GUNUNG · Filipina
Mount Kitanglad
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 2.899 m
- Negara
- Filipina (PH)
- Lokasi / Pegunungan
- Kitanglad Mountain Range (Mount Kitanglad Range Natural Park), Provinsi Bukidnon, Pulau Mindanao
- Tipe Gunung
- Gunung berapi tidak aktif (dormant); puncak tertinggi Rangkaian Kitanglad, salah satu puncak tertinggi di Filipina
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- 8.1428, 124.9125
- Kesulitan
- Berat: pendakian menembus hutan hujan pegunungan yang lebat dengan tanjakan panjang, akar, dan lumpur; traverse populer Kitanglad–Dulang-dulang (KD) dinilai pendaki sekitar 8/9 pada skala kesulitan lokal. Umumnya dilakukan multi-hari dengan pemandu.
- Musim Terbaik
- Musim yang relatif kering, sekitar Maret–Mei, saat jalur tidak terlalu berlumpur. Mindanao lembap sepanjang tahun; hindari puncak musim hujan. Suhu di puncak bisa sangat dingin dan berkabut.
- Izin & Aturan
- Wajib izin dan registrasi melalui pengelola Mount Kitanglad Range Natural Park (kawasan lindung ASEAN Heritage Park) serta koordinasi dengan komunitas adat (Higaonon, Talaandig, Bukidnon) yang memegang domain leluhur; pemandu lokal wajib. Sebagian jalur menghormati situs sakral.
- Bahaya
- Jalur licin dan berlumpur, akar dan tanjakan curam di hutan mossy, lintah, kabut tebal dan jarak pandang rendah, hawa dingin di puncak, serta risiko tersesat tanpa pemandu. Cadangan air terbatas di punggungan atas pada rute traverse.
Deskripsi
Gunung Kitanglad (2.899 m) adalah gunung berapi tidak aktif di Rangkaian Kitanglad, Provinsi Bukidnon, Pulau Mindanao, Filipina, dan termasuk salah satu puncak tertinggi di negara itu (umumnya disebut tertinggi keempat). Gunung ini menjadi inti Mount Kitanglad Range Natural Park — sebuah ASEAN Heritage Park yang melindungi salah satu sisa hutan hujan pegunungan terpenting di Filipina, habitat elang Filipina yang terancam punah dan beragam flora-fauna endemik. Kawasan ini merupakan domain leluhur masyarakat adat Higaonon, Talaandig, dan Bukidnon, sehingga pendakian sarat dimensi budaya dan penghormatan pada situs sakral. Bagi pendaki, Kitanglad terkenal lewat jalur traverse menantang ke puncak tetangganya, Dulang-dulang (2.938 m, puncak tertinggi kedua Filipina) — dikenal sebagai rute 'KD' — yang menembus hutan lumut lebat, tanjakan berlumpur, dan punggungan berkabut. Karena ketinggiannya, beberapa stasiun relay komunikasi berdiri di puncak.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Rute puncak Kitanglad (via Bukidnon)
Berat — hutan pegunungan terjalPendakian langsung ke puncak Kitanglad dari desa-desa di sekitar Bukidnon (mis. Lantapan/Impasugong), menembus hutan hujan pegunungan menuju kawasan puncak tempat berdirinya stasiun relay. Berpemandu dan berizin taman alam.
SumberTraverse KD (Kitanglad → Dulang-dulang)
Berat — dinilai ±8/9 kesulitan lokalRute klasik dan paling populer: traverse dari puncak Kitanglad (2.899 m) ke puncak tetangganya Dulang-dulang (2.938 m). Menembus hutan lumut lebat, tanjakan berlumpur dan berakar, serta punggungan berkabut; wajib pemandu dan menghormati situs sakral masyarakat adat.
SumberPengalaman Pendakian
Catatan pendaki Kitanglad hampir selalu berkaitan dengan traverse 'KD' (Kitanglad–Dulang-dulang), salah satu rute klasik tersulit di Mindanao. Tema berulang: hutan lumut (mossy forest) yang lebat dan magis, tanjakan panjang berlumpur dan berakar, kabut tebal, hawa dingin di kemah ketinggian, serta dimensi budaya berupa penghormatan pada situs sakral masyarakat adat dan kewajiban memakai pemandu. Banyak vlog menilai jalur ini di kisaran 8/9 kesulitan dan menyarankan persiapan fisik matang, perlengkapan hangat, serta menyiapkan diri untuk medan basah tropis.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.