GUNUNG · Amerika Serikat (Hawaii)
Mauna Loa
Mauna Loa (Hawaii: gunung panjang)
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 4.169 m
- Negara
- Amerika Serikat (Hawaii) (US)
- Lokasi / Pegunungan
- Pulau Hawaiʻi (Big Island), dalam Taman Nasional Gunung Berapi Hawaiʻi (Hawaiʻi Volcanoes National Park)
- Tipe Gunung
- Gunung berapi perisai (shield volcano) raksasa — gunung berapi aktif terbesar di dunia menurut volume dan luas
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- 19.4833, -155.6000
- Kesulitan
- Berat. Pendakian non-teknis tetapi ekstrem karena ketinggian puncak ~4.169 m, jarak panjang, dan keterpencilan backcountry. Risiko serius penyakit ketinggian (AMS)
- Musim Terbaik
- Bisa sepanjang tahun, tetapi sangat tergantung cuaca, salju musim dingin di puncak, dan status erupsi/akses — wajib cek kondisi terkini ke NPS
- Izin & Aturan
- Izin backcountry NPS wajib untuk semua perjalanan menginap (kabin Red Hill/Puʻuʻulaʻula dan Mauna Loa Summit Cabin); menginap dibatasi maksimal 3 malam berturut per lokasi
- Bahaya
- Ketinggian & AMS pada ~4.169 m (penanganan utamanya adalah turun), medan lava/batuan vulkanik tajam, cuaca berubah mendadak termasuk salju dan suhu beku, keterpencilan ekstrem tanpa sumber air, dan bahaya vulkanik aktif. Pasca erupsi November 2022, jalur Mauna Loa Trail rusak sehingga Summit Cabin tak dapat diakses lewat jalur itu — verifikasi status terkini ke NPS
Deskripsi
Mauna Loa (4.169 m) adalah gunung berapi perisai raksasa di Pulau Hawaiʻi dan gunung berapi aktif terbesar di dunia menurut volume dan luasnya — namanya dalam bahasa Hawaii berarti "gunung panjang", merujuk pada lerengnya yang melandai jauh. Berbeda dari kerucut curam, Mauna Loa membentang luas dan landai, sehingga mendakinya berarti menempuh jarak panjang di medan lava terbuka pada ketinggian ekstrem alih-alih panjat teknis. Puncaknya dimahkotai kaldera Mokuʻaweoweo yang dramatis. Dua jalur utama membawa pendaki ke atas: Mauna Loa Observatory Trail, jalur tersingkat yang berangkat dari observatorium cuaca di sekitar 3.400 m menuju tepi kaldera dan puncak; serta Mauna Loa Trail yang panjang dan multi-hari dari sisi Kīlauea melewati kabin Red Hill (Puʻuʻulaʻula). Tantangan terbesar bukan kesulitan teknis melainkan ketinggian, keterpencilan, dan cuaca yang bisa berubah menjadi salju. Erupsi pada November 2022 merusak sebagian jalur dan akses, sehingga pendaki wajib memeriksa kondisi terkini dan mengurus izin backcountry ke National Park Service sebelum berangkat.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Mauna Loa Observatory Trail (dari Mauna Loa Weather Observatory)
Berat — non-teknis tetapi ekstrem karena ketinggian; jalur terpendek ke puncakJalur tersingkat menuju puncak Mauna Loa, dimulai dari Observatorium Cuaca Mauna Loa pada ketinggian sekitar 3.400 m. Menurut NPS, jaraknya sekitar 5,9 mil (9,5 km) ke Mauna Loa Summit Cabin dan 6,4 mil (10,3 km) ke titik tertinggi, naik melewati tepi kaldera Mokuʻaweoweo di North Pit. Risiko penyakit ketinggian sangat nyata, dan akses jalan observatorium dapat terdampak aliran lava erupsi 2022 — cek kondisi terbaru ke NPS.
SumberMauna Loa Trail (dari Mauna Loa Lookout via Red Hill / Puʻuʻulaʻula)
Sangat berat — panjang, terpencil, dan menanjak tinggiJalur panjang multi-hari dari sisi Kīlauea yang dimulai di Mauna Loa Lookout (ujung Mauna Loa Road). Menurut NPS, ruas ke kabin Red Hill (Puʻuʻulaʻula) sepanjang 7,5 mil (12,1 km) dengan kenaikan sekitar 1.028 m, lalu lanjut ke Mauna Loa Summit Cabin. Semua perjalanan menginap wajib izin backcountry NPS (maks 3 malam per lokasi). Catatan: pasca erupsi 2022, Summit Cabin tidak dapat dicapai lewat jalur ini karena kerusakan jalur — Observatory Trail menjadi alternatif.
SumberPengalaman Pendakian
Pengalaman mendaki Mauna Loa yang dibagikan pendaki menggambarkan pendakian non-teknis tetapi sangat menuntut karena ketinggian dan jarak. Dua pendekatan dominan: Observatory Trail yang lebih singkat dari observatorium cuaca di sekitar 3.400 m menuju tepi kaldera Mokuʻaweoweo dan puncak, serta Mauna Loa Trail yang panjang dan multi-hari lewat kabin Red Hill (Puʻuʻulaʻula). Vlog dan blog berulang menyoroti medan lava terbuka tanpa air, udara tipis yang memicu penyakit ketinggian, suhu beku dan salju di puncak, serta keterpencilan ekstrem. Banyak menekankan pentingnya aklimatisasi, start dini hari, dan izin backcountry NPS. Sejumlah catatan terbaru juga mengingatkan dampak erupsi 2022 terhadap akses jalan observatorium dan kerusakan Mauna Loa Trail.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.