kali didaki pada 31 Mei 1962 oleh Klub Alpine Akademik Hokkaido (Jepang) melalui Punggungan Selatan. Gunung ini jarang didaki karena kesulitan teknis dan keterpencilannya, sehingga menjadi objek yang sangat dihargai kalangan alpinis. Pada Mei 2019, pendaki Ceko Marek Holeček dan Zdeněk Hák menuntaskan pendakian pertama Dinding Barat Laut sepanjang ~2.000 m dengan gaya alpine — dinamai 'UFO Line' — dan meraih Piolet d'Or 2020.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Dinding Barat Laut — 'UFO Line' (rute baru 2019)
ABO (M6, WI5), sekitar 2.000 m ketinggian, gaya alpine'UFO Line' adalah pendakian pertama Dinding Barat Laut Chamlang secara lengkap, dibuka oleh pendaki Ceko Marek Holeček dan Zdeněk Hák pada 17–23 Mei 2019 dengan gaya alpine. Rute setinggi ~2.000 m ini menembus mixed climbing kelas M6 dan es WI5, dinamai 'UFO' sebagai penghormatan pada pendakian Messner/Scott di sisi utara tahun 1981. Pendakian ini meraih Piolet d'Or 2020 dan turun melalui punggungan selatan. Rute ini murni objek elit alpinisme, TIDAK untuk pendakian komersial.
SumberPunggungan Barat (West Ridge)
Punggungan salju/es alpine HimalayaPunggungan Barat menjadi jalur pendakian kedua ke puncak utama Chamlang, dituntaskan pada 1986 oleh ekspedisi Jepang. Pada 1990, ekspedisi Jerman kemudian mendaki kombinasi Dinding Barat Laut dengan Dinding Barat. Jalur punggungan ini menuntut kemampuan pendakian salju dan es di ketinggian tinggi serta logistik ekspedisi di medan terpencil.
SumberPunggungan Selatan (South Ridge) — rute pendakian pertama
Ekspedisi salju/es Himalaya — punggungan panjang, paparan ketinggian >7.000 m, akses jauhPunggungan Selatan adalah jalur pendakian pertama Chamlang, menuju puncak utama 7.319 m, yang berhasil didaki pada 31 Mei 1962 oleh Klub Alpine Akademik Hokkaido dari Jepang. Massif Chamlang memiliki tiga puncak (utama 7.319 m, timur 7.235 m, tengah 7.180 m) dan berdiri sekitar 16 km barat daya Makalu di kawasan Hongu/Barun Nepal timur yang sangat terpencil. Pendekatan panjang melalui Taman Nasional Makalu-Barun serta minimnya jalur evakuasi cepat membuat jalur ini hanya cocok untuk tim ekspedisi berpengalaman.
SumberPengalaman Pendakian
Chamlang (7.319 m) di Mahalangur Himal adalah puncak Himalaya yang jarang didaki — terpencil, teknis, dan sangat dihargai kalangan alpinis. Kumpulan tautan berikut mendokumentasikan pendakian dan ekspedisi nyata di gunung ini: mulai dari film peraih Piolet d'Or 2020 atas pendakian pertama Dinding Barat Laut 'UFO Line', rekaman Punggungan Barat oleh pendaki Jepang, dokumentasi aklimatisasi ekspedisi berbahasa Spanyol, hingga catatan American Alpine Journal dan PlanetMountain. Semua tautan telah diverifikasi hidup dari data publik.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.