GUNUNG · Selandia Baru
Mount Tasman
Mount Tasman (Rarakiura)
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 3.497 m
- Negara
- Selandia Baru (NZ)
- Lokasi / Pegunungan
- Pegunungan Alpen Selatan (Kā Tiritiri o te Moana), Taman Nasional Aoraki/Mount Cook, Pulau Selatan
- Tipe Gunung
- Puncak batuan greywacke dan granit (non-vulkanik) — puncak tertinggi kedua di Selandia Baru
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- -43.5660, 170.1570
- Kesulitan
- Teknis penuh — mountaineering alpine bersalju dan es dengan gletser, lapisan campuran es-batu, dan cuaca berubah cepat. Bukan pendakian non-teknis; crampon, kapak es, harness, dan pengalaman gletser wajib. Sebagian besar pendaki menyewa pemandu berlisensi NZMGA
- Musim Terbaik
- November–Maret (musim panas Selandia Baru): kondisi salju paling stabil dan jam siang terpanjang. Di luar musim ini kondisi menjadi sangat alpine dan berbahaya
- Izin & Aturan
- Tidak ada izin khusus untuk pendakian; niat pendakian (intentions) wajib disampaikan ke DOC Visitor Centre Aoraki/Mount Cook. Pondok seperti Plateau Hut perlu pemesanan via DOC. Mayoritas pendaki menggunakan layanan panduan berlisensi
- Bahaya
- Bahaya gletser (celah crevasse tersembunyi, longsoran seracs), batuan greywacke rapuh dan tidak stabil, cuaca alpine yang berubah sangat cepat, white-out kabut, es keras pada lereng terjal, serta risiko longsoran salju. Gunung ini memiliki rekam jejak kecelakaan fatal
Deskripsi
Mount Tasman (3.497 m) adalah puncak tertinggi kedua di Selandia Baru, berdiri berdampingan dengan Aoraki/Mount Cook di jantung Taman Nasional Aoraki/Mount Cook di Pulau Selatan. Dinamai oleh ahli geologi Julius von Haast pada 1862 untuk menghormati penjelajah Belanda Abel Tasman, gunung ini pertama kali didaki pada 1895 oleh Tom Fyfe, Jack Clarke, dan George Graham — setahun sebelum Aoraki sendiri berhasil ditaklukkan. Tidak seperti Aoraki yang lebih sering dituju pendaki, Mount Tasman menawarkan pengalaman alpine yang lebih sepi namun tak kalah menuntut: rute normal via East Ridge dan Silberhorn melewati gletser Tasman dan Franz Josef, lereng salju terjal, dan traverse berbatu di ketinggian ekstrem. Medan greywacke gunung ini terkenal rapuh dan tidak dapat diandalkan, menambah dimensi teknis tersendiri. Pemandangan dari puncaknya — hamparan gletser Tasman ke timur dan laut Tasman ke barat — dianggap sebagai salah satu panorama paling dramatis di Selandia Baru. Sebagian besar pendaki tiba melalui Plateau Hut yang dicapai dengan helikopter dari desa Mount Cook Village, menjadikan penerbangan singkat itu sendiri bagian dari pengalaman yang tak terlupakan.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
North Shoulder via Pioneer Hut / Fox Névé (sisi pantai barat)
Advanced — pendakian gletser & es alpine dari sisi barat, melintasi Fox Névé dan bergschrund menuju North ShoulderAlternatif dari sisi pantai barat: bermarkas di Pioneer Hut di Fox Névé, lalu menapaki névé dan lereng es menuju North Shoulder dan punggungan puncak. Biasanya dikemas sebagai ekspedisi berpemandu enam hari yang menyertakan aklimatisasi, latihan teknik gletser, dan menunggu jendela cuaca.
SumberSyme Ridge / North Shoulder dari Grand Plateau (Plateau Hut)
NZ Alpine Grade III+/IV — es & salju alpine teknis dengan gully es, bergschrund di Engineer Col, dan punggungan puncak setajam pisauRute standar dan paling sering ditempuh: dari Plateau Hut di Grand Plateau (sisi timur, dijangkau dengan ski-plane/helikopter), pendaki menyeberangi névé menuju North Shoulder lewat Syme/Silberhorn Ridge, menembus gully es dan bergschrund sebelum menapaki punggungan puncak yang sangat tajam. Banyak pemandu menilainya lebih menuntut secara teknis daripada Aoraki/Mount Cook.
SumberPengalaman Pendakian
Catatan pendakian Mount Tasman menggambarkan ekspedisi es alpine sejati, bukan trekking: pendaki terbang dengan ski-plane atau helikopter ke Plateau Hut atau Pioneer Hut, lalu menyusuri névé, gully es, dan bergschrund menuju North Shoulder serta punggungan puncak setajam pisau lewat Syme Ridge / Silberhorn. Banyak kisah menyoroti betapa seriusnya gunung ini — terhenti berhari-hari oleh cuaca di hut, balik arah hanya seratusan meter di bawah puncak karena bahaya longsoran salju basah, hingga insiden jatuh ke crevasse. Beberapa pendaki menggabungkannya dengan Aoraki/Mount Cook dalam satu ekspedisi. Sumber-sumber ini berasal dari pendaki dan tim alpine nyata serta video pendakian yang terverifikasi.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.