GUNUNG · Nepal
Lhotse
ल्होत्से (Lhotse)
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 8.516 m
- Negara
- Nepal (NP)
- Lokasi / Pegunungan
- Mahalangur Himal (sub-rentang Khumbu), Himalaya — massif Everest
- Tipe Gunung
- Puncak orogenik Himalaya (non-vulkanik) — tertinggi keempat dunia
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 27.9617, 86.9333
- Kesulitan
- Sangat sulit & teknis (delapan-ribuan sejati, zona kematian)
- Musim Terbaik
- April–Mei (pra-monsun); Oktober (pasca-monsun) sebagai jendela kedua yang lebih singkat
- Izin & Aturan
- Wajib izin puncak (royalti) Departemen Pariwisata Nepal via operator ekspedisi resmi; sering dioperasikan bersama Everest dari sisi Nepal
- Bahaya
- Zona kematian (>8.000 m), Khumbu Icefall yang rawan, dinding es Lhotse Face yang padat serac & longsoran, jatuhan batu/es di Couloir Reiss yang sempit, angin tinggi & badai mendadak
Deskripsi
Lhotse (8.516 m) adalah gunung tertinggi keempat di Bumi, berdiri tepat di selatan Everest dalam satu massif Mahalangur Himal di perbatasan Nepal–Tiongkok (Tibet) dan terhubung dengan Everest lewat South Col. Namanya berasal dari bahasa Tibet yang berarti 'Puncak Selatan'. Berbeda dari sasaran trekking, Lhotse adalah pendakian mountaineering delapan-ribuan sejati: jalur normal berbagi Base Camp dengan Everest di Khumbu, menapaki dinding es legendaris Lhotse Face, lalu menyerang Couloir Reiss yang sempit dan curam menuju puncak — tempat jatuhan batu dan es menjadi ancaman konstan. Pendakian pertama dilakukan tim Swiss, Ernst Reiss dan Fritz Luchsinger, pada 18 Mei 1956. Massif ini memiliki sub-puncak Lhotse Tengah (8.414 m) dan Lhotse Shar (8.383 m). Dinding Selatan (South Face) setinggi sekitar 3.200 m termasuk salah satu dinding gunung tertinggi di dunia dan tetap menjadi tantangan alpinisme paling ekstrem, pertama kali didaki penuh oleh tim Slovenia pada 1990.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Dinding Selatan (South Face) Lhotse — Rute Slovenia 1990
Ekstrem (ED+) — salah satu jalur paling sulit di Himalaya; hanya untuk alpinis kelas dunia berpengalamanDinding Selatan Lhotse (±3.200 m tingginya) merupakan salah satu dinding gunung terbesar dan paling menantang di Bumi. Pertama kali didaki penuh pada Oktober 1990 oleh tim Slovenia (Tomo Česen diklaim, kemudian oleh Tim Macartney-Snape dan tim lain via variasi). Rute ini melintasi bebatuan curam, serac berbahaya, dan butuh alpine-style atau capsule-style climbing. Rute ini bukan untuk pendakian komersial dan memerlukan keahlian es/batu sangat tinggi serta keberanian menanggung risiko ekstrem.
SumberRute Normal — Couloir Lhotse via South Col (rute Swiss 1956)
Sangat berat & teknis (8000-an); kombinasi glasier, es terjal (Lhotse Face), dan couloir sempit di zona kematianRute normal Lhotse berbagi jalur dengan Everest dari Khumbu Base Camp (±5.360 m): melewati Khumbu Icefall, Camp I di Western Cwm (±6.065 m), Camp II di Western Cwm atas (±6.500 m), dan Camp III di tengah Lhotse Face (±7.100 m). Di sinilah jalur Everest dan Lhotse bercabang: pendaki Lhotse melanjutkan langsung ke atas via Camp IV South Col (±7.900 m) — yang juga dipakai pendaki Everest — lalu bercabang ke kanan menyerang Couloir Lhotse, celah curam nan berbahaya antara bebatuan dan es menuju puncak di 8.516 m. Couloir rentan jatuhan batu dan es, sehingga dorongan puncak dini hari (2–3 pagi) penting untuk menghindari panas matahari yang memperparah jatuhan.
SumberStatistik Keselamatan
Risiko sedangDirangkum untuk pencegahan & kewaspadaan — bukan daftar korban. Baca bersama tips keselamatan.
Periode 1950–2012 · Tabel rasio kematian 8000-an (data 8000ers.com, dihimpun Eberhard Jurgalski), 1950 s/d Maret 2012: 461 pendakian sukses ke puncak / 13 wafat = 2,8% kematian per orang yang mencapai puncak; sebagai 'climber death rate' (kematian per pendaki di atas base camp) angkanya 1,03%. Catatan basis: sumber lain menghitung korban dengan definisi berbeda — artikel Lhotse mencatat 'hingga Desember 2008, 371 orang mencapai puncak dan 20 tewas', sehingga total kematian bisa lebih tinggi tergantung cakupan; angka rate di atas mengikuti tabel 8000ers.com yang menyebut rasio secara langsung. Lhotse (8.516 m, tertinggi ke-4 di dunia) berbagi jalur pendekatan dengan Everest melewati Air Terjun Es Khumbu dan Western Cwm, lalu memisah di Lhotse Face yang curam menuju couloir puncak.
Penyebab kematian
- Longsoran salju
💡 Longsoran berulang kali menjadi penyebab kematian massal di Lhotse (mis. 1987 dan beberapa tahun lain), sebagian di jalur pendekatan yang dibagi dengan Everest. Pantau prakiraan longsor, lewati zona rawan pada dini hari saat salju paling stabil, dan minimalkan waktu terpapar di bawah lereng bermuatan.
Sumber - Terjatuh
💡 Jatuh di Lhotse Face — dinding es-salju curam menuju couloir puncak — adalah salah satu penyebab kematian tersering, termasuk pekerja ketinggian dan pendaki berpengalaman yang tergelincir. Tetap terkait pada tali tetap (fixed line) dengan teknik yang benar, jaga crampon tajam, dan ekstra hati-hati saat turun dalam keadaan lelah.
Sumber - Penyakit ketinggian (AMS/HACE/HAPE)
💡 Penyakit ketinggian, termasuk edema otak (HACE), tercatat menewaskan pendaki Lhotse di zona kematian. Aklimatisasi bertahap, batasi waktu di atas 8000 m, dan turun segera bila muncul sakit kepala hebat, ataksia, atau sesak napas berat.
Sumber - Hipotermia / paparan cuaca
💡 Paparan dingin dan bivak paksa di ketinggian ekstrem telah menyebabkan kematian akibat hipotermia dan radang beku di Lhotse. Bawa insulasi dan perlengkapan bivak darurat yang memadai, patuhi batas balik, dan hindari terjebak semalaman dekat puncak.
Sumber
Insiden penting
- 1956 Pendakian pertama Lhotse (Reiss & Luchsinger, 1956)
Pada 18 Mei 1956, dua pendaki Swiss mencapai puncak utama Lhotse untuk pertama kalinya, sebagai bagian dari ekspedisi Swiss Everest/Lhotse. Pendakian ini menunjukkan bahwa jalur pendekatan bersama Everest — meski melewati Air Terjun Es Khumbu yang berbahaya — dapat dilalui dengan perencanaan matang, dukungan tim, dan pemilihan waktu yang cermat.
Sumber - 1989 Kematian di Dinding Selatan 1989 — tali putus
Pada Oktober 1989, seorang alpinis Polandia ternama — salah satu tokoh besar pendakian Himalaya — tewas jatuh di Dinding Selatan Lhotse yang sangat curam ketika tali bekas yang dipakainya putus. Fokus pelajarannya bukan pada sosoknya, melainkan pada perlengkapan: periksa kondisi tali dan pengaman sebelum dipakai, hindari tali tak dikenal riwayatnya di medan ekstrem, dan jangan menaruh seluruh nyawa pada satu titik pengaman.
Sumber
Pengalaman Pendakian
Lhotse (8.516 m), tetangga selatan Everest, adalah pendakian delapan-ribuan teknis yang puncaknya dijaga oleh Couloir Reiss yang sempit dan curam. Jalur normalnya berbagi medan dengan Everest hingga dinding es Lhotse Face sebelum membelok ke arah puncak tersendiri. Kumpulan video dan tulisan berikut mendokumentasikan ekspedisi nyata — dari rekaman puncak penuh, kerja tim pemasang tali, turunan ski bersejarah, hingga catatan menapaki Lhotse Face. Semua tautan telah diverifikasi hidup.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.