GUNUNG · Nepal / India (Sikkim)
Kabru
काब्रु (Kabru)
Source
Photo: source
—
- Feels like
- —
- Humidity
- —
- Wind
- —
Source: Open-Meteo
Information
- Elevation
- 7.412 m
- Country
- Nepal / India (Sikkim) (NP)
- Location / Range
- Massif Kangchenjunga, Himalaya (perbatasan Nepal timur – Sikkim, India)
- Mountain type
- Puncak Himalaya di punggungan yang memanjang ke selatan dari Kangchenjunga; puncak 7.000-an paling selatan di dunia
- Volcanic?
- No (non-volcanic)
- Coordinates
- 27.6350, 88.1183
- Difficulty
- Sangat sulit — puncak es berketinggian ekstrem di massif Kangchenjunga dengan medan salju dan es yang terjal; menuntut pengalaman ekspedisi tinggi. Umumnya hanya disaksikan dari trek Kangchenjunga/Goecha La.
- Best Season
- Musim semi (April–Mei) dan musim gugur (Oktober–November) untuk trek pandang; jendela pendakian sangat terbatas
- Permits & Rules
- Sisi Sikkim (India) berada di kawasan lindung Khangchendzonga dan menuntut izin khusus; sisi Nepal berada di kawasan konservasi Kangchenjunga dengan izin trekking terbatas. Puncaknya sangat jarang didaki.
- Hazards
- Ketinggian ekstrem, medan es dan salju curam, cuaca massif Kangchenjunga yang keras, serta keterpencilan — pertolongan darurat sulit dijangkau.
Description
Kabru (about 7,412 m) is a Himalayan peak on the border of eastern Nepal and India (Sikkim), part of a ridge that runs south from Kangchenjunga, the world's third-highest mountain. It is known as the southernmost 7,000 m peak on Earth. Its story is tied to the history of climbing altitude records: on 8 October 1883 W. W. Graham, with the Swiss guides Emil Boss and Ulrich Kaufmann, claimed to reach a point near the summit (~7,325 m) — a claim long doubted by authorities but which modern analysis suggests may have been correct; if valid, it broke the altitude record of its day and held for decades. An undisputed altitude record was then set on the same peak on 20 October 1907, when the Norwegians Carl W. Rubenson and Monrad Aas turned back only about 50 m below the top. Because of its remoteness and difficulty, Kabru is far more often admired from the Kangchenjunga and Goecha La treks in Sikkim than climbed.
Gallery
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Routes
Punggungan Kangchenjunga selatan (jalur historis rekor ketinggian)
Sangat sulit — puncak es terjal, jarang didakiKabru terletak di punggungan yang memanjang ke selatan dari Kangchenjunga. Sepanjang sejarah, upaya di sini melekat pada rekor ketinggian pendakian: pada 1883 W. W. Graham bersama pemandu Emil Boss dan Ulrich Kaufmann mengaku mencapai ~7.325 m dekat puncak, dan pada 20 Oktober 1907 pendaki Norwegia Carl W. Rubenson serta Monrad Aas berbalik hanya ~50 m dari puncak. Jalur ini menuntut penanganan medan es dan salju curam pada ketinggian ekstrem dan hanya sesekali dicoba.
SourceTrek pandang Goecha La / Yuksom (Sikkim)
Sedang (trekking) — bukan pendakian puncakBagi sebagian besar pengunjung, Kabru disaksikan dari trek Goecha La di Sikkim barat yang dimulai dari Yuksom. Trek ini menyusuri kawasan lindung Khangchendzonga dan menghadirkan panorama dekat Kabru bersama tembok Kangchenjunga, Pandim, dan Rathong — cara paling umum menikmati gunung ini tanpa mendaki puncaknya yang sangat sulit.
SourceClimbing Experiences
Because of its remoteness and difficulty, Kabru experiences are mostly views from treks and viewpoints in Sikkim and eastern Nepal — from Yuksom, Ravangla, and the Goecha La trek that opens onto the Kangchenjunga massif where Kabru is the southernmost 7,000 m peak. Footage shows the mountain's profile, base-camp scenery, and compositions of the snowy summits around Kabru, Rathong, and Kangchenjunga.
References
The summary above is compiled from the following sources. Click to explore them yourself.