GUNUNG · Japan
Mount Akaishi (Akaishidake)
赤石岳
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 3.120 m
- Negara
- Japan (JP)
- Lokasi / Pegunungan
- Pegunungan Akaishi (Alpen Jepang Selatan / Minami Alps), perbatasan Prefektur Shizuoka–Nagano, Honshu — Taman Nasional Minami Alps
- Tipe Gunung
- Puncak batuan chert kemerahan di jantung Alpen Jepang Selatan (Pegunungan Akaishi); puncak tertinggi ke-7 di Jepang dan salah satu Hyakumeizan (100 Gunung Terkenal Jepang)
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 35.4611, 138.1572
- Kesulitan
- Berat: gunung terpencil dengan pendekatan panjang dari Sawarajima, tanjakan hampir 2.000 m, umumnya 1–3 malam menginap di pondok gunung; non-teknis tetapi menuntut kebugaran, logistik, dan kesiapan cuaca
- Musim Terbaik
- Pertengahan Juli–akhir September/awal Oktober (pondok gunung buka di musim panas–gugur); di luar itu bersalju dan menjadi pendakian musim dingin serius
- Izin & Aturan
- Tidak ada izin pendakian khusus; berada dalam Taman Nasional Minami Alps. Akses lewat Sawarajima (椹島) dengan bus khusus dari Hatanagi; pondok gunung (Akaishi-goya, Akaishi Hinangoya) sebaiknya direservasi
- Bahaya
- Keterpencilan & pendekatan panjang, tanjakan curam ~2.000 m, ketinggian di atas 3.000 m, cuaca gunung yang cepat berubah dan badai awal musim dingin, serta kabut di punggungan; sebagian jalur melewati cirque bekas gletser paling selatan di Jepang
Deskripsi
Mount Akaishi atau Akaishidake (赤石岳; 3.120 m) adalah puncak tertinggi ke-7 di Jepang dan berada di jantung Alpen Jepang Selatan (Minami Alps), tepat di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Nagano. Nama 'Akaishi' berarti 'batu merah', merujuk pada batuan chert radiolaria kemerahan yang khas dan sekaligus memberi nama bagi seluruh Pegunungan Akaishi. Gunung ini termasuk salah satu Hyakumeizan (100 Gunung Terkenal Jepang) dan berada dalam Taman Nasional Minami Alps sejak 1964. Puncaknya menyandang stasiun triangulasi orde-pertama tertinggi di Jepang (3.120,53 m), dan di lereng timurnya terdapat cirque berisi jejak sisa gletser paling selatan di Jepang. Berbeda dengan Tateyama yang mudah dijangkau, Akaishidake terkenal justru karena keterpencilannya: pendakian umumnya berangkat dari Sawarajima (椹島) dan menuntut tanjakan hampir 2.000 m serta satu hingga tiga malam di pondok gunung, sering dirangkai sebagai traverse punggung dengan Arakawa Sanzan (Warusawa). Di atas batas pepohonan tumbuh pinus kerdil Siberia dan padang bunga alpine yang menjadi habitat burung raichō (ptarmigan).
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Sirkuit Sawarajima (椹島) via punggung Higashione — jalur baku
Berat (non-teknis) — pendekatan panjang dan tanjakan curam berkepanjangan; perlu menginap di pondok, kebugaran, dan kesiapan cuacaJalur paling umum ke Akaishidake berangkat dari Sawarajima (椹島, ~1.120 m), pangkalan yang dijangkau dengan bus khusus dari Hatanagi. Dari sini jalur menanjak curam hampir 2.000 m menembus hutan lalu batas pepohonan menuju punggungan puncak, dengan pondok Akaishi-goya dan Akaishi Hinangoya (pondok darurat) sebagai tempat menginap. Banyak pendaki menempuhnya sebagai sirkuit dari Sawarajima yang menyatukan Akaishidake dengan puncak tetangga. Tidak ada bagian panjat teknis, tetapi keterpencilan, panjang jalur, dan ketinggian di atas 3.000 m menjadikannya pendakian serius; musim pendakian normal sekitar pertengahan Juli hingga awal Oktober saat pondok buka.
SumberTraverse Arakawa Sanzan (Warusawa/Akudawa) → Akaishidake
Berat (non-teknis) — traverse punggung tinggi jarak jauh; menuntut stamina, manajemen pondok, dan cadangan cuacaLintasan klasik yang menghubungkan tiga puncak Arakawa (Arakawa Sanzan — termasuk Warusawa/Akudawa, titik tertinggi Alpen Selatan) dengan Akaishidake dalam satu traverse punggung sekitar tiga hari. Dari Sawarajima jalur naik ke rangkaian Arakawa lalu menyusuri punggungan tinggi di atas 3.000 m menuju Akaishidake, menginap di pondok-pondok sepanjang jalur (mis. Senmai-goya, Arakawa-goya, Akaishi-goya). Rute ini menyajikan bagian terdalam dan paling terpencil dari Minami Alps dengan panorama luas, padang bunga alpine, dan peluang menjumpai raichō, tetapi menuntut aklimatisasi, stamina, dan cadangan hari untuk cuaca pegunungan tinggi.
SumberPengalaman Pendakian
Akaishidake (3.120 m) adalah puncak pemberi nama Alpen Selatan (Akaishi Sanmyaku) Jepang dan salah satu dari 100 Gunung Terkenal (Hyakumeizan) — dikenal karena letaknya yang paling terpencil di antara Alpen Jepang, tanpa kereta gantung maupun akses jalan mudah. Video-video berbahasa Jepang di bawah merekam pendakian dan traverse dari Sawarajima, sementara panduan berbahasa Inggris (THE JAPAN ALPS, Daringdaddy, RidgelineImages) merinci tahapan jalur, logistik pondok, dan pengalaman traverse untuk perencanaan.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.
- 1 Wikipedia Mount Akaishi — geografi, cirque gletser, dan sejarah pendakian en.wikipedia.org · EN
- 2 Wikipedia Gunung Akaishi id.wikipedia.org · ID
- 3 Wikidata Mount Akaishi (Q3695513) wikidata.org · EN
- 4 Ensiklopedia Mount Akaishi (Akaishidake) — profil puncak, elevasi 3.120 m, Alpen Jepang Selatan peakvisor.com · EN