GUNUNG · Samoa
Mount Matavanu
Matavanu (Savai'i)
Source
Photo: source
—
- Feels like
- —
- Humidity
- —
- Wind
- —
Source: Open-Meteo
Information
- Elevation
- 708 m
- Country
- Samoa (WS)
- Location / Range
- Pulau Savai'i, Distrik Gaga'emauga, Samoa (Polinesia)
- Mountain type
- Gunung berapi (kerucut/celah) di Pulau Savai'i — aktif pada letusan panjang 1905–1911, kini dorman
- Volcanic?
- Yes — volcano
- Coordinates
- -13.5333, -172.4000
- Difficulty
- Mudah–sedang: jalur perkebunan naik landai lalu berjalan kaki ke tepi kawah; tantangannya lebih pada keterpencilan dan medan lava kasar daripada ketinggian
- Best Season
- Dapat dikunjungi sepanjang tahun; musim kemarau (sekitar Mei–Oktober) cenderung lebih kering dan trek lebih mudah dilalui
- Permits & Rules
- Bukan taman nasional; akses melewati tanah adat desa Paia. Membayar biaya adat kecil (sekitar beberapa tala) kepada penjaga jalur lokal yang dikenal sebagai 'Da Craterman'; disarankan memakai pemandu/kendaraan 4WD setempat
- Hazards
- Kawah sudah dorman sejak 1911 sehingga relatif aman didaki, tetapi medan lava beku sangat kasar dan tajam, lokasi terpencil tanpa fasilitas, cuaca tropis lembap, serta risiko tersesat di jalur perkebunan tanpa pemandu
Description
Mount Matavanu (~708 m) is a volcano on the northern side of Savai'i Island, Samoa, that erupted in a long series between 1905 and 1911. Its lava flows buried much of the Gaga'emauga district, forced several villages to relocate, and created the vast Saleaula lava field that is now one of Samoa's iconic landscapes — complete with the ruins of an old church flooded by hardened lava and the 'Virgin's Grave' that the flow mysteriously spared. The name Matavanu refers to an 'eye' (mata) in a valley (vanu). Since it stopped erupting in 1911 the volcano has been dormant, so its crater rim can be visited: travellers take a plantation track inland from Safotu/Paia village, pay a small customary fee to the local track keeper, and walk up to the crater rim overlooking Savai'i's western coastal villages. In November 2022 Matavanu was recognised by the International Union of Geological Sciences as an international Geological Heritage Site.
Gallery
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Routes
Kawah Matavanu dengan berjalan kaki penuh
Sedang–menantangAlternatif tanpa 4WD: berjalan kaki penuh dari titik parkir bawah menyusuri jalur perkebunan hingga pangkal jalur pendakian, lalu naik ke tepi kawah. Cocok bagi yang ingin trek lebih panjang dan menikmati hutan serta kebun kelapa di lereng utara Savai'i; disarankan berangkat pagi karena minim naungan dan cuaca tropis lembap.
SourceKawah Matavanu via Safotu/Paia (4WD + jalan kaki)
SedangAkses utama ke kawah dari ujung barat desa Safotu, masuk ke pedalaman melewati desa Paia. Jalur perkebunan dapat ditempuh 4WD sampai titik kendaraan tak bisa lanjut, lalu berjalan kaki mendaki landai hingga tepi kawah. Di awal jalur ada fale kecil tempat penjaga jalur lokal ('Da Craterman') menyambut pengunjung dan memungut biaya adat untuk desa. Dari tepi kawah terlihat pemandangan luas desa-desa pesisir barat Savai'i.
SourceSaleaula Lava Field & Lava Church walk (kaki gunung)
MudahJalan kaki singkat di kaki Matavanu menyusuri hamparan lava beku Saleaula hasil letusan 1905–1911. Rute melewati reruntuhan gereja tua yang lantainya tergenang lava, 'Kubur Perawan' (Virgin's Grave) yang tak tersentuh aliran, dan mata air Mata o le Alelo. Dikelola desa setempat dengan biaya masuk kecil; medan lava tajam sehingga disarankan alas kaki tertutup.
SourceClimbing Experiences
Experiences at Mount Matavanu revolve around two things: reaching the rim of the now-dormant volcano, and exploring the Saleaula lava field created by the 1905–1911 eruption. Visitor accounts describe travelling up a plantation track from Safotu/Paia village, meeting the local track keeper, and looking out over the crater and Savai'i's western coast. At the foot of the volcano, many videos highlight the ruins of an old church flooded by hardened lava, the 'Virgin's Grave' the flow spared, and the Mata o le Alelo spring — making Matavanu a blend of dramatic volcanic landscape and local folklore.
References
The summary above is compiled from the following sources. Click to explore them yourself.