GUNUNG · Jepang
Akita-Komagatake
秋田駒ヶ岳 (Akita-Komagatake)
Sumber
Akita-Komagatake bersalju dilihat dari Danau Tazawa. Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 1.637 m
- Negara
- Jepang (JP)
- Lokasi / Pegunungan
- Perbatasan Prefektur Akita–Iwate, Taman Nasional Towada-Hachimantai (wilayah Tōhoku)
- Tipe Gunung
- Gunung berapi aktif (stratovolcano); puncak tertinggi Prefektur Akita (Odake, 1.637 m)
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- 39.7608, 140.8036
- Kesulitan
- Mudah–sedang. Bus musiman mengantar hingga trailhead Hachigome (8th station, ±1.300 m), dari sana lingkar puncak dan 'Lembah Moomin' bisa dijelajahi dalam ±3–5 jam di jalur yang tertata.
- Musim Terbaik
- Awal Juni hingga akhir Oktober. Juli–awal Agustus adalah puncak mekar bunga alpine (komakusa, chinguruma); pertengahan–akhir September untuk dedaunan merah.
- Izin & Aturan
- Tidak ada izin khusus. Pada musim ramai akses kendaraan pribadi dibatasi dan pengunjung wajib naik bus ke Hachigome; tersedia pondok darurat di dekat puncak.
- Bahaya
- Gunung berapi aktif (letusan terakhir 1970–71) — status vulkanik perlu dicek. Cuaca cepat berubah, angin dan kabut di punggungan terbuka; jalur berbatu vulkanik dan sisa salju awal musim. Tetap di jalur untuk melindungi padang bunga alpine yang rapuh.
Deskripsi
Akita-Komagatake (秋田駒ヶ岳, 1.637 m) adalah gunung berapi aktif di perbatasan Prefektur Akita dan Iwate, sekitar 10 km di timur Danau Tazawa, dan merupakan puncak tertinggi Prefektur Akita sekaligus puncak tertinggi kedua di Taman Nasional Towada-Hachimantai. Gunung ini bukan satu kerucut, melainkan gugusan puncak (Odake sebagai titik tertinggi, lalu Medake dan Nyotodake) yang mengelilingi dataran kawah. Daya tarik utamanya adalah salah satu padang bunga alpine terkaya di Jepang: pada awal musim panas lerengnya dipenuhi komakusa, chinguruma, dan puluhan jenis bunga gunung. Sebuah lembah di sisi tenggara Medake, resmi bernama Baba-no-Kōji, populer dijuluki 'Lembah Moomin' karena lanskapnya yang seperti negeri dongeng saat chinguruma bermekaran. Akses yang mudah lewat bus ke stasiun kedelapan (Hachigome) membuat gunung ini digemari pendaki pemula maupun pencinta bunga, dengan panorama ke Danau Tazawa dan Gunung Iwate.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Hachigome → Onamedake → Yokodake → Yakemori — lingkar puncak
Pendakian jalur gunungLintasan resmi berawal dan berakhir di Hachigome, melewati Amidaike dan puncak Onamedake, lalu Yokodake serta Yakemori. Pemandangan dan bunga dapat dinikmati di sekitar danau; pondok darurat berada di sisi timurnya.
SumberLingkar 'Lembah Moomin' (Baba-no-Kōji) via Oyakisuna
Turunan curam dan pasir lepasDari kawasan Amidaike, jalur turun menuju dasar Lembah Moomin, mengikuti papan dekat Komaike, lalu naik melalui pasir Oyakisuna ke Yokodake. Catatan Oktober 2022 menekankan turunan yang curam dan pijakan pasir yang melelahkan; sesuaikan pilihan lintasan dengan kondisi.
SumberPengalaman Pendakian
Catatan pendaki memperlihatkan bunga musim panas dan warna musim gugur, sekaligus perbedaan medan antara Amidaike, puncak Onamedake, dan Lembah Moomin. Laporan tertulis menambah pengalaman tentang perubahan rencana akibat kabut, turunan lembah yang curam, dan pasir vulkanik yang sulit dipijak. Pendaki yang ingin perjalanan lebih panjang juga mencatat lintasan ke arah Nyuto melalui punggungan dan lahan basah. Waktu serta transportasi dalam laporan lama menggambarkan kunjungan penulis, bukan jadwal saat ini.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.