GUNUNG · Iceland
Esja
Esjan
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 914 m
- Negara
- Iceland (IS)
- Lokasi / Pegunungan
- Esja
- Tipe Gunung
- Pegunungan vulkanik (basalt & tuf)
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 64.2600, -21.6515
- Kesulitan
- Mudah–Sedang (jalur Þverfellshorn populer untuk semua kalangan)
- Musim Terbaik
- Mei–September; musim dingin butuh crampon/perlengkapan salju
- Bahaya
- Cuaca cepat berubah, angin kencang, kabut, jalur berlumpur/bersalju, seksi atas curam berbatu
Deskripsi
Esja (puncak tertinggi Hábunga, 914 m) adalah rangkaian pegunungan di barat daya Islandia, sekitar 10 km di utara Reykjavík, dan menjadi gunung paling populer untuk didaki di negeri itu karena sangat mudah dijangkau — bahkan dengan bus kota. Esja bukan satu gunung tunggal melainkan rangkaian vulkanik yang tersusun dari basalt dan tuf, terbentuk pada akhir Pleistosen ketika lava mengalir di masa hangat dan punggung tuf menumpuk di bawah gletser pada masa dingin. Puncak paling timur, Móskarðshnúkar, tampak terang karena batuan riolitnya. Jalur pendakian paling terkenal naik ke Þverfellshorn (780 m) dan Kerhólakambur (851 m); jalur dibagi atas seksi-seksi dengan rambu bergambar sepatu bot (1–3 bot) sebagai penanda kesulitan, dengan batu besar 'Steinn' (~597 m) sebagai titik balik populer.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Kerhólakambur (851 m)
Menantang: lebih tinggi dan lebih curam dari Þverfellshorn, lebih sepiAlternatif yang lebih tinggi dan menantang dibanding Þverfellshorn, menuju puncak Kerhólakambur (851 m) di rangkaian Esja. Jalur ini lebih sepi dan menuntut stamina lebih, cocok bagi pendaki yang ingin tantangan lebih besar serta pemandangan yang lebih luas ke arah Teluk Faxaflói. Titik tertinggi rangkaian Esja sendiri, Hábunga (914 m), berada lebih jauh ke dalam pegunungan dan jarang menjadi tujuan harian.
SumberÞverfellshorn (780 m) — jalur utama via Mógilsá
Sedang: jalur bertanda dengan sistem rambu 'bot' 1–3; bagian akhir di atas Steinn curam dan sebagian memakai rantai peganganJalur paling populer di Esja, dimulai dari area parkir Mógilsá di kaki gunung yang juga dijangkau bus kota dari Reykjavík. Jalur dibagi atas beberapa seksi dengan rambu yang memberi tingkat kesulitan memakai gambar sepatu bot — 1 bot (mudah) hingga 3 bot (menantang). Setelah berjalan sekitar 6,6 km dengan kenaikan ~597 m, pendaki tiba di batu besar bernama Steinn; di sinilah sebagian besar pendaki pemula memilih turun karena jalur di atasnya makin sulit. Bagi yang melanjutkan, seksi terakhir menuju puncak Þverfellshorn (780 m) lebih curam dan di beberapa titik tersedia rantai untuk pegangan. Cuaca Islandia yang cepat berubah dan angin kencang adalah faktor utama yang harus diperhitungkan.
Segmentasi Jalur
- 1
Parkir Mógilsá → Steinn (~597 m)
Jalur bertanda rambu 'bot'; titik balik populer bagi pendaki pemula di batu besar Steinn
- 2
Steinn → Puncak Þverfellshorn (780 m)
Lebih curam; sebagian seksi memakai rantai pegangan; hati-hati saat basah atau bersalju
Pengalaman Pendakian
Esja bukan satu puncak melainkan rangkaian pegunungan vulkanik (basalt & tuf) sekitar 10 km di utara Reykjavík, dan menjadi gunung paling populer untuk didaki di Islandia karena begitu mudah dijangkau — bahkan bisa dicapai dengan bus kota. Jalur paling terkenal naik ke Þverfellshorn (780 m); jalur dibagi atas seksi-seksi yang ditandai rambu bergambar 'sepatu bot' (1 bot = mudah hingga 3 bot = menantang). Sebagian besar pendaki pemula berhenti di batu besar bernama 'Steinn' (sekitar 597 m, ~6,6 km), karena di atas titik itu jalur menanjak makin curam dan sebagian memakai rantai pegangan. Pengalaman yang dibagikan pendaki menekankan cuaca Islandia yang cepat berubah, angin kencang, dan jalur yang bisa berlumpur atau bersalju, namun semua sepakat panorama Teluk Faxaflói dan kota Reykjavík dari atas sangat memuaskan.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.