GUNUNG · Indonesia
Mount Tambora
Gunung Tambora
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 2.722 m
- Negara
- Indonesia (ID)
- Lokasi / Pegunungan
- Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (Taman Nasional Tambora)
- Tipe Gunung
- Stratovolkano (aktif)
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- -8.2428, 117.9861
- Kesulitan
- Sedang–Berat — jalur berpasir vulkanik, dua rute utama memerlukan 2–3 hari perjalanan
- Musim Terbaik
- Juli–September (musim kemarau puncak)
- Izin & Aturan
- Tiket masuk kawasan Taman Nasional Tambora; wajib melapor ke pos ranger; panduan lokal sangat disarankan
- Bahaya
- Gas vulkanik di sekitar kawah; terrain berpasir & longsor; minimnya sumber air di jalur; cuaca berubah cepat
Deskripsi
Gunung Tambora adalah stratovolkano aktif setinggi 2.722 meter di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Tambora terkenal di seluruh dunia karena letusan dahsyatnya pada April 1815—letusan gunung api terbesar dalam sejarah yang tercatat, berperingkat VEI-7, memuntahkan sekitar 150–160 km³ material vulkanik. Akibat letusan tersebut, ketinggian puncak menyusut drastis dari sekitar 4.300 meter menjadi 2.722 meter dan terbentuklah kaldera raksasa berdiameter lebih dari 6 km yang kini masih terlihat jelas. Peristiwa 1815 memicu "Tahun Tanpa Musim Panas" (Year Without a Summer) pada 1816 di belahan bumi utara—suhu global turun, panen gagal, dan kelaparan melanda berbagai kawasan dunia. Saat ini Tambora dapat didaki melalui dua jalur resmi: Jalur Doro Ncanga dari sisi selatan (rute lebih pendek, ~6–8 jam ke puncak) dan Jalur Pancasila dari sisi utara (lebih panjang). Kawasan gunung ditetapkan sebagai Taman Nasional Tambora pada 2015. Tambora juga memiliki kekayaan biodiversitas karena isolasi pulau Sumbawa.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.