GUNUNG · Nepal / Tiongkok (Tibet)
Gyachung Kang
Gyachung Kang (གྱ་ཆུང་ཀང་)
Sumber
Gyachung Kang (≈ 7.952 m) di rangkaian Mahalangur Himal, perbatasan Nepal–Tibet — foto dari Wikimedia Commons. Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 7.952 m
- Negara
- Nepal / Tiongkok (Tibet) (NP)
- Lokasi / Pegunungan
- Mahalangur Himal (sub-rangkaian Khumbu), di perbatasan Nepal–Tiongkok, di antara Cho Oyu dan Everest, di kepala Gletser Ngozumpa dekat Gokyo
- Tipe Gunung
- Puncak es-salju di pegunungan tinggi (bukan gunung berapi) — puncak tertinggi antara Cho Oyu dan Everest di rangkaian Mahalangur Himal
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 28.0981, 86.7422
- Kesulitan
- Sangat sulit — ekspedisi Himalaya berketinggian ekstrem (~7.952 m) dengan medan gletser, dinding es, dan ketinggian mematikan; jarang didaki
- Musim Terbaik
- Pra-monsun (April–Mei) dan pasca-monsun (September–Oktober), musim ekspedisi standar Himalaya Nepal
- Izin & Aturan
- Puncak ekspedisi berizin; pendakian memerlukan izin puncak dari otoritas Nepal (atau akses sisi Tibet dari Tiongkok) beserta layanan agen ekspedisi. Pendekatan lazim dari lembah Gokyo/Ngozumpa
- Bahaya
- Ketinggian ekstrem di atas 7.900 m (zona kematian mendekat), badai Himalaya mendadak, longsoran salju, seracs & jurang gletser, serta suhu sangat rendah dan angin kencang di punggungan atas
Deskripsi
Gyachung Kang (≈ 7.952 m) adalah puncak tertinggi ke-15 di dunia dan puncak tertinggi yang berdiri di antara Cho Oyu dan Everest di rangkaian Mahalangur Himal, tepat di perbatasan Nepal–Tiongkok (Tibet). Ketinggiannya hanya sekitar seratus meter di bawah ambang 8.000 m, sehingga secara elevasi ia termasuk puncak tertinggi yang bukan 'eight-thousander'. Meski begitu, Gyachung Kang relatif tak dikenal — sebagian karena prominennya yang rendah (sekitar 700 m) membuatnya tampak sebagai bagian dari deretan raksasa Khumbu ketimbang puncak berdiri sendiri. Pendakian pertamanya dilakukan ekspedisi Jepang pada 10 April 1964 (Yukihiko Kato, Kiyoto Sakaizawa, dan Sherpa Pasang Phutar mencapai puncak) melalui sisi barat, dengan pendekatan dari sisi Nepal lewat Gletser Ngozumpa dekat Gokyo. Dinding utaranya yang sulit baru dituntaskan pada 1999 oleh tim Slovenia dan diulang secara alpine oleh Yasushi Yamanoi pada 2002. Karena terpencil, teknis, dan berketinggian ekstrem, gunung ini jarang didaki dan lebih sering hanya disaksikan dari jalur trekking Gokyo.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Dinding Utara (North Face) — jalur teknis dari sisi Tibet
Ekstrem — dinding es teknis dengan bahaya objektif tinggiDinding utara Gyachung Kang adalah tantangan teknis besar: pertama dituntaskan tim Slovenia pada 1999 dan diulang secara alpine oleh Yasushi Yamanoi pada 2002. Rute ini menuntut pendakian es dan campuran yang berat di ketinggian ekstrem, dan hanya untuk pendaki berpengalaman tinggi.
SumberSisi Barat / Punggungan Barat Laut (jalur pendakian pertama, dari Nepal via Gokyo)
Sangat sulit — pendakian gletser & es berketinggian ekstremRute pendakian pertama (1964) mendekati Gyachung Kang dari sisi Nepal lewat Gletser Ngozumpa di dekat Gokyo, lalu naik melalui sisi barat menuju punggungan barat laut hingga puncak (~7.952 m). Jalur ekspedisi klasik ini menuntut aklimatisasi panjang, rangkaian kemah tinggi, dan penanganan medan gletser serta punggungan bersalju yang terpapar.
SumberPengalaman Pendakian
Karena sangat terpencil, teknis, dan berketinggian ekstrem, Gyachung Kang jarang didaki sehingga rekaman puncak yang utuh langka. Dokumentasi yang tersedia berupa laporan ekspedisi terverifikasi (pendakian dinding utara & catatan operator ekspedisi) serta video profil/aerial yang memperkenalkan posisi dan bentuk puncak di antara Cho Oyu dan Everest. Kumpulan sumber di bawah menautkan laporan pendakian nyata dan visual gunung dari sisi Nepal (Gokyo/Ngozumpa) maupun sisi Tibet.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.