TREK · Italia
Via Francigena
Via Francigena — Via Romea Francigena
Canterbury – Roma (Inggris, Prancis, Swiss, Italia) · Italia Multi-hari
Foto: sumber
Informasi
- Jarak
- 1700.0 km
- Durasi
- 79–90 hari
- Elevasi maks
- 2.469 m
- Negara
- Italia (IT)
- Kesulitan
- Sedang — jalur panjang tanpa teknik pendakian khusus, kecuali penyeberangan Alpen di Colle del Gran San Bernardo
- Musim Terbaik
- Mei–Oktober (ruas Alpen umumnya baru bebas salju Juni–September)
- Izin & Biaya
- Tidak perlu permit. Peziarah memakai credenziale (paspor peziarah) yang dicap di tiap etape untuk akses penginapan peziarah dan Testimonium di Roma; tersedia di Katedral Canterbury dan The Beaney Museum.
Deskripsi
Via Francigena adalah jalur ziarah kuno yang membentang dari kota katedral Canterbury di Inggris, melalui Prancis dan Swiss, hingga Roma — dan pada masa lampau berlanjut ke Apulia sebagai pelabuhan menuju Tanah Suci. Nama jalur ini pertama kali tercatat pada pergamen Actum Clusio tahun 876, sedangkan gambaran rutenya yang paling terkenal berasal dari catatan perjalanan Sigeric, Uskup Agung Canterbury, yang pada sekitar tahun 990 pulang dari Roma dalam sekitar 80 etape sejauh kurang lebih 1.700 km dengan rata-rata 20 km per hari. Rute modern mengikuti kembali langkah Sigeric secara terbalik, dimulai dari batu nol di serambi selatan Katedral Canterbury, dan penyeberangan Alpen-nya melewati Colle del Gran San Bernardo pada ketinggian sekitar 2.469 mdpl. Berbeda dengan Camino de Santiago yang jauh lebih ramai, Via Francigena masih relatif sepi — sekitar 50.000 peziarah diperkirakan menempuhnya pada 2022. Sejak 2009 pemerintah Italia menggarap pemulihan ruas Italia jalur ini, tidak hanya dari sisi religius tetapi juga lingkungan, arsitektur, sejarah, dan kuliner, dan sejak 2017 tujuh region Italia mendorong pencalonannya sebagai Warisan Dunia UNESCO.
Highlight Jalur
Menapaki rute ziarah abad pertengahan dari Katedral Canterbury, menyeberangi Selat Inggris, melintasi Champagne dan Jura Prancis, naik ke Colle del Gran San Bernardo di Alpen Swiss-Italia, menuruni Lembah Aosta, lalu menembus Lombardia, Apennini, dan bukit-bukit Toscana lewat San Gimignano, Siena, dan Val d'Orcia sebelum tiba di Basilika Santo Petrus, Roma.
Pengalaman Trekking
Cerita & vlog nyata dari para pelaku trek. Klik untuk menelusuri.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber berikut.