GUNUNG · Indonesia
Gunung Lokon
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 1.580 m
- Negara
- Indonesia (ID)
- Lokasi / Pegunungan
- Semenanjung Minahasa, busur vulkanik Sangihe, Sulawesi Utara
- Tipe Gunung
- Stratovolkano aktif
- Berapi?
- Ya — gunung berapi
- Koordinat
- 1.3580, 124.7920
- Kesulitan
- Sedang–Sulit — jalur menuju kawah melewati batuan lepas dan tanjakan terjal; perlu memperhatikan status aktivitas vulkanik sebelum mendaki
- Musim Terbaik
- Mei–Oktober (musim kemarau); wajib cek status aktivitas PVMBG sebelum keberangkatan
- Izin & Aturan
- Tidak ada izin formal; pendaki diminta melapor ke pos pendakian. Zona eksklusi 2,5 km dari Kawah Tompaluan diberlakukan saat status Waspada (Level II) ke atas
- Bahaya
- Gunung berapi aktif dengan risiko letusan freatik; gas vulkanik berbahaya dari Kawah Tompaluan; batuan lepas saat turun; status aktivitas dapat berubah sewaktu-waktu
Deskripsi
Gunung Lokon adalah stratovolkano aktif yang terletak di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, sekitar 10 km selatan Kota Manado, dan tergolong salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Berpasangan dengan Gunung Empung dalam satu kompleks vulkanik, seluruh aktivitas erupsinya berpusat di Kawah Tompaluan yang terletak di antara kedua puncak — bukan di puncak Lokon sendiri yang berbentuk datar dan tidak berkawah. Pemantauan dilakukan terus-menerus oleh PVMBG dengan zona eksklusi aktif di sekitar kawah, sehingga pendaki wajib memastikan status aman sebelum mendaki.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Jalur Kakaskasen Satu ke Kawah Tompaluan
Mudah–sedang (day trek); licin di jalur lavaJalur utama dari basecamp Kakaskasen Satu (±796 mdpl) di belakang area galian, menyusuri dasar sungai bekas aliran lahar hingga area kawah, dengan beda tinggi beberapa ratus meter. Sumber air terbatas sehingga pendaki wajib membawa air dari bawah; terdapat zona bahaya di sekitar Kawah Tompaluan yang harus dihindari, dan status dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti aktivitas vulkanik.
SumberJalur Kakaskasen Tiga (via Taman Wisata Pelangi) ke Kawah Tompaluan
Mudah–sedang; licin di jalur lavaRute dari desa Kakaskasen Tiga di Taman Wisata Pelangi yang melewati jalan berbatu lalu bergabung dengan jalur utama; dari galian batu hanya butuh 60–90 menit menuju bibir Kawah Tompaluan (±1.130 mdpl). Sebagian besar pengunjung berhenti di kawah, bukan puncak sejati; jalur menyusuri dasar sungai lava lama yang halus dan bisa sangat licin.
SumberPengalaman Pendakian
Pengalaman di Gunung Lokon (±1.580 mdpl) di Tomohon, Sulawesi Utara, umumnya bukan pendakian ke puncak sejati melainkan trek harian menuju Kawah Tompaluan — kawah aktif di pelana antara Lokon dan Empung. Pendaki naik dari sisi timur lewat Kakaskasen (Satu atau Tiga/Taman Wisata Pelangi), menyusuri dasar sungai kering bekas aliran lahar yang bisa sangat licin oleh batu berlumut, melewati vegetasi ilalang tajam menjelang kawah. Catatan perjalanan menonjolkan uap belerang, pemandangan kota Tomohon, dan momen matahari terbit. Karena Lokon tergolong sangat aktif dan berulang kali menyebabkan penutupan, sumber-sumber menegaskan pentingnya mengecek status vulkanik (PVMBG/MAGMA Indonesia) serta menghormati zona bahaya di sekitar kawah.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.