GUNUNG · Nepal
Dhampus Peak
धम्पुस चुली / Dhampus Peak (Thapa Peak)
Sumber—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 6.012 m
- Negara
- Nepal (NP)
- Lokasi / Pegunungan
- Dhaulagiri Himal, Gandaki, Nepal
- Tipe Gunung
- Puncak pendakian non-vulkanik (batuan Himalaya) di massif Dhaulagiri; terdaftar sebagai 'trekking peak' Nepal Mountaineering Association
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 28.7979, 83.6053
- Kesulitan
- PD (Peu Difficile) — dianggap salah satu 6.000-an paling non-teknis di Nepal: sebagian besar berupa trekking bersalju dan snow slope landai-sedang, namun tetap butuh crampon, ice axe, dan aklimatisasi
- Musim Terbaik
- Oktober–November (musim gugur) dan Maret–Mei (musim semi); monsun (Juni–September) dihindari karena lereng basah dan visibilitas buruk
- Izin & Aturan
- Izin trekking peak Nepal Mountaineering Association (NMA) diperlukan, ditambah izin Kawasan Konservasi Annapurna (ACAP) karena jalur pendekatan lewat lembah Kali Gandaki; umumnya diorganisir operator berlisensi.
- Bahaya
- Ketinggian (AMS/HAPE/HACE mendekati dan di atas 6.000 m); crevasse tersembunyi di gletser dekat Dhampus Pass; cuaca dan badai salju yang cepat datang di massif Dhaulagiri; angin kencang di punggungan puncak; suhu sangat dingin, terutama pada percobaan puncak musim dingin
Deskripsi
Dhampus Peak (6.012 m), juga disebut Thapa Peak, berdiri di sebelah timur laut celah Dhampus Pass (~5.240 m) di massif Dhaulagiri, Nepal tengah-barat. Puncak ini kerap disebut sebagai salah satu 6.000-an paling non-teknis dan ramah pemula di Nepal — sebagian besar rutenya berupa trekking bersalju dan snow slope yang tidak curam — sehingga menjadi pilihan populer untuk pendakian ketinggian pertama menembus 6.000 m. Daya tarik utamanya adalah panorama luar biasa dari puncak: dinding raksasa Dhaulagiri I (8.167 m), Tukuche Peak, deretan Annapurna, serta ngarai Kali Gandaki yang dalam. Jalur pendekatan menyusuri lembah Kali Gandaki yang bersejarah lewat Marpha, Jomsom, dan wilayah budaya Thakali sebelum naik ke base camp dan high camp dekat Dhampus Pass. Sebagai trekking peak Nepal Mountaineering Association, pendakian tetap memerlukan crampon, ice axe, dan aklimatisasi yang benar, namun kesulitan teknisnya rendah — memadukan trekking budaya khas Mustang dengan sensasi mencapai puncak enam-ribuan Himalaya.
Jalur Pendakian
Rute Normal via Kali Gandaki & Dhampus Pass (Snow Slopes)
PD (Peu Difficile) — sebagian besar snow slope landai-sedang; glacier travel ringan, crampon & ice axe wajib; salah satu 6.000-an paling non-teknis di NepalJalur baku Dhampus Peak mengikuti lembah Kali Gandaki yang bersejarah: dari Pokhara terbang atau berkendara ke Jomsom, lalu berjalan melewati Marpha dan wilayah budaya Thakali menuju Yak Kharka, glacier camp, dan base camp di dekat Dhampus Pass (~5.240 m). Dari sana pendaki naik ke high camp lalu menyerang puncak dini hari lewat snow slope yang sebagian besar landai hingga sedang — tanpa bagian teknis berat — menjadikannya salah satu enam-ribuan Himalaya paling ramah pemula. Puncak (6.012 m) menyajikan panorama dekat Dhaulagiri I (8.167 m) dan Tukuche Peak, deretan Annapurna di seberang ngarai, serta Nilgiri dan lembah Kali Gandaki yang dalam. Turun mengikuti jalur yang sama, sering menutup perjalanan dengan trek kembali via Marpha–Jomsom.
Segmentasi Jalur
- 1
Jomsom/Marpha → Yak Kharka → Glacier Camp
Trek naik dari lembah Kali Gandaki menuju kamp tinggi; aklimatisasi bertahap
- 2
Glacier Camp → Base Camp / High Camp (dekat Dhampus Pass)
Naik ke dekat Dhampus Pass; high camp menjadi titik serang puncak
- 3
High Camp → Puncak
Snow slope landai-sedang; glacier travel ringan; awas crevasse tersembunyi dan angin puncak
Rute Sirkuit Dhaulagiri (via French Pass & Hidden Valley)
PD — pendakian puncak non-teknis, tetapi pendekatannya jauh lebih berkomitmen: trek tinggi melintasi French Pass (5.360 m) dan Hidden Valley yang terpencil, rawan cuaca dan ketinggianVarian yang jauh lebih menantang: alih-alih mendekat lewat lembah Kali Gandaki, pendaki menuntaskan Sirkuit Dhaulagiri lebih dulu lalu memuncaki Dhampus sebagai 'bonus' di ujung trek. Dari Beni (850 m) jalur naik bertahap lewat desa-desa dan hutan ke Italian Base Camp (3.660 m) dan Dhaulagiri Base Camp (4.750 m), menyeberang French Pass (5.360 m) ke Hidden Valley yang terpencil dan berselimut gletser, kemudian bercabang ke base camp Dhampus (~5.150 m) via Dhampus/Thapa Pass (~5.200 m). Serangan puncak menyusuri snow slope landai ke 6.012 m dengan panorama Dhaulagiri, Tukuche, dan Annapurna, sebelum turun bergabung ke Sirkuit Annapurna menuju Jomsom. Rute ini menuntut aklimatisasi matang dan cadangan hari untuk cuaca di zona tinggi.
Segmentasi Jalur
- 1
Beni → Italian Base Camp
Trek panjang menyusuri Sungai Myagdi lewat desa-desa dan hutan; aklimatisasi bertahap
- 2
Italian BC → Dhaulagiri Base Camp
Masuk zona gletser di kaki dinding utara Dhaulagiri I
- 3
Dhaulagiri BC → French Pass → Hidden Valley
Menyeberang French Pass (5.360 m) ke Hidden Valley yang terpencil; dingin & berangin
- 4
Hidden Valley → Base Camp Dhampus → Puncak
Lewat Dhampus/Thapa Pass ke base camp ~5.150 m; snow slope landai ke puncak; turun ke Jomsom
Pengalaman Pendakian
Dhampus Peak (Thapa Peak, 6.012 m) di massif Dhaulagiri dikenal sebagai salah satu 6.000-an paling non-teknis di Nepal, sering menjadi puncak enam-ribuan pertama bagi pendaki. Video dan laporan berikut menampilkan pengalaman nyata: pendekatan lewat lembah Kali Gandaki, kamp dekat Dhampus Pass, snow slope menuju puncak, hingga panorama Dhaulagiri dan Tukuche. Semua tautan diverifikasi hidup.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.