GUNUNG · Amerika Serikat (Hawaii)
Mount Kaʻala
Kaʻala
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 1.227 m
- Negara
- Amerika Serikat (Hawaii) (US)
- Lokasi / Pegunungan
- Waiʻanae Range, Pulau Oʻahu, Hawaii
- Tipe Gunung
- Titik tertinggi Pulau Oʻahu — sisa gunung berapi perisai Waiʻanae yang telah punah dan tererosi; puncaknya berupa dataran rawa berkabut (montane bog)
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- 21.5069, -158.1428
- Kesulitan
- Berat: jalur curam, sangat berlumpur dan licin, banyak bagian dibantu tali (rope-assisted). Dupont Trail menanjak hampir dari permukaan laut hingga ±1.220 m dengan gain terbesar di Oʻahu
- Musim Terbaik
- Bulan-bulan lebih kering (kira-kira Mei–September); hindari mendaki setelah hujan lebat karena lumpur, licin, dan risiko banjir bandang di sungai
- Izin & Aturan
- Trailhead Dupont melintasi lahan privat sehingga perlu izin akses; puncak memiliki fasilitas radar FAA yang areanya terbatas. Periksa status akses terkini sebelum berangkat
- Bahaya
- Lumpur tebal dan permukaan sangat licin, banyak seksi tali, punggungan curam dengan tebing, jalur mudah hilang saat puncak tertutup awan, serta pendakian panjang dan melelahkan
Deskripsi
Kaʻala, sering disebut Mount Kaʻala, adalah titik tertinggi Pulau Oʻahu, Hawaii, dengan ketinggian 1.227 meter di Waiʻanae Range. Gunung ini merupakan sisa gunung berapi perisai Waiʻanae yang telah lama punah dan tererosi; puncaknya justru datar dan berupa rawa pegunungan berkabut (montane bog) yang kaya tumbuhan asli Hawaii, dengan stasiun radar FAA di atasnya. Rute pendakian paling terkenal adalah Dupont Trail di sisi Waiʻanae/Mokulēʻia yang menanjak hampir dari permukaan laut dan mencatat kenaikan elevasi terbesar di Oʻahu — sekitar 1.200 meter dalam beberapa kilometer, dengan medan curam, sangat berlumpur, dan banyak bagian yang dibantu tali. Karena trailhead melintasi lahan privat, akses memerlukan izin, dan puncaknya berbatasan dengan fasilitas radar. Pendaki menggambarkannya sebagai salah satu pendakian tersulit sekaligus paling memuaskan di pulau itu: licin dan melelahkan, tetapi berhadiah hutan awan asli dan panorama North Shore serta dataran Waianae dari tepian puncak.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Dupont Trail (sisi Waiʻanae / Mokulēʻia)
Berat (curam, berlumpur, banyak seksi tali; gain elevasi terbesar di Oʻahu)Rute paling terkenal ke puncak Kaʻala dan jalur dengan kenaikan elevasi terbesar di Oʻahu — menanjak hampir dari permukaan laut hingga ±1.220 m melewati ladang tebu tua, padang, hutan kering, lalu hutan hujan. Medannya curam dan sangat berlumpur dengan banyak bagian dibantu tali. Trailhead melintasi lahan privat sehingga perlu izin akses. Berhadiah rawa pegunungan berkabut dan panorama North Shore dari tepian puncak.
SumberMount Kaʻala Trail (Waianae Valley)
Berat (curam, licin, sebagian mengikuti jalan akses menuju fasilitas puncak)Alternatif dari sisi Waianae Valley yang naik menyusuri punggungan curam dan sebagian mengikuti jalan akses menuju fasilitas radar di puncak. Sama-sama menuntut kebugaran dan kehati-hatian pada medan licin; kerap dipilih sebagai variasi selain Dupont Trail.
SumberPengalaman Pendakian
Catatan pendakian Kaʻala hampir selalu menekankan dua hal: betapa curam dan berlumpurnya jalur Dupont, serta betapa uniknya rawa pegunungan berkabut di puncaknya. Banyak kreator menyoroti seksi-seksi yang harus dinaiki dengan bantuan tali, sepatu yang tenggelam dalam lumpur, dan pentingnya cuaca kering agar aman. Tema berulang lainnya adalah hutan awan asli Hawaii di dataran puncak, panorama North Shore, serta status Kaʻala sebagai titik tertinggi Oʻahu. Beberapa panduan menekankan soal akses lahan privat dan variasi jalur (Dupont vs Waianae Valley).
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.