GUNUNG · Peru
Yerupajá
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 6.635 m
- Negara
- Peru (PE)
- Lokasi / Pegunungan
- Cordillera Huayhuash, Andes, Áncash
- Tipe Gunung
- Gunung
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- -10.2689, -76.9053
- Kesulitan
- Ekstrem (teknis)
- Musim Terbaik
- Mei–September (musim kering)
- Izin & Aturan
- Izin/retribusi komunitas untuk Sirkuit Huayhuash; pendakian puncak butuh operator & pengalaman alpine tinggi
- Bahaya
- Punggungan cornice rapuh, es dan mixed curam, batu lepas, ketinggian ekstrem, cuaca cepat berubah
Deskripsi
Yerupajá (6.635 m) adalah gunung tertinggi kedua di Peru dan puncak tertinggi Cordillera Huayhuash — juga titik tertinggi di daerah tangkapan Sungai Amazon. Julukannya 'El Carnicero' (Sang Jagal) merujuk pada punggungan puncak yang setajam pisau, dengan cornice tak stabil dan es curam yang membuatnya termasuk puncak paling ditakuti di Andes. Puncaknya pertama kali dicapai pada 1950 oleh Jim Maxwell dan Dave Harrah dari Ekspedisi Andean Harvard. Karena kesulitan teknis dan bahaya objektifnya, puncak ini sangat jarang didaki; sebagian besar pengunjung justru menikmatinya dari Sirkuit Huayhuash yang mengelilinginya.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Muka Barat / Barat Daya (Jalur Pendakian Pertama, 1950)
Alpine teknis serius — salju dan es curam, punggungan puncak bercorniceGaris pendakian pertama, dicapai pada 31 Juli 1950 oleh David Harrah dan James Maxwell dari Ekspedisi Andean Harvard. Rute menaiki gunung lewat sisi barat/barat daya menuju punggungan puncak yang bercornice berbahaya. Terkenal karena bahaya objektifnya, dan Harrah mengalami radang beku parah saat turun. Jalur ini tetap sangat berkomitmen dan jarang diulang.
Sirkuit Cordillera Huayhuash (pendekatan / trek pemandangan)
Trek ketinggian tinggi yang berat — banyak pelana dekat/di atas 4.700–5.000 m; non-teknisSirkuit klasik pegunungan Huayhuash, kerap dinilai salah satu trek terbaik dunia. Tidak mendaki puncak Yerupajá, tetapi mengelilinginya dan menyajikan pandangan terdekat yang bisa diakses dari titik seperti Laguna Carhuacocha dan mirador Tres Lagunas, berdampingan dengan Siula Grande (terkenal lewat 'Touching the Void'). Sirkuit ini menjadi koridor pendekatan standar menuju base camp Yerupajá dan menuntut aklimatisasi untuk pelana-pelana tingginya.
Traverse Punggungan Puncak (jalur alpine kelas berat)
Sangat sulit (ED) — es curam berkelanjutan, mixed, dan punggungan setajam pisauPunggungan puncak Yerupajá — asal julukan 'El Carnicero' (Sang Jagal) karena ketajaman dan cornice-nya yang tak stabil — termasuk yang paling ditakuti di Andes. Upaya alpine modern, termasuk traverse gaya alpine 2023 oleh tim Katalan (Busom, Sanmartín, Toralles), menghadapi es curam dan medan mixed untuk merangkai punggungan tinggi. Ini pekerjaan kelas elit yang jarang tuntas akibat batu lepas, cornice, dan bahaya objektif.
Pengalaman Pendakian
Yerupajá jarang didaki sampai puncak karena termasuk objektif alpine paling sulit dan berbahaya di Andes; sebaliknya, gunung ini menjadi bintang Sirkuit Huayhuash — trek ketinggian tinggi yang kerap disebut salah satu terindah di dunia. Pengalaman yang terdokumentasi terbagi dua: vlog trekking yang menampilkan Yerupajá dari titik pandang seperti Laguna Carhuacocha, dan laporan alpinisme kelas berat — mulai dari pendakian pertama 1950 hingga traverse punggungan puncak modern gaya alpine. Tema berulang: cornice rapuh, es curam, dan aklimatisasi di atas 4.700 m.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.