GUNUNG · Mesir
Mount Catherine
Jabal Katrīna / Gunung Katarina
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 2.629 m
- Negara
- Mesir (EG)
- Lokasi / Pegunungan
- Pegunungan Sinai (massif Santa Katarina), Semenanjung Sinai
- Tipe Gunung
- Gunung granit (puncak tertinggi Mesir)
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 28.5108, 33.9553
- Kesulitan
- Sedang–menantang (±5 jam naik; jalur batu & tangga, butuh kebugaran baik)
- Musim Terbaik
- Musim semi (Mar–Mei) & musim gugur (Sep–Nov); musim panas sangat panas, musim dingin bisa bersalju di puncak
- Izin & Aturan
- Wajib pemandu Badui setempat; berada di kawasan lindung Santa Katarina, dekat Biara Santa Katarina (Situs Warisan Dunia UNESCO)
- Bahaya
- Panas terik & dehidrasi, dingin ekstrem dan salju di musim dingin, navigasi di percabangan jalur, ketinggian
Deskripsi
Gunung Katarina (±2.629 m) adalah puncak tertinggi di Mesir, berdiri di massif Santa Katarina, Semenanjung Sinai, tepat di atas Biara Santa Katarina yang termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO. Namanya dikaitkan dengan Santa Katarina dari Aleksandria yang menurut tradisi jasadnya dibawa malaikat ke puncak ini. Jalur pendakian standar dimulai dari area biara, melewati Wadi el-Arbain (Lembah Empat Puluh Martir), lalu menanjak sekitar 4–5 jam melintasi punggungan granit dan deretan anak tangga batu yang dibuat para rahib hingga ke puncak yang berbangunan kapel kecil. Dari puncak, saat cuaca cerah, pendaki bisa melihat Teluk Suez, pegunungan Sinai, bahkan lampu Sharm el-Sheikh di malam hari. Berbeda dengan Gunung Sinai (Jabal Musa) di dekatnya yang lebih ramai diziarahi, Katarina lebih tinggi, lebih sepi, dan lebih menantang—biasanya didaki bersama pemandu Badui Jebeliya setempat.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Jalur Wadi el-Arbain (jalur standar dari Biara Santa Katarina)
Sedang–menantang (jalur batu panjang & anak tangga; butuh kebugaran baik)Jalur paling umum dimulai dari kawasan Biara Santa Katarina, berjalan sekitar satu jam ke Wadi el-Arbain (Lembah Empat Puluh Martir), lalu menanjak sekitar 4 jam melewati punggungan granit dan anak tangga batu buatan para rahib hingga puncak ±2.629 m yang berkapel kecil. Banyak pendaki memilih bermalam atau berangkat dini hari demi matahari terbit/terbenam. Disarankan ditemani pemandu Badui setempat. Saat cerah, puncak menyuguhkan pemandangan Teluk Suez dan pegunungan Sinai.
Segmentasi Jalur
- 1
Biara Santa Katarina → Wadi el-Arbain
Pendekatan landai menuju lembah pendakian
- 2
Wadi el-Arbain → puncak Gunung Katarina
Punggungan granit & anak tangga batu hingga kapel puncak
Pengalaman Pendakian
Pendakian Gunung Katarina, puncak tertinggi Mesir (2.629 m), umumnya dimulai dari kawasan Biara Santa Katarina dan ditempuh sekitar 4–5 jam naik melewati Wadi el-Arbain serta deretan anak tangga batu buatan para rahib. Banyak pendaki memilih berangkat dini hari atau bermalam agar menikmati matahari terbit/terbenam dari puncak. Cerita yang berulang: udara kering dan panas di siang hari, dingin menusuk saat malam (kadang bersalju di musim dingin), jalur batu yang panjang, serta pemandangan luas ke pegunungan Sinai dan Teluk Suez dari puncak yang berkapel kecil. Pendakian biasanya ditemani pemandu Badui Jebeliya setempat.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.