GUNUNG · Irlandia
Croagh Patrick
Cruach Phádraig ("the Reek")
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 764 m
- Negara
- Irlandia (IE)
- Lokasi / Pegunungan
- Punggungan timur–barat di atas Clew Bay, County Mayo, Connacht (Irlandia Barat)
- Tipe Gunung
- Gunung kuarsit non-vulkanik berpuncak piramida; gunung ziarah paling terkenal di Irlandia
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- 53.7595, -9.6584
- Kesulitan
- Menengah: jalur ziarah terkelola sepanjang ~7 km PP, tetapi kerucut puncak curam berupa scree (batu lepas) yang licin dan melelahkan saat naik maupun turun; banyak peziarah bertelanjang kaki menambah tantangan
- Musim Terbaik
- April–September (cuaca paling stabil); puncak keramaian pada Reek Sunday — Minggu terakhir Juli — saat ribuan peziarah mendaki
- Izin & Aturan
- Tanpa izin; akses bebas dari desa Murrisk (pusat pengunjung + parkir berbayar). Kotak donasi pemeliharaan jalur tersedia
- Bahaya
- Kerucut puncak penuh batu lepas (scree) yang mudah menggelincirkan; kabut laut dari Clew Bay turun cepat dan mengurangi jarak pandang; angin kencang di punggungan; kepadatan ekstrem saat Reek Sunday
Deskripsi
Croagh Patrick (764 m), dijuluki 'the Reek', adalah gunung kuarsit berpuncak piramida di County Mayo, Irlandia Barat, yang menjulang di atas Teluk Clew dekat desa Murrisk, tak jauh dari Westport. Gunung ini telah lama dianggap suci: sejak lanskap ritual prasejarah hingga kaitannya dengan Santo Patrick yang menurut tradisi berpuasa 40 hari di puncaknya. Sebuah gereja telah berdiri di puncak sejak abad ke-5, dan bangunan gereja sekarang berasal dari awal abad ke-20. Setiap tahun ribuan peziarah mendaki pada 'Reek Sunday' (Minggu terakhir Juli), sebuah tradisi yang berakar setidaknya sejak Abad Pertengahan. Secara geografis Croagh Patrick adalah gunung tertinggi keempat di provinsi Connacht menurut daftar P600 (setelah Mweelrea, Nephin, dan Barrclashcame) dan merupakan bagian dari punggungan timur–barat yang lebih panjang; puncak barat yang lebih rendah bernama Ben Goram.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Jalur Peziarah (Pilgrim Path) dari Murrisk
Menengah–berat: menanjak tajam, kerucut puncak berupa scree lepas di ~400 m terakhirJalur klasik dari Pusat Pengunjung Croagh Patrick di Murrisk (dekat permukaan laut) menuju puncak 764 m. Rute menanjak melewati lahan pertanian ke 'halfway shelf' berpemandangan Teluk Clew, lalu diakhiri kerucut puncak berbatu lepas yang curam dan harus dilewati dengan hati-hati; sebagian kini dibangun jalur/tangga batu untuk mengurangi erosi akibat puluhan ribu pendaki tiap tahun. Bagian scree ini adalah yang paling menyita tenaga, baik saat naik maupun turun.
Segmentasi Jalur
- 1
Pusat Pengunjung Murrisk → Halfway Shelf (~2 km)
Menanjak menerus lewat lahan pertanian; pemandangan Teluk Clew terbuka; patung Santo Patrick di dekat titik awal
- 2
Halfway Shelf → Dasar kerucut puncak
Punggungan lebih landai sebelum kerucut puncak; angin sering kencang di sini
- 3
Kerucut puncak → Puncak (764 m)
Scree lepas curam yang licin — bagian tersulit; kapel kecil di puncak, dibangun ulang awal abad ke-20
Tóchar Phádraig (dari Ballintubber Abbey)
Berat / jarak jauh: rawa gambut basah, jalan pedesaan, lalu pendakian puncakJalur ziarah kuno sepanjang ~35 km dari Ballintubber Abbey ke puncak Croagh Patrick, konon dilewati Santo Patrick dan dahulu merupakan jalan menuju Connacht. Peziarah biasanya mendaftar di biara sebelum berangkat; rute melintasi rawa gambut, perbukitan, dan jalan desa sepi sebelum mendaki kerucut puncak, umumnya ditempuh dua hari. Jauh lebih sepi daripada jalur Murrisk dan menuntut navigasi serta stamina jarak jauh.
SumberPengalaman Pendakian
Mendaki Croagh Patrick (764 m), 'the Reek', umumnya berupa pendakian sehari pulang-pergi sekitar 7 km dari Pusat Pengunjung di Murrisk, County Mayo. Jalurnya menanjak tajam sejak awal menuju 'halfway shelf' berpemandangan Teluk Clew, lalu diakhiri kerucut puncak curam berupa batu lepas (scree) yang licin dan melelahkan — bagian tersulit baik saat naik maupun turun. Catatan pendaki berulang menekankan pentingnya sepatu bertapak baik, tongkat, dan kewaspadaan cuaca karena kabut laut bisa turun cepat. Sebagai salah satu ziarah tertua dunia, gunung ini paling ramai pada Reek Sunday (Minggu terakhir Juli) saat ribuan peziarah — sebagian bertelanjang kaki — mendaki menghormati Santo Patrick.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.