GUNUNG · Indonesia
Lebalau
Lebalau. Ejaan yang sangat mirip, Lebelau (juga ditulis Labelau), adalah nama desa terbesar di Kecamatan Kisar Utara — desa itu berada di bagian pulau yang sama dengan koordinat bukit ini. Kaitan antara nama bukit dan nama desa masuk akal secara geografis tetapi tidak dinyatakan oleh satu pun sumber, jadi tidak diklaim sebagai fakta di sini. Arti kata dalam bahasa Meher tidak berhasil diverifikasi karena kamus daring Kisar-Meher memblokir akses.
SourcePantai Pulau Kisar, foto arsip koleksi KITLV (shelfmark KITLV 104155) — foto KAWASAN, BUKAN bukit Lebalau. Tidak ada foto Lebalau berlisensi bebas yang tersedia. Fotografer anonim, koleksi KITLV/Universitas Leiden, lisensi CC BY 4.0 via Wikimedia Commons.. Photo: source
—
- Feels like
- —
- Humidity
- —
- Wind
- —
Source: Open-Meteo
Information
- Elevation
- 61 m
- Country
- Indonesia (ID)
- Location / Range
- Cincin teras karang terangkat Pulau Kisar, Busur Banda Luar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Pulau Kisar berbentuk kira-kira persegi dengan cincin luar perbukitan berteras dan depresi mirip laguna yang memisahkan bukit-bukit tengah dari teras luar. Titik tertinggi pulau adalah Gunung Taitulu — sumber berbeda memberi angka berbeda: sekitar 300 m menurut Wikipedia Inggris dan sekitar 240 m (ditulis "Gunung Taitilu") menurut Asian Textile Studies.
- Mountain type
- Undakan rendah pada teras karang terangkat di bagian utara Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya. Bukan gunung dalam pengertian umum: data GeoNames yang menjadi asal entri ini menyebut puncaknya hanya menonjol sekitar 2 meter di atas tanah sekitarnya, dengan lebar kaki sekitar 0,21 km. Yang membuatnya tetap layak dicatat adalah konteks geologisnya — seluruh Pulau Kisar tersusun dari batuan metamorf bermetamorfosis rendah sampai menengah yang tertutup karang terangkat, dikelilingi rangkaian tebing gamping bertingkat yang naik dari pantai seperti anak tangga raksasa. Bukit setinggi ~61 m dekat pantai utara konsisten dengan cincin teras karang terangkat bagian luar itu.
- Volcanic?
- No (non-volcanic)
- Coordinates
- -8.0333, 127.1500
- Difficulty
- Tidak relevan sebagai pendakian, dan tidak ada data. Dengan tonjolan hanya sekitar 2 meter di atas tanah sekitarnya, Lebalau adalah undakan lanskap, bukan puncak yang didaki. Tidak ditemukan satu pun jalur, catatan kunjungan, atau waktu tempuh — dan itu wajar. Pulau Kisar sendiri tidak punya transportasi umum; akses ke pulau hanya lewat penerbangan perintis mingguan (SAM Air dari Ambon, Susi Air dari Kupang) yang mendarat di Bandara John Becker di Purpura, atau lewat laut.
- Best Season
- Belum ada rekomendasi dari sumber lapangan. Ringkasan data iklim pada artikel Wikipedia Cebuano menyebut iklim sabana dengan suhu rata-rata sekitar 24 °C, bulan terpanas Oktober sekitar 28 °C dan terdingin Juni sekitar 20 °C, curah hujan tahunan sekitar 1.206 mm; bulan terbasah Juni (sekitar 241 mm) dan terkering September (sekitar 1 mm). Sumber independen memperkuat gambaran kering itu: Asian Textile Studies mencatat musim kemarau panjang April–November, dan Antara menyebut kedua kecamatan di Kisar tergolong daerah rawan air dengan kemarau lebih dari delapan bulan. Pulau ini tidak memiliki sungai permukaan.
- Permits & Rules
- Tidak ada sistem izin, pengelola, atau pos untuk bukit ini — tidak ada kawasan konservasi yang memuat koordinatnya menurut pemeriksaan data OpenStreetMap. Yang berlaku adalah kepatutan setempat: koordinatnya jatuh di wilayah Kecamatan Kisar Utara, yang terdiri dari tiga desa — Lebelau, Nomaha, dan Pur-Pura — sehingga izin sebaiknya diminta langsung kepada pemerintah desa. Kisar adalah pulau terluar Indonesia di Selat Wetar yang berbatasan dengan Timor-Leste (sekitar 25 km ke utara dari Timor-Leste), sehingga pendatang sebaiknya juga menyiapkan identitas untuk keperluan pemeriksaan di wilayah perbatasan.
- Hazards
- Tidak ada catatan insiden dan tidak ada bahaya pendakian yang berarti pada bukit setinggi ini. Yang relevan justru kondisi kepulauannya: kelangkaan air bersih (Antara melaporkan program TMMD membangun jalan rabat beton 500 meter menuju mata air alami di Desa Lebelau dan delapan bak penampungan untuk dua kecamatan karena kemarau berlangsung lebih dari delapan bulan), tidak adanya transportasi umum di pulau, keterbatasan penerbangan perintis mingguan, serta jaringan telekomunikasi yang mudah terganggu — pada April 2026 gangguan jaringan di Desa Lebelau dan Taituluwaly harus ditangani dengan mengirim perangkat dari Jakarta melalui Ambon.
Description
Lebalau is a roughly 61-metre rise in the northern part of Kisar Island, Southwest Maluku Regency, Maluku province, Indonesia. Honesty first: outside the data chain GeoNames (ID 1638213) → OpenStreetMap (an NGA-GNS-sourced natural=peak node) → Wikidata (Q24897345) → Cebuano Wikipedia, not a single independent source anywhere mentions "Lebalau" as a hill. No news, no journal article, no blog, no government map, no photograph. The GeoNames data itself says it rises only about 2 metres above the surrounding ground, with a base about 0.21 km wide, so calling it a "mountain" would mislead — this is a step in the landscape on an uplifted coral terrace. Both the 61 m figure and the 56 m from the Open-Meteo terrain model come from databases and digital models, not field survey. One intriguing lead has to be stated carefully: the same district contains Lebelau village (also spelled Labelau), the largest village in Kisar Utara district, with 1,852 inhabitants at the 2010 census and about 1,991 in mid-2024. The similarity of the names and the closeness of the locations make a connection very plausible — but no source states it, so this page stops at calling a guess a guess. What is substantive is the island itself. Kisar covers about 84 km², measures roughly 10 × 8.7 km, holds about 14,390 people (mid-2025) and has its seat at Wonreli. It is roughly square in shape with an outer ring of terraced hills and a lagoon-like depression separating the central hills from the outer terrace; the whole island is ringed by reefs and low coral cliffs. Its high point, Gunung Taitulu, is recorded differently by different sources — about 300 m per English Wikipedia and about 240 m (as "Taitilu") per Asian Textile Studies. Geologically Kisar consists of low- to medium-grade metamorphic rock with scattered amphibolite, capped by uplifted coral, rising from the sea at about 0.5 mm per year over the last few hundred thousand years as part of the Outer Banda Arc. Those coral steps — not volcanic activity — are what form every "hill" on the island, Lebalau included. Its history is far better documented than its topography. The VOC arrived in 1665 and named the island after the Kisar word for "white sand"; two forts were built, Fort Delfshaven (1666) at Kota Lama and the 45 × 42-metre Fort Vollenhoven (1668) at Nama Beach, now Wonreli harbour. Control changed hands repeatedly — British in 1795, Dutch/French in 1803, British again in 1810, Dutch from 1817 to 1819 before abandonment. From that European outpost grew the Indo-European community known as the "Kisar mestizos", with surnames such as Frans, Parera, Joostenz, Wouthuysen, Caffin, Lerrick and Peelman. G.P. Rouffaer's 1910 colonial map still labels the island "P. Kisser". Older still, Kisar holds rock art roughly 2,500 years old depicting anthropomorphic figures, boats and animals. In Kisar Utara district itself, in Pur-Pura village neighbouring Lebelau, lies Negeri Lama Purpura — the island's largest fortified site, a clifftop settlement occupied since the 14th–15th centuries. Islanders speak two languages of very different origin: Meher (also called Kisar or Yotowawa), an Austronesian language used by about 90 per cent of the population, and Oirata or Woirata, a Papuan language with around 1,500 speakers in the east of the island that is effectively a dialect of Fataluku from Timor-Leste. Kisar women weave traditional ikat cloth that is almost never sold outside the region, and Kisar oranges are the island's best-known produce. So how should this entry be read? As an honest geographic marker: a low uplifted-coral terrace step in northern Kisar whose value lies not in the climb — there is nothing to climb — but in what stands around it. There is no photograph of Lebalau; the image on this page is an archival KITLV photograph of the Kisar coast, not of this hill.
References
The summary above is compiled from the following sources. Click to explore them yourself.
- 1 Wikipedia Lebalau — 61 m, menonjol 2 m di atas tereyn sekitar, lebar kaki 0,21 km, berada di Pulau Kisar, iklim sabana 1.206 mm/tahun ceb.wikipedia.org · CEB
- 2 Wikipedia Kisar — luas 83,99 km², titik tertinggi Gunung Taitulu ±300 m, geologi metamorf tertutup karang terangkat, laju pengangkatan ±0,5 mm/tahun, VOC 1665, Fort Delfshaven & Fort Vollenhoven, mestizo Kisar, lukisan gua ±2.500 tahun en.wikipedia.org · EN
- 3 Wikipedia Pulau-Pulau Terselatan — data desa Kecamatan Kisar Utara (Lebelau, Nomaha, Pur-Pura) beserta jumlah penduduk en.wikipedia.org · EN
- 4 Wikipedia Kisar language (Meher/Yotowawa) — bahasa Austronesia yang dipakai mayoritas penduduk Pulau Kisar en.wikipedia.org · EN
- 5 Wikipedia Oirata language — bahasa Papua di timur Pulau Kisar, ±1.500 penutur, berkerabat dekat dengan Fataluku en.wikipedia.org · EN
- 6 Wikidata Lebalau (Q24897345) — mountain in Indonesia, P625 -8,0333/127,1500, GeoNames ID 1638213 wikidata.org · EN
- 7 Encyclopedia Lebalau (1638213) — mountain, Indonesia geonames.org · EN
- 8 Encyclopedia Node 1070155110 — natural=peak, name=Lebalau, gns:dsg=MT, source=NGA-GNS openstreetmap.org · EN
- 9 Encyclopedia Kisar Island — bentuk pulau, cincin luar perbukitan berteras, Gunung Taitilu 240 m, musim kemarau April–November, kontrak VOC 1665, tenun ikat asiantextilestudies.com · EN
- 10 Encyclopedia Informasi Umum Pulau Kisar — topografi berbukit berbatu karang, pesisir dibentengi bukit karang & tebing karst, permukiman di pedalaman, pulau terluar berbatasan Timor-Leste, jeruk Kisar bosscha.itb.ac.id · ID
- 11 Encyclopedia Elevasi model medan Copernicus pada koordinat puncak: 56 m (pembanding terhadap 61 m dari GeoNames) api.open-meteo.com · EN
- 12 Encyclopedia File:Strand op Kisar, KITLV 104155.tiff — foto arsip pantai Kisar, koleksi KITLV/Leiden, CC BY 4.0 (foto kawasan) commons.wikimedia.org · NL
- 13 Encyclopedia Peta Pulau Kisar oleh G.P. Rouffaer, 1910 — pulau ditulis "P. Kisser" pada peta kolonial (domain publik) commons.wikimedia.org · NL
- 14 news Atasi krisis air bersih di perbatasan Kisar Utara (8 Nov 2022) — mata air alami Desa Lebelau, jalan rabat beton 500 m, 8 bak penampung, kemarau >8 bulan antaranews.com · ID