GUNUNG · Nepal
Baruntse
बारुन्त्से (Baruntse)
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 7.129 m
- Negara
- Nepal (NP)
- Lokasi / Pegunungan
- Mahalangur Himal (Bagian Barun), Himalaya
- Tipe Gunung
- Puncak orogenik Himalaya (non-vulkanik)
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 27.8723, 86.9794
- Kesulitan
- Teknis tinggi (AD+) — gletser, es curam 50°, tebing es ~7.000 m
- Musim Terbaik
- Musim gugur (September–November) & musim semi (April–Mei)
- Izin & Aturan
- Permit pendakian pemerintah Nepal + biaya taman nasional Makalu-Barun
- Bahaya
- Tebing es curam (~50°) di ketinggian 7.000 m, longsoran salju, cuaca tak menentu, paparan dataran tinggi >7.000 m
Deskripsi
Baruntse adalah puncak bersalju setinggi 7.129 meter di rentang Mahalangur Himal, Nepal timur, t挟apit antara Makalu dan kawasan Everest di atas Lembah Barun yang terpencil. Gunung ini memiliki empat puncak dan empat punggungan utama, dibatasi oleh Gletser Hunku di selatan, Gletser Barun di timur, dan Gletser Imja di barat laut. Baruntse adalah salah satu gunung 7.000-an yang populer sebagai latihan menuju delapan-ribuan karena kombinasi uniknya antara perjalanan gletser, pendakian es teknis, dan ketinggian ekstrem. Pendakian pertama dilakukan pada 30 Mei 1954 melalui jalur tenggara oleh ekspedisi Selandia Baru yang dipimpin Sir Edmund Hillary. Pada Mei 2021, pendaki Ceko Márek Holeček dan Radoslav Groh membuka jalur baru 'Heavenly Trap' di Dinding Barat, yang masuk dalam daftar Piolet d'Or 2021.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Punggungan Tenggara (Southeast Ridge) — rute normal
AD+ (Assez Difficile plus) — tebing es ~50° dengan dinding es vertikal di ±7.000 m, perjalanan gletser panjang, paparan ketinggian ekstremPunggungan Tenggara adalah jalur standar Baruntse, pertama kali didaki pada 30 Mei 1954 oleh Colin Todd dan Geoff Harrow dari ekspedisi Selandia Baru pimpinan Sir Edmund Hillary. Pendekatan dimulai dari Lukla menuju Mera La (5.415 m) atau langsung melalui Lembah Barun dari Num (akses via Makalu Base Camp). Dari Base Camp (±5.700 m), pendaki mendirikan Camp 1 di sekitar col di punggungan utara (±6.300 m) dan Camp 2 di punggungan tenggara (±6.700 m). Bagian paling teknis adalah tebing es setinggi ±50° dan dinding es vertikal yang harus dipanjat pada ketinggian ±7.000 m sebelum mencapai puncak. Tali tetap dipasang oleh tim Sherpa di bagian kritis. Musim terbaik adalah musim gugur (Oktober–November) dan musim semi (April–Mei); musim gugur umumnya lebih direkomendasikan karena kondisi salju lebih stabil.
SumberPengalaman Pendakian
Baruntse (7.129 m) di Mahalangur Himal adalah salah satu puncak 7.000-an paling menantang dan paling berharga di Nepal — sebuah 'sekolah tinggi' gletser dan es yang ideal sebagai batu loncatan menuju delapan-ribuan seperti Makalu atau Everest. Jalur standar melalui Punggungan Tenggara membutuhkan perjalanan gletser panjang, mengatasi tebing es ~50° di ketinggian 7.000 m, dan fisik prima di udara tipis. Kumpulan video berikut mendokumentasikan ekspedisi nyata dari berbagai tahun — dari pendakian 4K unfiltered hingga film dokumenter penuh ekspedisi gabungan Mera Peak + Baruntse. Semua tautan diverifikasi dari data publik.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.