GUNUNG · Italia
Monte Disgrazia
SumberFoto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 3.678 m
- Negara
- Italia (IT)
- Lokasi / Pegunungan
- Alpen Retik bagian barat (Bregaglia/Masino), Lombardia (provinsi Sondrio), Italia — di kepala Val Masino dan Valmalenco
- Tipe Gunung
- Puncak alpine non-vulkanik bersalju & bergletser (batuan metamorf/serpentinit) — puncak utama Val Masino–Valmalenco di Alpen Retik/Bregaglia
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 46.2692, 9.7492
- Kesulitan
- Alpine (PD+ pada jalur normal, hingga AD/D pada punggungan lain) — bukan pendakian jalan kaki biasa; menuntut keterampilan gletser, tali, crampon, ice axe, dan pengalaman punggungan campuran salju-batu bereksposur
- Musim Terbaik
- Musim panas alpine (akhir Juni–September) saat gletser & punggungan dalam kondisi terbaik; sebagian tim mendaki pada awal musim panas saat salju masih memadatkan medan
- Izin & Aturan
- Tidak perlu izin khusus; pendakian bebas namun menuntut kemandirian alpine. Basis umum adalah Rifugio Ponti (2.559 m); menginap di rifugio dianjurkan untuk start dini
- Bahaya
- Rekahan gletser (crevasse) di Preda Rossa/Ventina, batu lepas, punggungan bereksposur tinggi, perubahan cuaca cepat, badai petir sore, dan risiko jatuh di medan salju-es. Perlengkapan & teknik glasial serta partner tali wajib
Deskripsi
Monte Disgrazia (3.678 m) adalah puncak alpine paling menonjol di kelompok Masino–Bregaglia, berdiri megah di perbatasan Val Masino dan Valmalenco di Lombardia utara, Italia. Berbeda dari tetangganya yang didominasi granit dan panjat batu, Disgrazia adalah gunung bersalju dan bergletser sejati — piramida dengan punggungan tajam dan lereng es yang memberinya aura serius di kalangan alpinis. Puncaknya pertama kali dicapai pada 1862 oleh Leslie Stephen bersama pemandu Melchior Anderegg dan E. S. Kennedy, sebuah tonggak 'Zaman Emas' alpinisme. Jalur normalnya menyusuri punggungan barat laut (Cresta di Pioda / Cresta di Corda) dari Rifugio Ponti (2.559 m), melintasi moren dan gletser Preda Rossa sebelum menaiki punggungan campuran salju-batu bereksposur menuju puncak. Punggungan lain seperti Corda Molla (timur–timur laut) menawarkan rute campuran yang lebih liar dan jarang dilalui. Karena medannya menuntut keterampilan gletser dan pengalaman alpine, Disgrazia bukan gunung untuk pejalan santai, melainkan tujuan idaman bagi pendaki gunung yang mencari puncak salju klasik dengan pemandangan luas ke Bernina dan Alpen Bregaglia.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Cresta E-NE — Corda Molla
AD/D — panjat batu hingga III dengan bagian campuran dan salju hingga ~50°Salah satu punggungan terindah Monte Disgrazia: rute campuran (mixed) yang mengikuti punggungan timur–timur laut dalam lingkungan alpine yang liar dan jarang dilalui. Rute berselang-seling antara bagian salju tajam dan pitch batu kemerahan; panjatan jarang melampaui grade III namun sering sangat bereksposur, sehingga memerlukan tali, crampon, ice screw, dan friend. Lebih menuntut daripada jalur normal dan hanya untuk tim alpine berpengalaman.
SumberVia Normale — Cresta O/NO (Cresta di Pioda)
PD+ (panjatan batu hingga III, salju hingga ~45°) — alpine, butuh keterampilan gletserJalur normal dan termudah Monte Disgrazia, dibuka para pendaki Inggris pada 1862. Dari Rifugio Ponti (2.559 m) pendaki menyeberangi moren dan gletser Preda Rossa menuju Sella di Pioda, lalu menyusuri punggungan barat laut yang bereksposur dengan campuran salju dan panjatan batu mudah hingga puncak 3.678 m. Secara teknis tidak sulit, tetapi menuntut stamina, pengalaman alpine, kemampuan bergerak di gletser, dan kehati-hatian pada eksposur di dekat puncak.
SumberPengalaman Pendakian
Pengalaman di Monte Disgrazia hampir selalu bernuansa alpinisme sejati, bukan hiking. Catatan pendaki berpusat pada jalur normal punggungan barat laut (Cresta di Pioda) dari Rifugio Ponti (2.559 m), yang menuntut penyeberangan moren dan gletser Preda Rossa lalu menyusuri punggungan campuran salju-batu bereksposur hingga puncak 3.678 m. Vlog dan relazioni menonjolkan hamparan bidang batu (boulder field) yang melelahkan, formasi 'Cavallo di Bronzo', serta punggungan tipis di antara granit; sebagian pendaki menilai kesulitan teknisnya lebih ringan dari perkiraan namun eksposurnya nyata. Sebagian sumber mengeksplorasi rute lebih sulit dan liar seperti Corda Molla di sisi timur–timur laut — rute campuran salju dan es yang jarang dikunjungi. Benang merah dari semua catatan: perlunya keterampilan gletser, start dini/menginap di rifugio, cuaca stabil, dan penghormatan pada eksposur di punggungan puncak.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.