GUNUNG · Jepang
Gunung Tanigawa
谷川岳 (Tanigawa-dake)
Sumber
Punggungan dan puncak kembar Gunung Tanigawa, Oktober 2007 (Wikimedia Commons). Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 1.977 m
- Negara
- Jepang (JP)
- Lokasi / Pegunungan
- Pegunungan Mikuni, perbatasan Prefektur Gunma–Niigata (kota Minakami), Honshu — salah satu Nihon Hyakumeizan (100 Gunung Terkenal Jepang)
- Tipe Gunung
- Gunung (puncak kembar berbatu di punggungan perbatasan)
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 36.8372, 138.9297
- Kesulitan
- Bervariasi: jalur Tenjin-one lewat kereta gantung tergolong sedang & bisa pulang-hari, tetapi punggungan Nishi-Kuro-one dan tebing Ichinokura-sawa sangat berbahaya/teknis
- Musim Terbaik
- Akhir Juni–Oktober untuk pendakian umum (musim gugur/kōyō terindah Oktober); musim dingin bersalju lebat & rawan longsoran salju
- Izin & Aturan
- Tidak ada izin khusus untuk jalur wisata Tenjin-one; disarankan mengisi rencana pendakian (tozan-todoke). Rute tebing menuntut pengalaman panjat & pengaman
- Bahaya
- Cuaca berubah ekstrem (pertemuan massa udara Benua Asia & Pasifik), tebing curam Ichinokura-sawa, punggungan sempit, badai salju & longsoran salju musim dingin. Total korban jiwa historisnya tercatat lebih dari 800 orang — terbanyak untuk satu gunung menurut Guinness
Deskripsi
Gunung Tanigawa (谷川岳, 1.977 m) berdiri di perbatasan Prefektur Gunma dan Niigata di kota Minakami, dan meski hanya separuh tinggi puncak-puncak Pegunungan Alpen Jepang, ia terkenal sebagai salah satu gunung paling mematikan di dunia. Letaknya persis di jalur bertemunya massa udara dari Benua Asia dan Samudra Pasifik membuat cuacanya berubah cepat dan ganas; dipadukan tebing batu vertikal seperti Ichinokura-sawa, gunung ini telah merenggut lebih dari 800 nyawa sejak awal era Taishō — jumlah korban tunggal terbanyak di dunia yang bahkan tercatat di Guinness Book of Records. Karena itu ia dijuluki "gunung iblis" (魔の山). Namun Tanigawa juga sangat mudah diakses: Kereta Gantung Tanigawadake mengangkat pendaki dari stasiun Doai ke Tenjindaira (1.319 m), sehingga jalur punggungan Tenjin-one menuju dua puncak kembarnya — Toma-no-Mimi (1.963 m) dan Oki-no-Mimi (1.977 m, "telinga") — bisa didaki pulang-hari oleh pendaki biasa. Kyūya Fukada memasukkannya ke dalam Nihon Hyakumeizan justru karena karakter dramatis inilah.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Ichinokura-sawa (tebing panjat — hanya pemanjat teknis)
Sangat berat / teknisDinding batu vertikal legendaris di sisi Tanigawa yang menjadi arena panjat tebing sekaligus penyebab sebagian besar korban jiwa gunung ini. Hanya untuk pemanjat berpengalaman dengan tali dan pengaman; bukan jalur pendakian biasa.
Nishi-Kuro-one (punggungan Nishi-Kuro)
BeratJalur pendakian langsung dari dasar tanpa kereta gantung, dikenal sebagai salah satu dari "tiga tanjakan terjal besar Jepang". Rute panjang dan menuntut fisik dengan bagian berbatu, cocok untuk pendaki berpengalaman dan berkondisi prima.
Tenjin-one (jalur punggungan Tenjin, via kereta gantung)
SedangRute paling populer dan bisa pulang-hari. Naik Kereta Gantung Tanigawadake dari stasiun Doai ke Tenjindaira (1.319 m), lalu menyusuri punggungan melewati shelter Kumaana-zawa, Tengu-no-Tamariba, dan pondok Kata-no-Koya menuju puncak kembar Toma-no-Mimi (1.963 m) dan Oki-no-Mimi (1.977 m). Meski relatif mudah, sebagian jalur berupa rantai/batu dan cuaca bisa berubah cepat.
Pengalaman Pendakian
Gunung Tanigawa punya dua wajah: jalur wisata Tenjin-one yang bisa ditempuh pulang-hari berkat kereta gantung ke Tenjindaira, dan sisi tebing Ichinokura-sawa serta punggungan Nishi-Kuro-one yang teknis dan mematikan. Video-video berikut merekam keduanya — pendakian pemula lewat Tenjin-one, panorama musim gugur di puncak kembar Toma-no-Mimi & Oki-no-Mimi, hingga catatan mengapa gunung 1.977 m ini disebut paling berbahaya di dunia. Sebagian berbahasa Jepang, sebagian Inggris.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.