GUNUNG · Jepang
Mount Chōkai
鳥海山 (Chōkai-san); dijuluki 出羽富士 (Dewa Fuji)
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 2.236 m
- Negara
- Jepang (JP)
- Lokasi / Pegunungan
- Perbatasan Prefektur Akita–Yamagata, wilayah Tōhoku; Taman Semi-Nasional Chōkai (Chōkai Quasi-National Park)
- Tipe Gunung
- Stratovolcano aktif (puncak tertinggi Shinzan, 2.236 m)
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- 39.0992, 140.0489
- Kesulitan
- Menengah — jalur populer Hokotate dari Chōkai Blue Line dan beberapa rute lain; kerap ditempuh 1–2 hari dengan menginap di pondok gunung
- Musim Terbaik
- Juli–September; sisa salju sering bertahan hingga awal musim panas sehingga jalur dibuka setelah salju mencair
- Izin & Aturan
- Tanpa izin khusus; tersedia pondok gunung (sansō) di jalur-jalur utama untuk pendakian dua hari
- Bahaya
- Sisa salju musim panas (snowfield), cuaca cepat berubah di punggungan luar (gairin), angin kencang, dan kabut tebal
Deskripsi
Mount Chōkai (Chōkai-san) adalah stratovolcano aktif setinggi 2.236 m di perbatasan Prefektur Akita dan Yamagata, wilayah Tōhoku, Jepang. Karena bentuknya yang relatif simetris dan bodinya yang masif, gunung ini dijuluki 'Dewa Fuji', 'Akita Fuji', atau 'Shōnai Fuji' tergantung dari mana ia dipandang. Chōkai termasuk salah satu dari '100 Gunung Terkenal Jepang' (Hyakumeizan) sekaligus salah satu '100 Pemandangan Terkenal Jepang', dan dikelilingi Taman Semi-Nasional Chōkai. Gunung ini dihormati sebagai gunung suci oleh penganut Shugendō, dengan Kuil Chōkaisan Ōmonoimi di kawasannya, dan sangat populer di kalangan pendaki. Puncak tertingginya, Shinzan, adalah kubah lava di dalam kawah puncak; jalur pendakian umumnya melewati punggungan luar (gairinzan) dengan panorama laut dan dataran Shōnai. Jalur yang paling banyak dipakai berangkat dari trailhead Hokotate lewat Chōkai Blue Line.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Hokotate via Chōkai Blue Line (jalur terpopuler)
Menengah — tanjakan panjang berbatu ke punggungan luar lalu ke ShinzanRute yang paling banyak dipakai untuk mendaki Mount Chōkai, berangkat dari trailhead Hokotate yang dijangkau lewat jalan panorama Chōkai Blue Line. Jalur menanjak melewati padang alpin dan sisa salju menuju punggungan luar (gairinzan), lalu ke kubah lava puncak Shinzan (2.236 m). Banyak pendaki menginap semalam di pondok gunung untuk menikmati matahari terbit di atas dataran Shōnai dan Laut Jepang.
SumberRute Fukura (Odaira)
Menengah–menantang — pendakian panjang dari sisi baratJalur dari sisi Fukura (Odaira) yang mendaki Mount Chōkai dari arah barat menuju kawasan puncak. Rute ini lebih panjang dan sepi dibanding Hokotate, menyuguhkan lereng terbuka, sisa salju musim panas, dan panorama laut; cocok bagi pendaki yang ingin variasi jalur dengan lebih sedikit keramaian.
SumberPengalaman Pendakian
Pendakian Mount Chōkai umumnya berlangsung pada musim panas hingga awal musim gugur setelah salju mencair. Jalur terpopuler berangkat dari trailhead Hokotate lewat Chōkai Blue Line, sering ditempuh dua hari dengan menginap di pondok gunung untuk menikmati matahari terbit dan menyusuri punggungan luar (gairin) menuju puncak Shinzan (2.236 m).
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.