← Kembali ke daftar

GUNUNG · Indonesia

Gunung Halau-halau

Gunung Besar

Sumber
Gunung Halau-halau

Foto: sumber

Informasi

Elevasi
1.901 m
Negara
Indonesia (ID)
Lokasi / Pegunungan
Pegunungan Meratus
Tipe Gunung
non-vulkanik (ofiolitik)
Berapi?
Tidak (non-vulkanik)
Koordinat
-2.7106, 115.6259
Kesulitan
Ekstrem — jalur panjang dari ketinggian rendah (~152m) dengan total elevasi gain hampir 1.750m, medan hutan lebat, penyeberangan sungai berganda, minim penanda jalur
Musim Terbaik
Musim kemarau sekitar Mei–Oktober. Hindari musim hujan (November–Maret) karena risiko banjir sungai dan longsor. Hindari Februari: penutupan adat untuk upacara Basambu Umang.
Izin & Aturan
Catatan: per 1 Mei 2026, masyarakat adat Dayak Meratus mendeklarasikan penutupan akses pendakian secara permanen melalui musyawarah adat di Desa Hinas Kiri. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menyatakan belum ada keputusan resmi pemerintah terkait hal ini (Antara, Mei 2026). Secara historis tidak diperlukan SIMAKSI, tetapi wajib melapor kepada tetua adat (Tutuha) setempat dan menggunakan pemandu lokal.
Bahaya
Lintah berlimpah di seluruh jalur hutan bawah; penyeberangan sungai berbahaya saat banjir; beberapa titik tebing curam; risiko tersesat tanpa pemandu karena jalur minim penanda; longsor di musim hujan

Deskripsi

Gunung Halau-halau, yang secara topografi bernama Gunung Besar, berdiri setinggi 1.901 meter dan merupakan puncak tertinggi Provinsi Kalimantan Selatan. Terletak di kawasan Pegunungan Meratus yang membentang dari utara ke selatan provinsi tersebut, gunung ini berada di perbatasan tiga kabupaten: Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, dan Tanah Bumbu. Pegunungan Meratus tersusun dari batuan ofiolitik berumur ratusan juta tahun — bukan rangkaian vulkanik. Gunung ini dianggap keramat oleh Suku Dayak Meratus (Urang Bukit) yang mendiami kawasan sekitarnya dan menjadi bagian integral dari kepercayaan Kaharingan; di dekat puncak terdapat pohon kariwaya (sejenis beringin) yang digunakan dalam praktik spiritual. Per 1 Mei 2026, masyarakat adat Dayak Meratus menutup akses pendakian secara permanen melalui musyawarah adat, meski pemerintah kabupaten belum mengeluarkan keputusan resmi. Jalur pendakian tergolong ekstrem dengan total jangkauan elevasi hampir 1.750 meter dari titik awal di ketinggian rendah, melewati hutan lebat dan banyak penyeberangan sungai.

Rujukan

Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.

  1. 1 Wikipedia https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Halau-halau id.wikipedia.org
  2. 2 Wikidata https://www.wikidata.org/wiki/Q10949069 wikidata.org
  3. 3 Ensiklopedia https://www.gunungbagging.com/besar/ gunungbagging.com
  4. 4 Media https://kalsel.antaranews.com/berita/517499/pemkab-hst-pastikan-belum-ada-keputusan-resmi-penutupan-permanen-gunung-halau-halau kalsel.antaranews.com