GUNUNG · Jepang
Okuhotakadake
奥穂高岳 (Okuhotakadake)
Sumber—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 3.190 m
- Negara
- Jepang (JP)
- Lokasi / Pegunungan
- Hotaka (穂高連峰), Pegunungan Hida / Alpen Utara Jepang (北アルプス) — perbatasan Prefektur Nagano & Gifu, Taman Nasional Chūbu-Sangaku
- Tipe Gunung
- Puncak batuan non-vulkanik (granodiorit/batuan terangkat Pegunungan Hida) — puncak tertinggi Rangkaian Hotaka
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 36.2892, 137.6480
- Kesulitan
- Sulit (hiking alpine berat non-teknis): jalur panjang dengan tanjakan berbatu terbuka, deretan tangga besi dan rantai pengaman di segmen atas; punggungan sempit 'Uma-no-se' menuju puncak butuh kehati-hatian tinggi. Bukan pendakian untuk pemula dan tidak disarankan sebagai pendakian sehari.
- Musim Terbaik
- Pertengahan Juli–awal Oktober (musim alpine; pondok gunung buka, sisa salju sudah minim). Juli–September paling optimal; salju bisa bertahan di lembah hingga awal Juli dan turun lagi mulai Oktober.
- Izin & Aturan
- Tidak perlu izin khusus, namun kendaraan pribadi DILARANG masuk Kamikōchi — wajib naik bus/taksi dari Sawando (sisi Nagano) atau Hirayu Onsen (sisi Gifu). Dari barat, akses lewat Shin-Hotaka Onsen (ropeway/jalan kaki). Mengisi rencana pendakian (tozan-todoke) sangat dianjurkan; reservasi pondok gunung (Hotakadake Sansō, Karasawa) diperlukan pada musim ramai.
- Bahaya
- Scrambling berbatu terbuka dengan tangga besi dan rantai, risiko jatuh dan batu longsor, perubahan cuaca mendadak & kabut tebal, badai petir sore, hipotermia, serta punggungan pisau 'Uma-no-se' di dekat puncak. Traverse lanjutan ke Nishihotakadake (via Jandarme) dan ke Yarigatake (via Daikiretto) tergolong salah satu jalur paling berbahaya di Jepang dan hanya untuk pendaki sangat berpengalaman.
Deskripsi
Okuhotakadake (奥穂高岳, 3.190 m) adalah puncak tertinggi Rangkaian Hotaka (Hotaka Renpō) sekaligus gunung tertinggi ketiga di Jepang setelah Gunung Fuji (3.776 m) dan Kitadake (3.193 m). Puncak ini menjadi titik tertinggi di dua prefektur sekaligus — Nagano dan Gifu — dan berdiri di jantung Pegunungan Hida (Alpen Utara Jepang), di dalam Taman Nasional Chūbu-Sangaku. Karena kemegahannya, Okuhotaka dijuluki 'penguasa Alpen Utara' (北アルプスの盟主) dan tercatat sebagai salah satu dari '100 Gunung Terkenal Jepang' (Nihon Hyakumeizan). Berbeda dengan Gunung Fuji yang merupakan stratovolcano, Okuhotaka adalah puncak batuan non-vulkanik yang terbentuk dari pengangkatan orogenik dan diselingi lembah glasial kuno seperti kar Karasawa. Titik pendakian paling populer berangkat dari lembah wisata Kamikōchi (±1.505 m) di sisi timur: pendaki menyusuri lembah Sungai Azusa yang landai melewati Myōjin, Tokusawa, dan Yokoo, lalu menanjak tajam ke kar Karasawa dan naik lewat punggungan berbatu Zaitengrat menuju pondok Hotakadake Sansō (±2.996 m) yang bertengger di pelana antara Okuhotaka dan Karasawadake. Dari pondok, tanjakan berbatu dengan tangga dan rantai membawa pendaki ke puncak yang dihiasi tumpukan batu dan sebuah kuil kecil (okumiya). Dari puncak pada cuaca cerah tersaji panorama Yarigatake yang runcing di utara, Jandarme yang menakutkan di sepanjang punggungan ke Nishihotaka, serta hamparan puncak-puncak Alpen Utara. Okuhotaka juga merupakan titik ujung dua traverse paling legendaris dan berbahaya di Jepang: Daikiretto menuju Yarigatake dan punggungan Nishihotaka melewati menara batu Jandarme.
Jalur Pendakian
Pendekatan Barat dari Shin-Hotaka Onsen via Shirakabidaira
Sulit — hiking alpine berat; tanjakan lembah panjang lalu punggungan berbatu ber-tangga menuju pelanaAlternatif dari sisi Gifu (barat) untuk pendaki yang menghindari pembatasan kendaraan di Kamikōchi. Berangkat dari Shin-Hotaka Onsen (dekat ropeway), jalur menyusuri lembah menuju Shirakabidaira lalu menanjak lewat lembah berbatu ke pelana punggungan tempat pondok Hotakadake Sansō berdiri, sebelum dorongan akhir ke puncak. Pendekatan ini lebih sepi dibanding rute Kamikōchi dan sering dikombinasikan untuk membuat lintasan (naik dari satu sisi, turun ke sisi lain). Cuaca di lembah barat bisa berubah cepat; sisa salju bertahan lebih lama di awal musim.
SumberRute Standar dari Kamikōchi via Kar Karasawa & Zaitengrat
Sulit — hiking alpine berat non-teknis; segmen atas berupa tanjakan berbatu terbuka dengan tangga besi dan rantaiRute paling populer dan direkomendasikan untuk mendaki Okuhotakadake. Dimulai dari Kamikōchi Bus Center (±1.505 m) yang hanya dapat dicapai dengan bus/taksi dari Sawando atau Hirayu (mobil pribadi dilarang). Dari sini jalur menyusuri lembah Sungai Azusa yang relatif datar melewati Myōjin, Tokusawa, dan Yokoo, lalu mulai menanjak lewat Hontanibashi menuju kar glasial Karasawa (±2.300 m) yang terkenal dengan pemandangan dedaunan merah di musim gugur. Dari Karasawa, jalur naik tajam lewat punggungan berbatu Zaitengrat (ザイテングラート) yang dilengkapi tangga dan rantai hingga pondok Hotakadake Sansō (±2.996 m) di pelana punggungan. Dorongan terakhir dari pondok ke puncak (±30–40 menit) melewati tanjakan batu dan tangga besi. Banyak pendaki menginap satu atau dua malam di pondok Karasawa Hutte/Karasawa Goya atau Hotakadake Sansō.
Segmentasi Jalur
- 1
Kamikōchi Bus Center → Yokoo
Jalur lembah Sungai Azusa relatif datar melewati Myōjin dan Tokusawa; cocok untuk pemanasan
- 2
Yokoo → Kar Karasawa (Karasawa Hutte/Goya)
Menanjak lewat Hontanibashi ke kar glasial Karasawa; basis kemah & pondok populer
- 3
Karasawa → Hotakadake Sansō (via Zaitengrat)
Punggungan berbatu Zaitengrat dengan tangga besi dan rantai; waspadai batu longsor
- 4
Hotakadake Sansō → Puncak Okuhotakadake
Tanjakan batu terbuka dengan tangga; puncak berhias tumpukan batu & kuil kecil (okumiya)
Traverse Yarigatake → Okuhotakadake via Daikiretto (lanjutan/ekstrem)
Sangat sulit — jalur punggungan alpine dengan eksposur ekstrem; hanya untuk pendaki sangat berpengalamanSirkuit ikonik Alpen Utara yang menghubungkan Yarigatake (3.180 m) dan Okuhotakadake lewat Daikiretto (大キレット) — celah punggungan tajam yang disebut sebagai segmen hiking non-teknis paling mendebarkan di seluruh Jepang. Dari Kamikōchi, pendaki naik ke Yarigatake, lalu menyusuri punggungan ke selatan melewati Daikiretto dan Kitahotakadake sebelum mencapai Okuhotaka, lazimnya menginap di pondok seperti Yarigatake Sansō, Minamidake Goya, dan Hotakadake Sansō. Rute ini menuntut kepala dingin di ketinggian, penggunaan rantai/tangga di banyak titik terbuka, dan pemantauan cuaca ketat. Bukan untuk pemula.
SumberPengalaman Pendakian
Okuhotakadake (3.190 m) dikenal sebagai salah satu pendakian alpine paling didambakan sekaligus paling menantang di Jepang. Sebagian besar pendaki menempuh dua sampai tiga hari dengan bermalam di pondok gunung — umumnya via kar Karasawa dari Kamikōchi di sisi timur, atau via Shirakabidaira dari Shin-Hotaka Onsen di sisi barat. Jalurnya diakhiri tanjakan berbatu terbuka dengan tangga besi dan rantai serta punggungan sempit 'Uma-no-se' menuju puncak. Kumpulan vlog dan laporan pendakian berikut — berbahasa Inggris maupun Jepang — mencakup ragam pengalaman: dari pendakian keluarga/pemula lewat rute standar, menginap di Karasawa saat dedaunan musim gugur, hingga traverse ekstrem Yarigatake–Hotaka lewat Daikiretto dan punggungan Nishihotaka yang menakutkan.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.
- 1 Wikipedia Mount Hotakadake en.wikipedia.org · EN
- 2 Wikipedia 奥穂高岳 ja.wikipedia.org · JA
- 3 Situs Resmi 穂高連峰の紹介 — Pengenalan Rangkaian Hotaka (situs resmi pondok Hotakadake Sansō) hotakadakesanso.com · JA
- 4 Situs Resmi Trekking from Kamikochi — Situs Resmi Kamikōchi kamikochi.org · EN
- 5 Ensiklopedia Mt. Okuhotaka — Hotaka Peak: 3,190m (Yama-Kei Online) en.yamakei-online.com · EN
- 6 Ensiklopedia Mount Okuhotaka (3,190 m) — Hida Mountains, Japan peakvisor.com · EN